Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Bank Apa Saja yang Mendukung BI Fast? Berikut Daftarnya

Agung Pratnyawan | Suara.com

Selasa, 25 November 2025 | 11:59 WIB
Bank Apa Saja yang Mendukung BI Fast? Berikut Daftarnya
Ilustrasi aplikasi bank digital. (dok. Krom Bank)

Suara.com - Mau transfer uang dengan cepat dan murah? Berikut adalah daftar bank apa saja yang mendukung BI Fast agar Anda tidak bingung.

BI-FAST sendiri adalah infrastruktur Sistem Pembayaran ritel nasional yang dapat memfasilitasi pembayaran ritel secara real-time, aman, efisien, dan tersedia setiap saat (24/7).

Bank Indonesia mengembangkan BI-FAST terutama untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan transfer dana yang lebih efisien, cepat (real-time), daan tersedia setiap saat (24/7).

BI-FAST diharapkan dapat memperkuat ketahanan Sistem Pembayaran Ritel nasional dengan menyediakan alternatif terhadap infrastruktur Sistem Pembayaran nasional eksisting.

Kelebihan BI FAST

1. Biaya transfer lebih murah

Salah satu daya tarik utama BI FAST adalah ongkos kirim uang yang jauh lebih ringan. Layanan ini memungkinkan pengguna melakukan transaksi dengan biaya yang tidak membebani, sehingga pengeluaran untuk aktivitas pembayaran menjadi lebih efisien.

2. Bisa digunakan nonstop 24/7

BI FAST beroperasi sepanjang hari tanpa jeda, termasuk di malam hari, hari libur, maupun akhir pekan. Dengan akses tanpa batas waktu ini, pengguna dapat mengatur kebutuhan transaksi kapan pun mereka perlukan.

3. Teknologi keamanan lebih lengkap

Layanan ini diperkuat dengan sistem keamanan modern seperti deteksi penipuan, pemantauan Anti-Money Laundering (AML), serta Countering Financing of Terrorism (CFT). Fitur tersebut dirancang agar proses transaksi tetap aman dan potensi penyalahgunaan dapat dicegah sejak awal.

Bank Apa Saja yang Mendukung BI Fast? Berikut Daftarnya

Bank Indonesia [Antara]
Bank Indonesia [Antara]

Batch 1

Bank CIMB Niaga
Bank Central Asia
Bank Danamon Indonesia
Citibank N.A.
BCA Syariah
Bank Mandiri
OCBC NSIP
UUS Bank Permata
Bank Mega
UUS Bank Danamon
Bank Rakyat Indonesia
Bank Permata
Bank DBS Indonesia
Bank Syariah Indonesia
Bank Tabungan Negara
Bank Negara Indonesia
UUS BTN
Bank Sinarmas
Bank UOB Indonesia
Bank Woori Saudara 1906

Batch 2

KEB Hana Indonesia
BCA Digital
Bank Ganesha
HSBC Indonesia
Bank Ina Perdana
Mandiri Taspen
Allo Bank
Bank Panin
BPD Bali
Bank Multi Arta Sentosa
Bank Nobu
Bank Mestika Dharma
UUS Bank Jatim
Bank Maspion
BPD Jateng
BPD Jatim
BPD Jawa Barat dan Banten
UUS BPD NTT
UUS BPD Jateng
Bank Sinarmas
BPD Papua
Bank Sahabat Sampoerna
UUS KSEI

Batch 3

Bank Jago
BPD Jawa Barat dan Banten Syariah
Bank DKI
UUS Bank DKI
BPD Riau Kepri
Bank Bumi Arta
Bank Artha Graha Internasional
Bank Raya Indonesia

Batch 4

Bank Mayapada
Bank Jasa Jakarta
Bank CTBC
Bank ICBC Indonesia
Bank Index Selindo
BTPN
UUS Bank Nagari
UUS BPD DIY
UUS BPD Kalbar
Bank Muamalat
UUS Bank Jago
Bank Mayora
BPD DIY
Bank Neo Commerce
BPD Kalbar
Bank Capital Indonesia
UUS BPD Sumsel Babel
UUS Maybank Indonesia
BPD Kalimantan Selatan
BPD Sumsel Babel
UUS BPD Kalsel
SeaBank
MNC Bank
Maybank Indonesia
BPD Sumbar

Batch 5

Bank Mega Syariah
MUFG Bank
BPD Bengkulu
BPD NTB Syariah
BPD Sulselbar
BPD Kaltimtara
BPD Sumatera Utara
UUS BPD Sumut
UUS BPD Sulselbar
UUS BPD Kaltimtara
Bank QNB Indonesia
UUS BPD Jambi
Bank Aceh Syariah
BPD Sulutgo
BPD Sulawesi Tenggara
Standard Chartered Bank
BPD Banten
BPD Jambi
BPD Kalimantan Tengah
Bank Resona Perdania
BTPN Syariah
Bank Aladin Syariah
Bank Victoria Internasional
BPD Maluku dan Maluku Utara
OCBC NISP UUS
Bank IBK Indonesia
Bank China Construction
Bank of China
Bank of America NA

Batas maksimal biaya transaksi yang dapat dikenakan bank/non bank Peserta kepada nasabah untuk masing-masing Layanan adalah sebagai berikut:

a. Layanan Individual Credit Transfer (ICT) : Maksimal Rp2.500,- per transaksi kepada nasabah pengirim;
b. Layanan Bulk Credit Transfer (BCT) : Maksimal Rp2.100,- per individual transaksi kepada nasabah pengirim;
c. Layanan Direct Debit Transfer (DDT) : Maksimal Rp2.500,- per transaksi kepada Biller; dan
d. Layanan Request For Payment (RFP) : Maksimal Rp2.500,- per transaksi kepada nasabah pembayar.

Itulah daftar bank yang mendukung BI FAST seperti dilansir dari laman resmi Bank Indonesia.

Kontributor : Damai Lestari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penggunaan QRIS Tap Makin Meluas, Nilai Transaksinya Tembus Rp 13,8 Miliar

Penggunaan QRIS Tap Makin Meluas, Nilai Transaksinya Tembus Rp 13,8 Miliar

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 08:46 WIB

Cara Membuat QRIS untuk UMKM, Ini Syarat yang Harus Dipersiapkan

Cara Membuat QRIS untuk UMKM, Ini Syarat yang Harus Dipersiapkan

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 18:51 WIB

5 Rekomendasi Smartwatch Selain Apple yang Bisa QRIS MyBCA

5 Rekomendasi Smartwatch Selain Apple yang Bisa QRIS MyBCA

Tekno | Minggu, 16 November 2025 | 14:31 WIB

Terkini

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:21 WIB

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:23 WIB

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:27 WIB

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB