Alasan Pemerintah Tetap Gelar Harbolnas di Tengah Isu Daya Beli Lemah

Kamis, 04 Desember 2025 | 17:48 WIB
Alasan Pemerintah Tetap Gelar Harbolnas di Tengah Isu Daya Beli Lemah
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto Fadil-Suara.com
Baca 10 detik
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan transaksi Harbolnas 2025 mencapai Rp 35 triliun di Jakarta.
  • Pemerintah menawarkan berbagai insentif seperti diskon hingga 90 persen dan gratis ongkir di e-commerce.
  • Program ini juga didukung diskon transportasi umum untuk memperkuat mobilitas masyarakat menjelang akhir tahun.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menetapkan target tinggi untuk gelaran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025.

Ia menegaskan nilai transaksi tahun ini ditargetkan mencapai Rp 35 triliun, menjadikannya salah satu program pengungkit konsumsi terbesar menjelang akhir tahun.

Adapun, dalam Harbolnas pemerintah menebar diskon hingga 90 persen di e-commerce, cashback, dan gratis ongkir tanpa minimum belanja.

"Targetnya Mas Hilmi, 35 triliun siap? Saya matok target (transaksi) aja 35 triliun," ujar Airlangga dalam acara peluncuran Harbolnas 2025 di Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025).

Ilustrasi Promo Harbolnas. (Freepik)
Ilustrasi Promo Harbolnas. (Freepik)

Ia menjelaskan, Harbolnas dirancang untuk mendorong pertumbuhan konsumsi secara agresif pada Desember, bersamaan dengan program belanja besar lainnya seperti Epic Sale dan Bina Great Sale. 

Airlangga menyebut nilai transaksi program Epic Sale juga berada pada kisaran Rp 30 triliun, sehingga kombinasi keduanya diharapkan mendorong belanja masyarakat secara signifikan.

"Program ini untuk mendorong pertumbuhan di bulan Desember," katanya.

Selain mendorong transaksi e-commerce, Airlangga memaparkan berbagai program diskon transportasi nasional untuk memperkuat mobilitas masyarakat selama liburan akhir tahun. 

"Kereta api diskon 30 persen. Angkutan laut diskon 20 persen. Penyebrangan ASDP 19 persen. Potongan tiket kelas ekonomi 13-14 persen. Dan diskon jalan tol juga antara 10-20 persen," katanya.

Baca Juga: Jelang Harbolnas, Mendag Minta E-Commerce Perluas Akses Pasar Produk Lokal

Menurutnya, seluruh program belanja dan stimulus liburan ini disiapkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi kuartal IV. Airlangga optimistis konsumsi masyarakat menjadi faktor pengungkit. 

"Kita berharap pertumbuhannya (ekonomi) sampai dengan antara 5,4 persen sampai 5,6 persen," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI