Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

1.000 UMKM Tebar Diskon, Mendag Pede Transaksi Harbolnas Capai Rp 17 Triliun

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 04 Desember 2025 | 18:02 WIB
1.000 UMKM Tebar Diskon, Mendag Pede Transaksi Harbolnas Capai Rp 17 Triliun
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan menyiapkan gelombang diskon besar-besaran lewat tiga program belanja nasional yang bakal digelar sepanjang Desember 2025. [Antara]
baca 10 detik
  • Mendag menargetkan penjualan produk lokal dalam Harbolnas 2025 mencapai Rp 17 triliun, naik 6 persen dari tahun sebelumnya.
  • Harbolnas 2025, berlangsung 10-16 Desember, melibatkan 1.000 UMKM sebagai strategi stimulus ekonomi kuartal empat.
  • Total transaksi Harbolnas 2025 ditargetkan mencapai Rp 33-34 triliun, meningkat dari Rp 31,2 triliun tahun 2024.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menargetkan penjualan produk lokal pada gelaran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 dapat menembus Rp 17 triliun. Target ini naik sekitar 6 persen dibanding capaian tahun lalu yang mencapai Rp 16,1 triliun. 

Apalagi, sebanyak 1.000 UMKM dijadwalkan terlibat sebagai peserta dalam festival belanja digital tahunan tersebut.

Mendag menilai Harbolnas sebagai momen penting dalam mendorong perekonomian di kuartal 4 tahun 2025 ini.

"Harbolnas menjadi salah satu strategi yang penting untuk mendorong ekonomi di kuartal 4. Oleh karena itu, Harbolnas tidak hanya dipandang sebagai perayaan belanja, tetapi juga momentum strategis untuk menjadi stimulus peningkatan daya saing masyarakat menjelang akhir tahun," ujarnya dalam peluncuran Harbolnas 2025 di Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025).

Ilustrasi seseorang memegang ponsel dengan keranjang belanja online (Freepik.com)
Ilustrasi seseorang memegang ponsel dengan keranjang belanja online (Freepik.com)

Ia memaparkan tren meningkatnya transaksi Harbolnas dari tahun ke tahun. Budi pun berharap penyelenggaraan tahun ini bakal lebih baik dari tahun lalu.

"Total penjualan selama Harbolnas 2024 mencapai Rp 31,2 triliun, meningkat 22 persen dibandingkan Harbolnas tahun 2023 yang mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 25,7 triliun. Kontribusi transaksi produk lokal sebesar Rp 16,1 triliun atau 52 persen dari total nilai transaksi Harbolnas," katanya.

Untuk tahun ini, Harbolnas 2025 akan berlangsung selama tujuh hari, yaitu 10–16 Desember. 

"Enam hari dikhususkan promosi produk lokal dengan target peningkatan transaksi sebesar 5–10 persen atau sebesar Rp 33–34 triliun meningkat sebesar 10 persen dibandingkan capaian tahun 2024 yaitu sebesar Rp 31,2 triliun," jelas Mendag.

Ia menekankan target penjualan produk lokal mencapai Rp 17 triliun, seiring meningkatnya partisipasi pelaku usaha lokal. 

baca juga

"Penjualan produk lokal sebesar Rp17 triliun atau meningkat 6 persen dibandingkan capaian tahun lalu sebesar Rp 16,1 triliun dan partisipasi sebanyak 1.000 UMKM sebagai peserta Harbolnas," katanya.

Mendag menyebut sinergi lintas sektor menjadi kunci pencapaian target tersebut. 

"Sinergi antara pemerintah, industri, dan pelaku usaha sangat dibutuhkan dan kegiatan hari ini menunjukkan bentuk nyata kolaborasi yang baik dalam mendorong peningkatan daya saing," bebernya.

Selain itu, Kemendag telah menyelenggarakan program pendukung untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha. Ia berharap momentum Harbolnas dapat mengangkat citra produk lokal secara lebih kuat. 

"Kami mengharapkan momentum Harbolnas ini dapat dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat branding produk lokal, memberikan tempat yang lebih besar bagi produk lokal dan yang paling penting membangun keberdayaan masyarakat berhadap produk Indonesia," imbuhnya.

Mendag menambahkan Harbolnas juga diharapkan mendorong efek pengganda ekonomi. 

"Penyelenggaraan Harbolnas juga diharapkan mampu mendorong adanya multiplier effect yaitu mendorong peningkatan sektor transformasi dan khususnya pengiriman barang dan sektor lainnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Pemerintah Tetap Gelar Harbolnas di Tengah Isu Daya Beli Lemah

Alasan Pemerintah Tetap Gelar Harbolnas di Tengah Isu Daya Beli Lemah

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 17:48 WIB

Jelang Harbolnas, Mendag Minta E-Commerce Perluas Akses Pasar Produk Lokal

Jelang Harbolnas, Mendag Minta E-Commerce Perluas Akses Pasar Produk Lokal

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 09:37 WIB

Penyaluran MinyaKita Bakal Punya Aturan Baru, Intip Bocorannya

Penyaluran MinyaKita Bakal Punya Aturan Baru, Intip Bocorannya

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 12:29 WIB

Terkini

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:10 WIB

LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan

LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan

Surakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:10 WIB

Iran Terancam Balasan Fatal karena Bunuh Tentara Donald Trump

Iran Terancam Balasan Fatal karena Bunuh Tentara Donald Trump

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:08 WIB

Argentina Kalah di Final, Kata-kata Messi di Ruang Ganti Munculkan Spekulasi Liar

Argentina Kalah di Final, Kata-kata Messi di Ruang Ganti Munculkan Spekulasi Liar

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:06 WIB

Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart

Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:04 WIB

Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan

Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:00 WIB

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:59 WIB

Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi,  Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita

Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi, Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara

Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat

KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

×