Kemenhub Larang Operasional Truk di Jalan Tol Selama Nataru, Catat Tanggalnya

Achmad Fauzi

Rabu, 03 Desember 2025 | 16:24 WIB
Kemenhub Larang Operasional Truk di Jalan Tol Selama Nataru, Catat Tanggalnya
cek cctv jalan tol (Fiqih Alfarish/Unsplash)
baca 10 detik
  • Kemenhub bersama instansi terkait memberlakukan larangan operasi truk selama periode Nataru 2025/2026 demi kelancaran.
  • Pembatasan ini berlaku pada truk sumbu tiga ke atas dan pengangkut material tertentu, terkecuali angkutan pokok penting.
  • Jadwal pembatasan di jalan tol ditetapkan mulai 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 pada ruas-ruas utama.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melarang truk-truk beroperasi pada saat momen natal dan tahun baru 2026 (nataru).

Kebijakan ini tertuang dalam (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang terbit Kemenhub bersama Korlantas Polri dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU)

"Periode libur Natal dan tahun baru ini diprediksi akan ada peningkatan pergerakan masyarakat utamanya pada tanggal 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Maka diperlukan suatu pengaturan agar meningkatkan aspek keselamatan dan kelancaran di jalan," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Sebagai informasi, SKB Nomor: KP - DRJD 6064 Tahun 2025, HK.201/11/19/DJPL/2025, 104/KPTS/Db/2025, Kep/230/XI/2025 ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar, dan Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Sejumlah petugas dan warga Kelurahan Malang Negah, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, melakukan aksi penghadangan terhadap puluhan truk tambang yang melintas di Jalan Raya Legok-Parungpanjang, Bogor pada Selasa 16 September 2025 [Suara.com/ANTARA]
Sejumlah petugas dan warga Kelurahan Malang Negah, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, melakukan aksi penghadangan terhadap puluhan truk tambang yang melintas di Jalan Raya Legok-Parungpanjang, Bogor pada Selasa 16 September 2025 [Suara.com/ANTARA]

Aan menjelaskan, pembatasan kendaraan angkutan barang dilakukan pada mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, kereta gandengan, serta mobil barang yang mengangkut hasil galian, hasil tambang dan bahan bangunan.

"Kendaraaan angkutan barang yang dikecualikan dari pembatasan atau tetap bisa beroperasi yaitu yang mengangkut BBM/BBG, hantaran uang, hewan dan pakan ternak, pupuk, penanganan bencana alam, sepeda motor gratis serta barang pokok," katanya.

Namun kendaraan tersebut harus dilengkapi dengan surat muatan dengan beberapa ketentuan, yakni diterbitkan oleh pemilik barang yang diangkut, surat muatan yang berisi keterangan jenis barang, tujuan, dan nama serta alamat pemilik barang. Terakhir, ditempelkan pada kaca depan sebelah kiri angkutan barang.

Pembatasan kendaraan angkutan barang di ruas jalan tol diberlakukan mulai tanggal 19 Desember 2025 pukul 00.00 - 20 Desember 2025 pukul 24.00 waktu setempat.

Kemudian diberlakukan kembali pada tanggal 23 Desember 2024 hingga 28 Desember 2025 pukul 00.00 sampai pukul 24.00 waktu setempat.

baca juga

"Pada periode tahun baru 2026 akan dilaksanakan kembali pembatasan pada tanggal 2 Januari 2026 hingga 4 Januari 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 waktu setempat," imbuhnya.

Adapun, berikut ruas jalan tol di mana truk dilarang beroperasi:

Lampung dan Sumatera Selatan

  • Bakauheni-Terbanggi Besar - Pematang. Panggang - Kayu Agung - Palembang.

DKI Jakarta - Banten

  • Jakarta - Tangerang- Merak.

DKI Jakarta

  • Prof. DR. Ir. Sedyatmo.
  • Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Dalam Kota Jakarta

  • Cawang - Tomang - Pluit.
  • Cawang - Tanjung Priok - Ancol Timur - Jembatan Tiga/Pluit.

DKI Jakarta dan Jawa Barat

  • Jakarta - Bogor - Ciawi.
  • Ciawi - Cigombong - Cibadak.
  • Bekasi - Cawang - Kampung Melayu.
  • Jakarta - Cikampek.

Jawa Barat

  • Cikampek - Purwakarta - Padalarang - Cileunyi.
  • Cikampek - Palimanan - Kanci - Pejagan.
  • Jakarta - Cikampek II Selatan segmen Sadang - Bojongmangu (Fungsional).
  • Cileunyi - Sumedang - Dawuan.
  • Bogor Ring Road (BORR).

Jawa Tengah

  • Pejagan - Pemalang - Batang - Semarang.
  • Krapyak - Jatingaleh, (Semarang).
  • Jatingaleh - Srondol, (Semarang).
  • Jatingaleh - Muktiharjo, (Semarang).
  • Semarang - Solo - Ngawi.
  • Semarang - Demak.
  • Yogyakarta - Solo segmen Kartasura - Klaten - Prambanan.

Jawa Timur

  • Surabaya - Gempol.
  • Gempok - Pandaan - Malang.
  • Surabaya - Gresik.
  • Gempol - Pasuruan - Probolinggo.
  • Probolinggo - Banyuwangi segmen SS Gending - Paiton (Fungsional).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenhub: Seluruh Pesawat Airbus A320 di Indonesia Layak Operasi

Kemenhub: Seluruh Pesawat Airbus A320 di Indonesia Layak Operasi

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 07:57 WIB

Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak

Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak

Bisnis | Sabtu, 29 November 2025 | 10:09 WIB

Waskita Karya Rampungkan Transaksi Divestasi Saham Jalan Tol Cimanggis - Cibitung Rp3,28 Triliun

Waskita Karya Rampungkan Transaksi Divestasi Saham Jalan Tol Cimanggis - Cibitung Rp3,28 Triliun

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 20:31 WIB

Terkini

LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis

LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 18:41 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan

Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 18:40 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8, Pakar ITS Soroti Kesesuaian Desain Kapal dengan Perairan Indonesia

Tragedi KM Virgo Transport 8, Pakar ITS Soroti Kesesuaian Desain Kapal dengan Perairan Indonesia

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:36 WIB

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:32 WIB

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 18:30 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 18:28 WIB

OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan

OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 18:27 WIB

ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?

ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:22 WIB

×