Cara Refund Tiket MRT: KMT dan Tiket Digital

M Nurhadi

Kamis, 20 November 2025 | 12:44 WIB
Cara Refund Tiket MRT: KMT dan Tiket Digital
Penumpang perempuan berada di dalam kereta MRT di Stasiun Bundaran HI, Jakarta, Senin (21/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Gangguan operasional signifikan terjadi pada MRT Jakarta siang hari Kamis, 20 November 2025.
  • PT MRT Jakarta telah menyampaikan permohonan maaf resmi.
  • Pengembalian dana tiket terdampak gangguan harus diajukan langsung di loket stasiun dengan membawa bukti pembelian atau kartu yang relevan sesuai prosedur berlaku.

Suara.com - Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta mengalami gangguan operasional signifikan pada Kamis siang (20/11/2025). Gangguan yang diduga disebabkan oleh masalah kelistrikan dan sinyal (error) ini menyebabkan sejumlah rangkaian kereta berhenti mendadak di jalur layang, memaksa dilakukannya evakuasi penumpang.

Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Rendy Primartantyo, telah menyampaikan permohonan maaf dan memastikan tim teknis bekerja keras untuk menormalkan kembali layanan.

Di tengah insiden yang mengganggu mobilitas ini, penting bagi pelanggan untuk mengetahui prosedur pengembalian dana (refund) tiket yang terdampak.

Cara Refund Tiket MRT

Bagi pelanggan yang perjalanannya terganggu dan ingin mengajukan pengembalian saldo atau pembatalan tiket, proses pengajuan umumnya harus dilakukan secara langsung.

Prosedur dan tenggat waktu, terutama untuk Kartu Multi Trip (KMT), dapat berbeda, sehingga disarankan untuk selalu mengecek informasi terbaru melalui kanal resmi MRT Jakarta.

  1. Siapkan Dokumen: Pastikan Anda membawa kartu (jika menggunakan KMT) atau bukti pembelian tiket MRT Anda yang sah.
  2. Kunjungi Loket Stasiun: Datangi loket yang tersedia di stasiun MRT terdekat.
  3. Ikuti Prosedur Petugas: Petugas loket akan memandu Anda untuk memulai proses refund saldo atau pembatalan tiket yang terpotong akibat gangguan.
  4. Tentukan Metode Pengembalian: Anda dapat memilih metode pengembalian saldo. Pilihan yang tersedia biasanya meliputi e-wallet (seperti GoPay, DANA, atau MartiPay di aplikasi MyMRTJ), transfer rekening bank, atau pengembalian secara tunai, tergantung pada ketersediaan di stasiun.
  5. Verifikasi Data: Jika Anda memilih pengembalian dana melalui transfer rekening bank, pastikan Anda mengisi data rekening dengan benar dan sesuai dengan buku rekening Anda untuk menghindari kegagalan transfer.
     

Terdapat catatan penting terkait jenis tiket yang digunakan oleh pelanggan:

Kartu Multi Trip (KMT): Pengembalian saldo KMT biasanya memiliki tenggat waktu tertentu setelah kartu tidak lagi digunakan atau setelah masa gangguan berakhir. Nasabah perlu memastikan batas waktu klaim ini.

Tiket Digital: Untuk tiket yang dibeli melalui aplikasi (digital ticket), proses refund sangat bergantung pada kanal pembayaran yang digunakan. Pengajuan klaim umumnya perlu dilakukan melalui aplikasi resmi MyMRTJ atau dengan menghubungi kontak customer care yang disediakan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta-fakta Gangguan MRT Kamis Pagi dan Update Penanganan Terkini

Fakta-fakta Gangguan MRT Kamis Pagi dan Update Penanganan Terkini

News | Kamis, 20 November 2025 | 12:29 WIB

Siap-Siap War Tiket! ONE OK ROCK Dikonfirmasi Gelar Konser di Jakarta Tahun Depan

Siap-Siap War Tiket! ONE OK ROCK Dikonfirmasi Gelar Konser di Jakarta Tahun Depan

Entertainment | Selasa, 18 November 2025 | 11:24 WIB

Suara Penumpang Menentukan: Ajang Perdana Penghargaan untuk Operator Bus Tanah Air

Suara Penumpang Menentukan: Ajang Perdana Penghargaan untuk Operator Bus Tanah Air

Bisnis | Sabtu, 15 November 2025 | 17:15 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×