Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Superbank Akui Ada 'Risiko' Jelang IPO

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 25 November 2025 | 17:54 WIB
Superbank Akui Ada 'Risiko' Jelang IPO
Ilustrasi. Rencana penggabungan GoTo dan Grab ternyata jadi kekhawatiran Superbank yang akan IPO. Foto ist.
  • Rencana penggabungan GoTo dan Grab ternyata jadi kekhawatiran Superbank yang akan IPO.
  • Pasalnya, Superbank memiliki kemitraan erat dengan pemain kunci ekosistem digital seperti Grab dan OVO.
  • Manajemen secara terbuka mengakui bahwa potensi merger tersebut dapat menciptakan ketidakpastian signifikan.

Suara.com - Rencana penggabungan usaha antara raksasa teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan Grab kian santer terdengar.

Di tengah spekulasi pasar, PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) atau Superbank justru mengumumkan rencana Penawaran Umum Perdana Saham (IPO).

Momen ini menarik perhatian lantaran Superbank memiliki kemitraan erat dengan pemain kunci ekosistem digital seperti Grab dan OVO.

Mengacu pada prospektus IPO Superbank yang dilihat Selasa (25/11/2025), manajemen secara terbuka mengakui bahwa potensi merger tersebut dapat menciptakan ketidakpastian signifikan terhadap bisnis perseroan.

"Superbank sangat bergantung pada hubungan dan integrasi dengan aplikasi serta ekosistem Grab sebagai elemen penting dalam akuisisi pelanggan dan distribusi produk," tulis Superbank dalam prospektusnya.

Lebih lanjut perubahan pada struktur atau pengaturan bisnis pasca-merger berpotensi menimbulkan dampak negatif, terutama selama masa transisi dan integrasi.

Menghadapi potensi risiko tersebut, manajemen Superbank berencana mengambil langkah proaktif. Mereka akan berkoordinasi intensif dengan manajemen baru pasca-merger untuk memastikan keberlanjutan perjanjian komersial yang berlaku.

Selain itu, Superbank juga menyiapkan strategi diversifikasi kanal akuisisi pelanggan dan kemitraan strategis agar tidak terlalu bergantung pada satu ekosistem saja. Penguatan kapabilitas internal juga menjadi fokus utama untuk menjaga stabilitas operasional dan memanfaatkan peluang pertumbuhan baru yang mungkin muncul dari aksi korporasi besar tersebut.

Diketahui, PT Super Bank Indonesia Tbk, atau yang dikenal sebagai Superbank, secara resmi memulai proses Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan prospektus yang dirilis, Superbank menawarkan 4,4066 miliar saham baru, yang setara dengan 13% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Harga saham dalam IPO ini dipatok di kisaran Rp 525 hingga Rp 695 per saham.

Dengan jumlah saham yang ditawarkan dan harga tersebut, Superbank berpotensi menghimpun dana segar hingga Rp 3,06 triliun dari IPO.

Menurut manajemen, sekitar 70% dari dana hasil IPO (setelah dikurangi biaya emisi) akan dialokasikan sebagai modal kerja, terutama untuk ekspansi penyaluran kredit. Sisanya, 30%, akan digunakan untuk belanja modal guna mendukung operasional dan pengembangan infrastruktur bank.

Jadwal IPO

  • Bookbuilding (penawaran awal): 25 November – 1 Desember 2025
  • Masa Penawaran Umum Perdana: 10 – 15 Desember 2025
  • Perkiraan Pencatatan Saham (Listing): 17 Desember 2025

Penjamin Emisi

Empat sekuritas telah ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diwarnai Aksi Ambil Untung, IHSG Menyerah ke Zona Merah di Akhir Perdagangan Selasa

Diwarnai Aksi Ambil Untung, IHSG Menyerah ke Zona Merah di Akhir Perdagangan Selasa

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 17:11 WIB

'Sosok' Pemilik Superbank, Ada Investor Kelas Kakap Singapura dan Korea Selatan

'Sosok' Pemilik Superbank, Ada Investor Kelas Kakap Singapura dan Korea Selatan

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 15:16 WIB

Isu Merger GOTO-Grab Kian Panas Imbas Perombakan Besar-besaran Manajemen

Isu Merger GOTO-Grab Kian Panas Imbas Perombakan Besar-besaran Manajemen

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 14:45 WIB

Terkini

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB