WIKA Bicara Keuntungan Jika BUMN Karya Jadi Merger

Achmad Fauzi

Rabu, 26 November 2025 | 16:15 WIB
WIKA Bicara Keuntungan Jika BUMN Karya Jadi Merger
Logo PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (Dok: WIKA)
baca 10 detik
  • WIKA dan PTPP sedang membahas rencana merger, dengan kajian diserahkan kepada BPI Danantara untuk penentuan waktu pasti.
  • Tujuan utama merger ini adalah menciptakan kompetisi tender yang sehat dan memperkuat modal (equity) BUMN Karya.
  • Konsolidasi BUMN Karya ini direncanakan mengurangi jumlah total dari tujuh perusahaan menjadi hanya tiga perusahaan kuat.

Suara.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) membeberkan progres rencana penyatuan usaha atau merger dengan PT PP (Persero) Tbk. (PTPP). Saat ini perseroan masih terus membahas dengan BPI Danantara dan BUMN lain terkait merger tersebut.

Senior Manager Corporate Relations WIKA, William, mengatakan rencana proses merger ini juga melalui kajian lembaga independen. Namun, terkait waktunya, perseroan menyerahkan sepenuhnya ke BPI Danantara.

"Semua kajian sudah disampaikan, kalau kapan itu lebih pas ke Danantara," ujarnya saat ditemui di Bendungan Sukamahi, Puncak, Bogor, Rabu (26/11/2025).

Dengan memperpanjang tenor utang, WIKA berhasil menurunkan risiko likuiditas dan memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi perusahaan untuk mengejar proyek-proyek strategis.
Dengan memperpanjang tenor utang, WIKA berhasil menurunkan risiko likuiditas dan memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi perusahaan untuk mengejar proyek-proyek strategis.

William menuturkan, perseroan sangat ingin merger antar BUMN karya ini terjadi. Hal ini, bilangnya, untuk mengurangi persaingan yang tidak sehat dalam hal tender antar BUMN Karya.

Dia menyebut, kerap kali BUMN Karya bersaing untuk mendapatkan tender dengan memberikan nilai proyek yang menguntungkan bagi para pemilik proyek.

"Jadi kalau integrasi ini terjadi, bagi untuk kami ya proses kompetisi ini lebih sehat lah. Itu satu. Kemudian yang kedua, dari sisi equity, karena sudah disatukan equity-equity atau permodalannya harusnya lebih baik juga," ucapnya.

Selain itu, dengan modal yang besar, kata William, WIKA juga bisa menggarap proyek dengan nilai kontrak yang jumbo.

Fokus Bisnis Kontruksi

Wiliam menambahkan, setelah proses merger dengan BUMN karya lain terjadi, WIKA akan fokus pada bisnis Engineering, Procurement, and Construction (EPC) atau sektor kontruksi.

baca juga

Menurutnya, saat ini portofolio WIKA memang rata-rata bisnis di sektor EPC atau kontruksi.

"WIKA sendiri, memang kami kuat dari scale ekspertis ya, pengalaman kerja di EPC. Jadi kalau dilihat secara portfolio, variasi pekerjaan, terutama di EPC. Itu mungkin bisa dibilang WIKA paling besar, paling banyak pengalamannya," katanya.

BUMN Karya Dirampingkan 3 Perusahaan

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusanatara (BPI Danantara) Dony Oskaria memberi kabar soal nasib BUMN-BUMN Karya di bawah lembaga baru. Banyak skema yang akan dilakukan Danantara untuk mengatur BUMN-BUMN Karya tersebut.

Salah satunya, bilang Dony, melakukan pengurangan jumlah BUMN Karya lewat skema penggabungan usaha atau merger.

"Skemanya tentu akan multi dan salah satu yang pasti ada mergernya pasti. Jadi pengurangan dari jumlah BUMN karya kita. Ini sedang kita kaji," katanya.

Menurut Dony, rencana konsolidasi BUMN Karya ini juga akan mengurangi jumlahnya, dari tujuh perusahaan menjadi tiga perusahaan.

Adapun, kekinian terdapat 7 BUMN Karya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. PT Hutama Karya (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero), PT Nindya Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

"Jadi salah satunya diantaranya ada pengurangan dan konsolidasi Kita lagi menghitung kurang lebih akan jadi 3 perusahaan karya yang kuat nanti ke depannya," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Superbank Akui Ada 'Risiko' Jelang IPO

Superbank Akui Ada 'Risiko' Jelang IPO

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 17:54 WIB

Isu Merger GOTO-Grab Kian Panas Imbas Perombakan Besar-besaran Manajemen

Isu Merger GOTO-Grab Kian Panas Imbas Perombakan Besar-besaran Manajemen

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 14:45 WIB

MNC Bank-Nobu Batal Kawin, OJK: Harapannya Tetap Fokus Target Pertumbuhan

MNC Bank-Nobu Batal Kawin, OJK: Harapannya Tetap Fokus Target Pertumbuhan

Bisnis | Minggu, 23 November 2025 | 14:39 WIB

Terkini

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK

Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda

Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK

Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet

Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:46 WIB

Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar

Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23

Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami

Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:22 WIB

Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi

Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:11 WIB

×