Kenaikan Harga Emas Mulai Rasuki Inflasi RI

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 02 Desember 2025 | 17:50 WIB
Kenaikan Harga Emas Mulai Rasuki Inflasi RI
Ilustrasi emas perhiasan (Pexels/Pixabay)
baca 10 detik
  • BPS mencatat laju inflasi sebesar 0,17 persen pada November 2025.
  • Kenaikan harga emas perhiasan menjadi salah satu penyumbang inflasi.
  • Kenaikan harga emas perhiasan domestik tersebut sejalan dengan menguatnya harga emas global sepanjang tahun.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada November 2025 berada dalam kondisi yang relatif stabil. Secara bulanan, inflasi tercatat 0,17 persen. Secara tahunan, inflasi mencapai 2,72 persen, sementara inflasi tahun kalender berada di level 2,27 persen.

Pergerakan harga yang tetap terjaga ini menunjukkan dinamika pasar jelang tutup tahun masih berada dalam kisaran yang aman.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengatakan sejumlah kelompok pengeluaran menjadi pendorong utama inflasi bulan ini. Yang paling menonjol datang dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, yang mencatat inflasi 1,21 persen dengan andil 0,09 persen.

“Komoditas yang dominan mendorong inflasi kelompok ini adalah emas perhiasan yang memberikan andil inflasi sebesar 0,08 persen,” ujar Pudji dalam keterangannya, Selasa (2/12/2025).

Kenaikan harga emas perhiasan domestik tersebut sejalan dengan menguatnya harga emas global sepanjang tahun. Tren tersebut kemudian merembet ke pasar lokal dan mendorong kenaikan pada kelompok pengeluaran terkait.

Berbeda dari komoditas non-pangan, sejumlah pangan justru mencatat deflasi dan membantu menahan laju inflasi. Harga daging ayam ras, beras, dan cabai merah menurun cukup signifikan. Komoditas lain seperti telur ayam dan kentang juga turun meski kontribusinya relatif kecil.

Bila ditelusuri menurut komponennya, inflasi inti menjadi penyumbang terbesar pada pergerakan indeks harga konsumen November. Sementara itu, komponen harga yang diatur pemerintah turut mengalami kenaikan, terutama tarif angkutan udara yang terdongkrak oleh meningkatnya mobilitas masyarakat menuju akhir tahun.

Dari sebaran wilayah, inflasi bulanan dialami oleh 28 provinsi, sedangkan 10 provinsi justru mencatatkan deflasi. Papua menjadi wilayah dengan inflasi tertinggi mencapai 1,69 persen. Sebaliknya, Aceh mencatat deflasi paling dalam sebesar 0,67 persen.

Satu poin penting lainnya datang dari pergerakan harga beras. BPS melaporkan penurunan harga beras di seluruh rantai pasokan—mulai dari tingkat penggilingan, grosir, hingga eceran. Penurunannya masing-masing mencapai 0,88 persen, 0,93 persen, dan 0,59 persen secara bulanan.

baca juga

Fenomena ini konsisten dengan dua bulan sebelumnya, di mana harga beras terus menurun di setiap tingkat distribusi. Tren ini menjadi salah satu faktor kunci mengapa inflasi November tetap terkendali.

Dengan kombinasi tekanan kenaikan harga pada komoditas tertentu dan deflasi pada pangan strategis, stabilitas inflasi di akhir tahun dinilai masih berada dalam koridor yang aman bagi perekonomian nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkeu Waspadai Inflasi Pangan Akhir Tahun Imbas Cuaca Ekstrem

Kemenkeu Waspadai Inflasi Pangan Akhir Tahun Imbas Cuaca Ekstrem

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 17:15 WIB

Harga Cabai Naik Tajam Jelang Libur Nataru

Harga Cabai Naik Tajam Jelang Libur Nataru

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 16:19 WIB

Lingkaran Setan Upah Minimum: Tertinggal dari Tetangga, Tergerus Inflasi

Lingkaran Setan Upah Minimum: Tertinggal dari Tetangga, Tergerus Inflasi

Your Say | Senin, 24 November 2025 | 16:19 WIB

Terkini

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

×