Bahlil Minta SPBU di Aceh, Sumut, Sumbar Beroperasi 24 Jam

Rabu, 03 Desember 2025 | 13:39 WIB
Bahlil Minta SPBU di Aceh, Sumut, Sumbar Beroperasi 24 Jam
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat mengunjungi SPBU di Sumataera Utara. [Dokumentasi Kementerian ESDM].
Baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memerintahkan SPBU di Sumatera Barat, Utara, dan Aceh beroperasi 24 jam efektif Rabu (3/12/2025).
  • Tujuan operasional penuh ini adalah memastikan pemenuhan BBM, memperlancar evakuasi, dan distribusi bantuan pascabencana.
  • Masyarakat terdampak juga diberi kelonggaran tidak perlu menunjukkan barcode saat pembelian BBM bersubsidi.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memerintahkan SPBU yang berada di wilayah terdampak bencana yang meliputi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh untuk beroperasi selama 24 jam. 

Hal itu ditujukan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan BBM bagi masyarakat terdampak, dan memperlancar proses evakuasi, serta distribusi bantuan. 

Keputusan itu diambil, setelah Bahlil menggelar rapat dengan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra. Kebijakan itu mulai berlaku sejak hari ini, Rabu (3/12/2025). 

Warga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Jakarta, Jumat (22/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Jakarta, Jumat (22/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Baru saja saya selesai rapat dengan Direktur Utama PT Pertamina, mulai besok (hari ini) untuk semua pompa bensin di sini kita akan buka 24 jam untuk wilayah Bapak dan Ibu semua. Kita akan layani kebutuhan masyarakat 24 jam. Kita juga akan tambah genset agar bisa melayani saudara-saudara saya yang membutuhkan BBM di sini," kata Bahlil lewat keterangannya yang dikutip pada Rabu (3/12/2025). 

Selain memerintah SBPU beroperasi selama 24 jam, Bahlil juga memberikan kelonggaran dalam pembelian BBM bersubsidi. Khusus di daerah terdampak bencana Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, masyarakat yang ingin membeli BBM bersubsidi tidak harus menunjukkan barcode.

"Tidak perlu pakai barcode (BBM), ini dalam rangka mengantisipasi (gangguan distribusi) semua," kata Bahlil. 

Bahlil menekankan bahwa kebijakan itu hanya bersifat sementara, dan mengingatkan agar masyarakat tidak menyalahgunakan kelonggaran itu. 

"Artinya kita harus pakai betul-betul sesuai dengan kebutuhan," katanya. 

Di sisi lain, Bahlil menyampaikan permohonan maaf karena pelayanan kebutuhan energi bagi masyarakat yang terdampak belum maksimal. 

Baca Juga: Masyarakat di Aceh, Sumut, Sumbar Tak Perlu Tunjukkan Barcode Saat Beli BBM Subsidi

"Kami mohon maaf jika pasca terjadi bencana pelayanan kami belum maksimal, kami bersama Gubernur dan Bupati berusaha melayani bapak dan ibu semua agar mendapat pelayanan dengan baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI