Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Tujuh Anak Usaha PHE Masuk 10 Besar Produsen Minyak, Pakar: Grade A Migas Memang Ada di Hulu

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 02 Desember 2025 | 17:33 WIB
Tujuh Anak Usaha PHE Masuk 10 Besar Produsen Minyak, Pakar: Grade A Migas Memang Ada di Hulu
Gedung Pertamina. (Dok: Pertamina)
  • Pertamina terus memperkuat sektor hulu dengan mendorong peningkatan kinerja produksi anak usaha yang dipimpin oleh Pertamina Hulu Energi.
  • Para pengamat menilai dominasi sektor hulu Pertamina tersebut menjadi faktor penting yang menopang ketahanan energi nasional.
  • Sudah saatnya Pertamina menyusun roadmap jangka panjang untuk memperkokoh ketahanan energi Indonesia.

Suara.com - Masuknya tujuh anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream PT Pertamina (Persero) dalam daftar 10 perusahaan penghasil minyak terbesar di Indonesia mendapat sambutan positif dari kalangan akademisi.

Pakar ketahanan energi Universitas Indonesia (UI), Ali Ahmudi, menilai dominasi sektor hulu Pertamina tersebut menjadi faktor penting yang menopang ketahanan energi nasional.

“Ya jelas (menopang ketahanan energi). Dan ini adalah perkembangan dan tren yang bagus,” kata Ali, Selasa (2/12/2025).

Ali menegaskan, capaian tersebut bukan hanya menunjukkan peningkatan kinerja PHE, tetapi juga bukti bahwa Pertamina semakin kompetitif menghadapi perusahaan migas asing maupun swasta nasional. Ia menilai, dengan posisi yang semakin kuat, sudah saatnya Pertamina menyusun roadmap jangka panjang untuk memperkokoh ketahanan energi Indonesia.

“Dengan kualitas sudah seperti itu, artinya mulai bisa dibuat roadmap ke depan untuk bisa mendukung ketahanan energi nasional. Salah satu pilar ketahanan energi itu kan ketersediaan sumber energinya,” jelas Ali.

Ali juga menyoroti keberhasilan PHE menemukan sejumlah blok migas dengan potensi cadangan besar dalam beberapa tahun terakhir. Temuan-temuan itu, lanjutnya, menegaskan bahwa penguatan sektor hulu adalah strategi yang tepat bagi Pertamina.

Menurut Ali, kekuatan utama perusahaan migas kelas dunia memang terletak pada sektor hulu. Ia menyebut Saudi Aramco, Total, hingga Exxon Mobil sebagai contoh perusahaan global yang menempatkan sektor hulu sebagai jantung bisnis migas.

”Kehormatan dari perusahaan migas itu adalah hulu. Grade A-nya adalah hulu. Jadi melalui produksi crude oil maupun gas. Jadi sudah benar jika Pertamina melalui PHE ingin fokus dan memperkuat sektor hulu. Karena kekuatan utama memang di hulu,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan agar PHE terus memperbaiki kinerja eksplorasi dan eksploitasi. Dengan peningkatan konsisten, Ali yakin PHE akan memberi kontribusi lebih besar dalam mewujudkan swasembada energi nasional.

Produksi Minyak Nasional Meningkat

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melaporkan tren positif produksi minyak nasional menjelang akhir 2025. Per 10 November 2025, produksi minyak Indonesia mencapai 606,02 ribu barel per hari (bph).

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI, mengatakan sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) besar menjadi tulang punggung capaian produksi tersebut.

Menariknya, dari 10 KKKS dengan produksi minyak terbesar per 10 November 2025, tujuh di antaranya merupakan anak perusahaan PHE. Adapun daftar tersebut meliputi:

  1. Exxon Mobil Cepu Ltd (PI Pertamina 45%) – 153.900 bph
  2. Pertamina Hulu Rokan – 151.020 bph
  3. Pertamina EP – 68.497 bph
  4. Pertamina Hulu Energi ONWJ – 25.501 bph
  5. Pertamina Hulu Mahakam – 23.639 bph
  6. Pertamina Hulu Energi OSES – 17.177 bph
  7. Pertamina Hulu Sanga-Sanga – 13.105 bph

Capaian ini menegaskan posisi PHE sebagai pemain dominan di sektor hulu migas nasional. Dengan dukungan eksplorasi agresif dan peningkatan produksi, sektor hulu Pertamina disebut semakin strategis dalam menopang ketahanan energi Indonesia.

“Kalau kinerjanya terus naik, Ketahanan energi dan swasembada energi bukan lagi sekadar mimpi,” tutup Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heran Didakwa Rugikan Negara Rp2,9 T, Anak Riza Chalid: Jasa Saya Untungkan Pertamina

Heran Didakwa Rugikan Negara Rp2,9 T, Anak Riza Chalid: Jasa Saya Untungkan Pertamina

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 16:41 WIB

Akses Darurat BBM, Ini Nomor Telepon Khusus Pertamina untuk 3 Provinsi

Akses Darurat BBM, Ini Nomor Telepon Khusus Pertamina untuk 3 Provinsi

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 15:47 WIB

Minyak Goreng 2 Liter di Alfamart Turun Harga, Cek Daftar Lengkapnya karena Hari ini Terakhir!

Minyak Goreng 2 Liter di Alfamart Turun Harga, Cek Daftar Lengkapnya karena Hari ini Terakhir!

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 12:34 WIB

Terkini

OJK Desak BNI Kembalikan Dana Umat Gereja Rp28 Miliar yang Hilang

OJK Desak BNI Kembalikan Dana Umat Gereja Rp28 Miliar yang Hilang

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 07:29 WIB

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:32 WIB

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB