Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

IESR: Pernyataan Hashim Soal Fosil Bertentangan dengan Komitmen Energi Prabowo

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 03 Desember 2025 | 19:54 WIB
IESR: Pernyataan Hashim Soal Fosil Bertentangan dengan Komitmen Energi Prabowo
Manajer Program Sistem Transformasi Energi IESR, Deon Arinaldo, menegaskan bahwa perbedaan tersebut sangat mencolok dan menimbulkan pertanyaan mengenai arah kebijakan energi nasional. Foto Yaumal-Suara.com
baca 10 detik
  • IESR nilai pernyataan Hashim soal fosil bertentangan dengan komitmen Prabowo.

  • Komitmen energi terbarukan Prabowo dinilai tak sejalan sikap pemerintah.

  • IESR: Ketergantungan fosil berisiko bagi ekonomi dan kredibilitas RI.

Suara.com - Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai pernyataan Ketua Dewan Penasehat Kadin Indonesia sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengenai keberlanjutan penggunaan energi fosil tidak sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong 100 persen energi baru terbarukan (EBT).

Sikap berbeda itu muncul setelah Hashim menegaskan bahwa Indonesia tidak akan melakukan phase-out energi fosil karena dinilai masih dibutuhkan untuk sektor industri dan kelistrikan nasional. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapimnas Kadin pada Selasa (2/12/2025).

Di sisi lain, Presiden Prabowo sebelumnya menyatakan komitmen kuat dalam transisi energi, termasuk kepada Sekjen PBB dan di hadapan para pemimpin dunia di KTT G20, bahwa Indonesia akan menerapkan 100 persen energi terbarukan dan menghentikan penggunaan energi fosil dalam 15 tahun ke depan.

Manajer Program Sistem Transformasi Energi IESR, Deon Arinaldo, menegaskan bahwa perbedaan tersebut sangat mencolok dan menimbulkan pertanyaan mengenai arah kebijakan energi nasional.

“Jelas kontradiktif. Pak Prabowo di KTT G20 bilang Indonesia akan 100 persen energi terbarukan dan tidak memakai fosil 15 tahun ke depan. Dari kalimat saja sudah head to head berbeda,” ujar Deon saat ditemui di sela Brown to Green Conference di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Deon menambahkan bahwa Indonesia harus memiliki kemauan politik untuk keluar dari ketergantungan energi fosil guna mencegah risiko ekonomi. Ketergantungan itu, menurutnya, membuat Indonesia rentan, terutama terhadap dinamika investasi global.

Ia mencontohkan sejumlah investor data center yang kini mensyaratkan pasokan listrik berbasis energi terbarukan. Ketidakjelasan arah kebijakan energi, termasuk rencana PLN yang masih mengandalkan PLTU, membuat investor ragu.

“Kalau ekonomi tumbuh dengan fosil, ekonomi kita jadi rentan. Investor data center saja ingin energi terbarukan. Kalau PLN tetap bangun PLTU, mereka ragu,” ujar Deon.

Selain risiko ekonomi, ketidaktegasan pemerintah dalam transisi energi juga dapat berdampak pada kredibilitas politik Indonesia di mata dunia.

baca juga

“Ada risiko yang seharusnya bisa dilihat pemerintah. Sebenarnya jalan ke depan bisa dengan strategi A-B-C, termasuk phase out atau phase down yang dapat dikomunikasikan,” kata Deon.

Sebelumnya, Hashim menyatakan bahwa Indonesia menerima tekanan internasional untuk menghentikan penggunaan batu bara. Namun ia menegaskan pemerintah memiliki caranya sendiri dan tidak akan menghentikan penggunaan energi fosil dalam waktu dekat.

“Tidak ada phase-out dari fossil fuels kita. Industri dan listrik Indonesia tetap memakai fossil fuels, seperti batubara dan gas alam,” ujar Hashim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Nyawa Melayang, Mengapa Status Bencana Nasional Masih Menggantung?

Ratusan Nyawa Melayang, Mengapa Status Bencana Nasional Masih Menggantung?

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 18:19 WIB

KPK Tak Paham Alasan Presiden Rehabilitasi Terdakwa Korupsi ASDP

KPK Tak Paham Alasan Presiden Rehabilitasi Terdakwa Korupsi ASDP

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 08:39 WIB

Tinjau Banjir Sumatera, Prabowo Bicara Status Bencana hingga Fungsi Pemerintah Jaga Lingkungan

Tinjau Banjir Sumatera, Prabowo Bicara Status Bencana hingga Fungsi Pemerintah Jaga Lingkungan

News | Senin, 01 Desember 2025 | 18:32 WIB

Terkini

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:28 WIB

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:26 WIB

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:25 WIB

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:24 WIB

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:17 WIB

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

Sibuk Bolak-Balik Jakarta-Bali, Ini Standar Hunian Nyaman dan Fungsional Versi Christian Sugiono

Sibuk Bolak-Balik Jakarta-Bali, Ini Standar Hunian Nyaman dan Fungsional Versi Christian Sugiono

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:11 WIB

Praktis Dibawa Berpergian! 4 Brightening Cleansing Wipes Buat Wajah Cerah

Praktis Dibawa Berpergian! 4 Brightening Cleansing Wipes Buat Wajah Cerah

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:10 WIB

Tanpa Pelantikan, Prabowo Resmi Angkat Kuntadi sebagai Jampidsus

Tanpa Pelantikan, Prabowo Resmi Angkat Kuntadi sebagai Jampidsus

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:08 WIB

×