Harga Bitcoin Turun ke Level 87.000 Dolar, Analisis Teknikal Didominasi Bearish

M Nurhadi

Senin, 01 Desember 2025 | 09:20 WIB
Harga Bitcoin Turun ke Level 87.000 Dolar, Analisis Teknikal Didominasi Bearish
Ilustrasi bitcoin (Photo by Traxer on Unsplash)
baca 10 detik
  • Harga Bitcoin (BTC) saat ini terkoreksi di sekitar $87.311.
  • Secara teknikal, BTC bergerak dalam saluran menurun, dengan tren makro masih didominasi bearish selama di bawah MA 100 dan 200 hari.
  • Data on-chain menunjukkan adanya resistansi kuat lain di $96.000–$97.000.

Suara.com - Harga Bitcoin (BTC) saat ini bergerak dalam struktur korektif yang menentukan, berjuang melawan blok resistance kunci di kisaran $91.000 hingga $93.000 setelah mengalami kenaikan tajam.

Meskipun sempat pulih agresif, tren yang lebih luas masih cenderung menurun. Saat artikel ini ditulis, harga Bitcoin berdasarkan pantauan Redaksi Suara.com via CoinMarketCap, berada di kisaran $87.311 USD (btc to usd) atau setara Rp1.454.025.665 (btc to idr).

Analisis dari grafik harian dan data on-chain menunjukkan bahwa BTC sedang mendekati area pertempuran sengit di mana arah pergerakan harga selanjutnya kemungkinan besar akan ditentukan dalam waktu dekat.

Analis CryptoViz menyebut, BTC masih bergerak di dalam saluran menurun (descending channel) yang terdefinisi jelas, dengan harga saat ini menguji batas tengah dari struktur tersebut.

Kenaikan harga baru-baru ini terjadi setelah rebound kuat dari zona permintaan (demand zone) makro di $80.000–$83.000, yang menandai pembelian kembali paling agresif dalam sebulan terakhir.

Namun, laju kenaikan terhenti tepat di batas bawah blok pasokan (supply block) hijau, yaitu di sekitar $90.000–$93.000.

  • Tekanan Bearish: Rata-rata pergerakan 100 hari dan 200 hari (Moving Averages/MA) terus miring ke bawah dan berada di atas harga pasar, bertindak sebagai resistance dinamis. Selama harga BTC bertahan di bawah MA ini, tren makro masih didominasi bearish (menurun).
  • Level Kunci: Pembatalan utama dari arus bearish (bearish order flow) hanya akan terjadi jika Bitcoin berhasil menembus dan bertahan di atas zona $103.000–$106.000, yang merupakan persimpangan wilayah pasokan utama (golden supply region).

Saat ini, Bitcoin berjuang untuk keluar dari garis tren menurun. Setiap kenaikan harga ke area $91.000–$93.000 menunjukkan momentum beli yang melemah, menandakan pasar belum siap untuk breakout yang berkelanjutan.

Pada grafik 4-jam, aset telah mencapai kisaran resistance kritis, yang ditandai oleh blok pesanan bearish $92.000 dan garis tren menurun multi-minggu.

  • Skenario Bearish: Jika resistance saat ini bertahan, kembalinya harga menuju $86.000–$88.000 menjadi mungkin. Likuiditas yang lebih dalam masih berada di zona permintaan makro $80.000–$83.000, yang merupakan support terkuat pada grafik.
  • Skenario Bullish: Sebaliknya, penutupan harian di atas level $93.000 akan membuka jalan menuju zona inefisiensi $102.000–$106.000, di mana reaksi utama berikutnya diperkirakan terjadi.

Posisi saat ini sangat menentukan, dan beberapa minggu ke depan akan menentukan apakah rebound ini akan berkembang menjadi penarikan kembali penuh atau memudar menjadi kelanjutan dari tren menurun yang lebih luas.

baca juga

Sementara indikator teknikal menyoroti $92.000 sebagai hambatan terdekat, data on-chain mengungkapkan adanya lapisan resistance kedua yang sangat kuat sedikit di atas level tersebut. Resistance ini didorong oleh basis biaya rata-rata (average cost basis) dari kelompok partisipan pasar tertentu.

Metrik Realized Price by UTXO Age Bands menyoroti konvergensi penting dari dua kelompok investor:

Kelompok 1 Minggu hingga 1 Bulan (Garis Hijau): Mewakili pembeli yang masuk karena fear of missing out (FOMO) baru-baru ini.

Kelompok 6 Bulan hingga 12 Bulan (Garis Oranye): Mewakili pemegang jangka menengah yang masuk awal tahun.

Harga terealisasi (realized price) dari kedua kelompok ini telah bertemu di kisaran $96.000–$97.000. Konvergensi ini menciptakan blok resistance yang masif.

Secara psikologis, ketika harga kembali ke basis biaya rata-rata mereka, para investor yang sebelumnya mengalami kerugian (unrealized loss) cenderung ingin keluar (exit) dengan breakeven (impas), yang menciptakan tekanan jual substansial.

Oleh karena itu, meskipun Bitcoin berhasil menembus resistance teknikal di $92.000, kenaikan kemungkinan besar akan menghadapi kelelahan di dekat $96.000–$97.000.

Penutupan harian yang tegas di atas $97.000 diperlukan untuk memberi sinyal bahwa pasar telah menyerap tekanan jual ini dan siap untuk valuasi yang lebih tinggi.

Desclaimer on.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bitcoin Anjlok ke 82.000 Dolar AS, CEO Binance: Tenang, Hanya Taking Profit Biasa

Harga Bitcoin Anjlok ke 82.000 Dolar AS, CEO Binance: Tenang, Hanya Taking Profit Biasa

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 19:48 WIB

Saham AS Jeblok, Bitcoin Anjlok ke Level Terendah 7 Bulan!

Saham AS Jeblok, Bitcoin Anjlok ke Level Terendah 7 Bulan!

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 17:50 WIB

Sinyal Bearish Bitcoin: Waspada Bull Trap di Tengah Ketidakpastian Makro Global

Sinyal Bearish Bitcoin: Waspada Bull Trap di Tengah Ketidakpastian Makro Global

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 16:16 WIB

Harga Bitcoin Terus Merosot Hingga di Bawah USD 90.000, Begini Prospeknya

Harga Bitcoin Terus Merosot Hingga di Bawah USD 90.000, Begini Prospeknya

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 13:24 WIB

Aset Kripto Masuk Jurang Merah, Tekanan Jual Bitcoin Sentuh Level Terendah 6 Bulan

Aset Kripto Masuk Jurang Merah, Tekanan Jual Bitcoin Sentuh Level Terendah 6 Bulan

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 09:57 WIB

Bearish Bitcoin: Harga BTC Bisa Turun ke US$67.000 Meski Ada Sentimen Positif

Bearish Bitcoin: Harga BTC Bisa Turun ke US$67.000 Meski Ada Sentimen Positif

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 16:13 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×