Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

Kilang Minyak Indonesia Tetap Relevan di Tengah Pergeseran ke EBT

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 19 November 2025 | 19:09 WIB
Kilang Minyak Indonesia Tetap Relevan di Tengah Pergeseran ke EBT
Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro mengatakan kilang minyak masih relevan di tengah pergeseran tren ke EBT. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
baca 10 detik
  • Industri kilang tetap bertahan, bahkan ketika terjadi pergeseran dari bahan bakar fosil menuju energi baru terbarukan (EBT).
  • Kapasitas kilang bertambah, namun terjadi pergeseran produk dari BBM ke Petrokimia.
  • RDMP adalah langkah Pertamina merevitalisasi dan memodernisasi kilang-kilang minyak eksisting di Indonesia.

Suara.com - Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro memberikan pandangannya soal masa depan industri kilang minyak di tengah upaya transisi energi yang terjadi secara global. Menurutnya industri kilang tetap bertahan, bahkan ketika terjadi pergeseran dari bahan bakar fosil menuju energi baru terbarukan (EBT).

"Kalau yang kita baca di media, di media sosial, disampaikan bahwa industri kita ini akan berakhir atau selesai. Karena kita harus moving ke EBT," kata Komaidi dalam sebuah diskusi di Jakarta Pusat, Rabu (19/11/2025).

Berkaca dari tren global, Komaidi justru melihat kapasitas kilang bertambah, namun terjadi pergeseran produk. Di Uni Eropa, misalnya, kapasitas kilang meningkat seiring dengan pergeseran fokus produksi BBM ke produk-produk petrokimia.

Situasinya memang berbeda dengan kawasan Asia-Pasifik, seperti India, Cina, dan Indonesia yang sebagian besar produksi kilangnya untuk BBM. Dalam konteks Indonesia, Komaidi meyakini bisnis PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) tidak akan mati.

"Artinya, kalau melihat tren tersebut, bisnis KPI (Kilang Pertamina Internasional) atau kilang, itu sebetulnya enggak akan selesai. Akan ada terus begitu," ujarnya.

Sebab memiliki fleksibilitas untuk beralih dari memproduksi BBM ke produk petrokimia.

"Pun, ketika katakanlah dunia sudah sepakat untuk enggak menggunakan BBM misalnya, mereka bisa switching untuk produk dari BBM ke produk petrokimia," sambungnya.

Proyek strategis nasional Refinery Development Master Plan (RDMP) menjadi relevan di tengah pergeseran tren produk industri kilang. RDMP adalah langkah Pertamina merevitalisasi dan memodernisasi kilang-kilang minyak eksisting di Indonesia.

Salah satu contohnya adalah Kilang Balikpapan yang dikembangkan lewat RDMP, kapasitasnya ditingkatkan dari 260.000 barel menjadi 360.000 barel per hari. Peningkatan ini tak hanya soal kuantitas, tetapi juga kecanggihan.

baca juga

Untuk mengukur sejauh mana kecanggihan dan kemampuan kilang, dapat diukur menggunakan Nelson Complexity Index (NCI). Komaidi menyebut, Kilang Cilacap dan Kilang Balongan merupakan dua kilang dengan skor NCI terbaik di Indonesia. Skornya berada di atas angka 10.

"Jadi kalau di atas 10 itu sudah bagus," tutup Komaidi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Pertamina Beres-beres Anak Usaha? Tak Urus Lagi Bisnis Rumah Sakit Hingga Hotel

Mengapa Pertamina Beres-beres Anak Usaha? Tak Urus Lagi Bisnis Rumah Sakit Hingga Hotel

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 15:15 WIB

Saksi Beberkan Proses Penyewaan Kapal Angkut Minyak Mentah Pertamina

Saksi Beberkan Proses Penyewaan Kapal Angkut Minyak Mentah Pertamina

News | Rabu, 19 November 2025 | 12:16 WIB

Impor Minyak dari AS Dimulai Desember, Pertamina Bakal Diizinkan Beli Tanpa Lelang?

Impor Minyak dari AS Dimulai Desember, Pertamina Bakal Diizinkan Beli Tanpa Lelang?

News | Rabu, 19 November 2025 | 07:03 WIB

Hampir Rampung, Ini Kelebihan Kilang Minyak Balikpapan yang dikelola Pertamina

Hampir Rampung, Ini Kelebihan Kilang Minyak Balikpapan yang dikelola Pertamina

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 15:58 WIB

Permintaan Pertamax Turbo Meningkat, Pertamina Lakukan Impor

Permintaan Pertamax Turbo Meningkat, Pertamina Lakukan Impor

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 08:32 WIB

Terkini

Purbaya Kasih Bukti Ekonomi RI Tetap Kuat di Pertengahan Tahun 2026

Purbaya Kasih Bukti Ekonomi RI Tetap Kuat di Pertengahan Tahun 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:59 WIB

Kementerian ESDM Terus Tunda Pengesahan RKAB Batubara, Pemadaman Listrik Masih Mengintai

Kementerian ESDM Terus Tunda Pengesahan RKAB Batubara, Pemadaman Listrik Masih Mengintai

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Janji Tak Ada Kenaikan Pajak, Pegawai DJP Diminta Kerja Lebih Keras

Purbaya Janji Tak Ada Kenaikan Pajak, Pegawai DJP Diminta Kerja Lebih Keras

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:26 WIB

Nasib Baru Fintech RI di Era Universal Banking

Nasib Baru Fintech RI di Era Universal Banking

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:13 WIB

BEI Evaluasi Papan Pemantauan Khusus, 3 Kriteria Saham Akan Dihapus

BEI Evaluasi Papan Pemantauan Khusus, 3 Kriteria Saham Akan Dihapus

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:10 WIB

BRI Kartu Kredit Tawarkan Promo Spesial MyBluebird, Mobilitas Jadi Lebih Hemat

BRI Kartu Kredit Tawarkan Promo Spesial MyBluebird, Mobilitas Jadi Lebih Hemat

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:42 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.980 per Dolar AS, Ditopang Lonjakan Cadangan Devisa

Rupiah Menguat ke Rp17.980 per Dolar AS, Ditopang Lonjakan Cadangan Devisa

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:32 WIB

Telkom University Gandeng NUS, Telkom Dorong Talenta Digital Indonesia Berdaya Saing Global

Telkom University Gandeng NUS, Telkom Dorong Talenta Digital Indonesia Berdaya Saing Global

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:50 WIB

RI Sebenarnya Punya Senjata untuk Mitigasi Pemadaman Listrik

RI Sebenarnya Punya Senjata untuk Mitigasi Pemadaman Listrik

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:50 WIB

Purbaya Girang Pendapatan Negara di Semester I 2026 Lebih Tinggi dari Era Sri Mulyani

Purbaya Girang Pendapatan Negara di Semester I 2026 Lebih Tinggi dari Era Sri Mulyani

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:47 WIB

×