Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Sinyal Bearish Bitcoin: Waspada Bull Trap di Tengah Ketidakpastian Makro Global

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 21 November 2025 | 16:16 WIB
Sinyal Bearish Bitcoin: Waspada Bull Trap di Tengah Ketidakpastian Makro Global
Ilustrasi bitcoin (Photo by Traxer on Unsplash)
  • Bitcoin (BTC) mencapai level terendah baru mendekati US$85.000.
  • Dominasi stablecoin mendekati 8,672% sementara Dominasi Bitcoin naik sedikit.
  • Ethereum (ETH) menunjukkan RSI lebih baik dibanding BTC, mengindikasikan potensi pemulihan lebih tajam, dipengaruhi dinamika makro Dolar AS dan The Fed.

Suara.com - Pasar kripto global terus berada di bawah tekanan signifikan, dengan Bitcoin (BTC) mencetak posisi terendah baru di dekat US$88.000.

Analisis teknikal menunjukkan indikasi bearish yang mendalam, meskipun sinyal oversold membuka peluang untuk reli jangka pendek yang penuh risiko.

Data teknikal harian, sebagaimana dikutip via Kitco, menunjukkan tekanan jual yang sangat kuat pada BTC:

  1. Rendah Baru dan RSI: BTC mencetak lower low di dekat US$88.000, dengan Relative Strength Index (RSI) harian melayang di batas oversold pada level 25.
  2. Konfirmasi Teknis: Indikator Trend Bar Oscillator (TBO) dan On-Balance Volume (OBV) sama-sama mengisyaratkan momentum bearish yang kuat, diperkuat oleh peningkatan volume seiring penurunan harga.

Meskipun secara teknis dimungkinkan terjadi pantulan kembali menuju garis cepat TBO (Fast line) harian, setiap relief rally yang terjadi harus diperlakukan sebagai potensi "bull trap", mengingat tren bearish makro yang masih berlaku.

Di sisi lain, grafik mingguan BTC mempertahankan sinyal TBO Close Long yang masih "terbuka", secara teoritis menyarankan potensi rebound menuju US$107.000.

Namun, mengingat level ini memerlukan kenaikan 16% di atas resistance overhead saat ini, skenario tersebut dinilai tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat. Garis lambat TBO (Slow line) harian BTC pun terus bergerak turun, memvalidasi tekanan bearish yang berkelanjutan.

Ethereum (ETH) turun ke level US$2.873, namun RSI hariannya menunjukkan kondisi yang jauh lebih baik dibandingkan BTC. Hal ini mengindikasikan bahwa ETH berpotensi mencatat pemulihan yang lebih tajam.

Jika BTC berhasil melakukan uji coba ke garis cepat TBO-nya, ETH diperkirakan akan melampaui (outpace) performa BTC dalam gerakan pemulihan tersebut.

Meskipun demikian, grafik mingguan ETH belum memberikan konfirmasi. Secara historis, sinyal TBO Close Long pada ETH memerlukan waktu 6 hingga 9 minggu untuk kembali ke garis cepat TBO mingguan.

Analisis

Dominasi Stablecoin: Dominasi gabungan stablecoin mencapai 8,672%, mendekati level yang terakhir terlihat pada Agustus 2024.

Penurunan dominasi ke dalam TBO Cloud harian akan menjadi sinyal pergeseran ke konsolidasi bearish, memberikan sedikit kelegaan bagi pasar kripto secara luas. Sebaliknya, pelanggaran di atas 8,75% akan mengonfirmasi kondisi bear market yang lebih dalam.

Dominasi Bitcoin (BTC.D): Dominasi Bitcoin naik 0,41% meskipun BTC mencetak harga terendah baru. Hal ini mencerminkan adanya aksi beli saat harga turun (dip-buying) pada BTC relatif terhadap altcoin. BTC.D masih berada dalam mode bearish yang kuat, kemungkinan menargetkan support TBO di 57,37%, yang secara historis menjadi prekursor bagi altcoin rally yang signifikan.

Secara spesifik, altcoin terkemuka seperti SOL.D (dominasi Solana) dan Top10.D menunjukkan klaster bullish divergence TBT, menandakan potensi kekuatan yang akan datang pada altcoin terdepan.

Dinamika Makro dan Keuangan Tradisional 

Kondisi pasar kripto juga dipengaruhi oleh sentimen makro global:

Dolar AS: US Dollar Index (DXY) melonjak kembali ke resistance TBO historis di dekat 100 pasca komentar pertemuan The Fed, memberikan tekanan pada pasangan mata uang asing seperti Yen Jepang.

The Fed dan Pasar Saham: Keputusan The Fed untuk menunda pemotongan suku bunga pada Desember membuat futures S&P rebound. Namun, VIX (indeks ketakutan pasar) tetap berada di "Rejection Zone," mengindikasikan kekhawatiran pasar yang tinggi.

Aset Lain: Nikkei ditutup di atas garis cepat TBO harian setelah sinyal TBO Close Long, sementara bursa Shanghai dan Hang Seng masih kesulitan. Emas bergerak oscillate (berayun) di sekitar garis cepat TBO hariannya.

Sorotan Altcoin Pilihan 

BNB: Ditutup di bawah TBO Cloud harian, membuat pergerakan hari ini krusial untuk menguji garis cepat TBO.

SOL: Telah memantul dari support TBO historis tetapi masih dalam bearish cloud, menawarkan peluang profit-taking di dekat garis cepatnya.

STRK: Mencatatkan breakout TBO harian ketiga, didorong oleh volume rekor dan perhatian media sosial. Target yang masuk akal berada di level Fib 0.618 (dekat 0.75), meskipun perolehan lebih lanjut menuju level 1.0 (2.67) memerlukan pengambilan keuntungan parsial di tengah kondisi pasar saat ini.

Secara keseluruhan, pasar berada dalam fase koreksi bearish yang dalam, namun sinyal teknikal pada altcoin dominance dan RSI menunjukkan bahwa potensi rebound atau pergeseran dana ke altcoin mungkin akan terjadi dalam beberapa minggu mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bitcoin Terus Merosot Hingga di Bawah USD 90.000, Begini Prospeknya

Harga Bitcoin Terus Merosot Hingga di Bawah USD 90.000, Begini Prospeknya

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 13:24 WIB

Aset Kripto Masuk Jurang Merah, Tekanan Jual Bitcoin Sentuh Level Terendah 6 Bulan

Aset Kripto Masuk Jurang Merah, Tekanan Jual Bitcoin Sentuh Level Terendah 6 Bulan

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 09:57 WIB

Bearish Bitcoin: Harga BTC Bisa Turun ke US$67.000 Meski Ada Sentimen Positif

Bearish Bitcoin: Harga BTC Bisa Turun ke US$67.000 Meski Ada Sentimen Positif

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 16:13 WIB

Terkini

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:06 WIB

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:28 WIB