Berapa Gaji Driver Shopee Food: Pendapatan Harian dan Sistem Insentif Poin

M Nurhadi

Jum'at, 05 Desember 2025 | 11:02 WIB
Berapa Gaji Driver Shopee Food: Pendapatan Harian dan Sistem Insentif Poin
Driver Shopeefood mengantarkan pesanan pada konsumen [Ist]

Suara.com - Belakangan, layanan antar makanan daring (online food delivery) seperti Shopee Food sudah menjadi pilihan profesi banyak orang.

Bagi Shopee Food, gaji harian driver secara umum berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp250.000, meskipun pada hari-hari ramai (peak season) potensi pendapatan bisa jauh lebih tinggi.

Sistem pendapatan Shopee Food, yang beroperasi sebagai fitur pesan antar makanan dalam aplikasi Shopee, pada dasarnya memiliki kemiripan dengan model yang diterapkan oleh kompetitor seperti GrabFood dan GoFood.

Pendapatan driver murni berasal dari biaya pengantaran yang dibayarkan pelanggan, tanpa adanya pembagian pendapatan dengan pihak Shopee Food.

Tarif Pesanan dan Insentif

Pendapatan harian driver Shopee Food dihitung berdasarkan kombinasi dua komponen utama:

Tarif Per Pesanan (Ongkos Kirim): Driver menerima tarif tetap untuk setiap pesanan yang berhasil diantar. Besaran tarif ini dipengaruhi oleh faktor jarak dan lokasi pengantaran.

Sebagai ilustrasi, dalam satu hari, jika seorang driver menyelesaikan 12 pesanan di mana pesanan 1 hingga 6 memiliki biaya pengantaran Rp10.000, dan pesanan 7 hingga 12 memiliki biaya pengantaran Rp12.000, maka pendapatan utamanya sudah mencapai Rp132.000 (Rp60.000 + Rp72.000).

Insentif dan Bonus Poin: Selain ongkos kirim, driver berhak mendapatkan insentif tambahan yang dihitung berdasarkan target dan jumlah poin yang dikumpulkan per hari.

baca juga

Meskipun terlihat menjanjikan, penghasilan harian driver ini tergolong tidak menentu (volatile). Pendapatan sangat bergantung pada beberapa faktor eksternal, seperti jumlah pesanan yang masuk di area operasional, total jam kerja yang dihabiskan, serta tingkat persaingan dengan driver lain di zona tersebut.

Mekanisme Poin Insentif Tambahan

Pihak Shopee memberikan insentif tambahan kepada driver yang memenuhi target dan ketentuan tertentu. Insentif ini dihitung berdasarkan akumulasi poin harian.

Berikut adalah ketentuan dan sistem perolehan poin yang berlaku:

Poin Dasar: Setiap penyelesaian 1 orderan akan menghasilkan 100 poin bagi driver.

Bonus Jam Sibuk: Jika pesanan diselesaikan pada jam sibuk, yakni antara pukul 12.00 hingga 13.00, driver akan mendapatkan insentif tambahan sebesar 50 poin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Diminta Kompak Atasi Pertumbuhan Industri Otomotif yang Lesu

Pemerintah Diminta Kompak Atasi Pertumbuhan Industri Otomotif yang Lesu

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 07:46 WIB

Purbaya Ultimatum OJK-BEI Bereskan Saham Gorengan 6 Bulan, Siap Kasih Insentif

Purbaya Ultimatum OJK-BEI Bereskan Saham Gorengan 6 Bulan, Siap Kasih Insentif

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 17:09 WIB

Kemenperin Akui Industri Otomotif Bahaya, Meski Penjualan Mobil Listrik Meroket, Ini Alasannya

Kemenperin Akui Industri Otomotif Bahaya, Meski Penjualan Mobil Listrik Meroket, Ini Alasannya

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 15:11 WIB

Terkini

Bebas Berbahasa Bukan Bebas Salah: Nyaman Berbahasa Tanpa jadi Polisi Ejaan

Bebas Berbahasa Bukan Bebas Salah: Nyaman Berbahasa Tanpa jadi Polisi Ejaan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:15 WIB

IHSG Ambruk ke 5.161, Makin Dekat ke Level Terendah Setahun!

IHSG Ambruk ke 5.161, Makin Dekat ke Level Terendah Setahun!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Timnas Indonesia Ikut Terdampak Ketidakpastian Piala Asia 2027, Erick Thohir Tunggu Keputusan AFC

Timnas Indonesia Ikut Terdampak Ketidakpastian Piala Asia 2027, Erick Thohir Tunggu Keputusan AFC

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026

Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Wajib Kunjungi! Spot Halloween Paling Hits di Jakarta dari Nuansa Pantai hingga Sirkus Mewah

Wajib Kunjungi! Spot Halloween Paling Hits di Jakarta dari Nuansa Pantai hingga Sirkus Mewah

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Ikut di Aksi 28 Oktober, Rekam Jejak Wanda Hamidah Jadi Aktivis Usai Berhenti Jadi Politisi

Ikut di Aksi 28 Oktober, Rekam Jejak Wanda Hamidah Jadi Aktivis Usai Berhenti Jadi Politisi

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:08 WIB

3 Bedak Purbasari untuk Usia 40 Tahun, Intip Pilihannya

3 Bedak Purbasari untuk Usia 40 Tahun, Intip Pilihannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Suara Demokrasi Menggema Tanpa Merusak Fasilitas, Pramono Bersyukur Bundaran HI Tetap Aman

Suara Demokrasi Menggema Tanpa Merusak Fasilitas, Pramono Bersyukur Bundaran HI Tetap Aman

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Wanderers: Perjalanan Panjang Manusia Menaklukkan Jarak dan Waktu

Wanderers: Perjalanan Panjang Manusia Menaklukkan Jarak dan Waktu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung

Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:56 WIB

×