Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.561,329
LQ45 749,027
Srikehati 347,294
JII 525,953
USD/IDR 17.184

Pemerintah Diminta Kompak Atasi Pertumbuhan Industri Otomotif yang Lesu

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 05 Desember 2025 | 07:46 WIB
Pemerintah Diminta Kompak Atasi Pertumbuhan Industri Otomotif yang Lesu
Ilustrasi pabrik mobil. [Antara]
  • Ekonom Bank Permata menyarankan pemerintah kompak menyelamatkan industri otomotif pada tahun 2026 mendatang.
  • Menteri Koordinator Perekonomian meniadakan insentif, namun Menteri Perindustrian menganggap insentif perlu untuk pemulihan industri.
  • Industri otomotif dinilai penting karena berkontribusi signifikan pada pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2026.

Suara.com - Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, meminta pemerintah harus kompak dalam menyelamatkan industri otomotif si tahun 2026.

Pasalnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato, mengatakan tidak ada insentif untuk industri otomotif tahun depan.

Namun, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan bahwa industri otomotif perlu diselamatkan karena kondisinya sedang terpuruk. Salah satunya dengan adanya insentif di sektor otomotif.

"Jadi kita harus melihat ini aspek secara gambaran garis besar, dari kacamata yang lebih luasnya lagi, bagaimana kita mendorong industri otomotif, karena kalau kita melihat industri otomotif dalam beberapa kuartal terakhir ini, kinerjanya memang kurang begitu menggembirakan," katanya kepada Suara.com di Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Menurut dia, meningkatkan pasar industri otomotif sangat penting untuk menyumbang pertumbuhan ekonomi.

Apalagi, pembelian mobil dan motor salah satu sektor yang penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di 2026.

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede (kiri) di Jakarta, Jumat (5/12/2025). [Suara.com/Rina]
Ekonom Bank Permata, Josua Pardede (kiri) di Jakarta, Jumat (5/12/2025). [Suara.com/Rina]

"Jadi bagaimana kita bisa mengembangkan kinerja sektor industri otomotif ini, yang memang notabene adalah sektor industri yang memiliki backward linkage dan juga forward linkage yang baik. Artinya sektor ikutannya banyak, dan juga dampaknya signifikan buat ekonominya, dan artinya kita harus, ya tentunya sinergi lagi," jelas Josua.

Dia meminta kedua seperti Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian harus berkomunikasi dalam mengatasi solusi di industri otomotif.

Salah satunya memberikan insentif pada sektor otomotif harus diiringi dengan berbagai pertimbangan agar tidak merugikan.

"Tapi tentunya pemerintah perlu melihat dari sisi jauh lebih gambaran lebih luasnya lagi, bagaimana kalau misalkan, tentu pasti ada dampak evolusi, kalau kebijakan ini diterapkan, Jadi semuanya pasti harus dikomunikasikan lagi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Siapkan 'Kado' Nataru, Stimulus Ekonomi ke-3 Siap Guyur Tiket Murah hingga PPN

Pemerintah Siapkan 'Kado' Nataru, Stimulus Ekonomi ke-3 Siap Guyur Tiket Murah hingga PPN

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 17:04 WIB

Guru Penanggung Jawab MBG Dapat Insentif 100 Ribu per Hari, Ini Regulasinya

Guru Penanggung Jawab MBG Dapat Insentif 100 Ribu per Hari, Ini Regulasinya

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 10:13 WIB

Airlangga Ungkap 8 Paket Ekonomi, Diskon Pajak hingga Bantuan Pangan Diperluas

Airlangga Ungkap 8 Paket Ekonomi, Diskon Pajak hingga Bantuan Pangan Diperluas

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 13:59 WIB

Kabar Gembira untuk UMKM! Pajak Final 0,5 Persen Diperpanjang Hingga 2029, Beban Usaha Makin Ringan!

Kabar Gembira untuk UMKM! Pajak Final 0,5 Persen Diperpanjang Hingga 2029, Beban Usaha Makin Ringan!

Bisnis | Rabu, 17 September 2025 | 19:03 WIB

Kabar Gembira! Pemerintah Bebaskan Pajak Gaji di Bawah Rp10 Juta

Kabar Gembira! Pemerintah Bebaskan Pajak Gaji di Bawah Rp10 Juta

Bisnis | Senin, 15 September 2025 | 16:50 WIB

Komdigi Usul Ada Insentif Pajak dan Pangkas Regulasi demi Bisnis Data Center RI Tak Kalah Saing

Komdigi Usul Ada Insentif Pajak dan Pangkas Regulasi demi Bisnis Data Center RI Tak Kalah Saing

Tekno | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 23:19 WIB

Terkini

MKI dan CIGRE Bahas Teknologi HVDC untuk Interkoneksi Listrik Hijau

MKI dan CIGRE Bahas Teknologi HVDC untuk Interkoneksi Listrik Hijau

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 11:37 WIB

Industri Hulu Migas Perkuat Kontribusi, Dorong Penguatan Kapasitas Nasional

Industri Hulu Migas Perkuat Kontribusi, Dorong Penguatan Kapasitas Nasional

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 11:18 WIB

OJK Targetkan ETF Emas Meluncur Tahun Ini, Simak Bocorannya

OJK Targetkan ETF Emas Meluncur Tahun Ini, Simak Bocorannya

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:49 WIB

Kurs Rupiah Menguat, Tapi Masih di Level Rp17.000 per Dolar AS Gegara Hal Ini

Kurs Rupiah Menguat, Tapi Masih di Level Rp17.000 per Dolar AS Gegara Hal Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:43 WIB

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:39 WIB

Pasar Pantau Dialog AS-Iran, Harga Minyak Kembali Turun

Pasar Pantau Dialog AS-Iran, Harga Minyak Kembali Turun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:36 WIB

Tarif Listrik Terbaru Semua Golongan Mulai April 2026

Tarif Listrik Terbaru Semua Golongan Mulai April 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:28 WIB

RUU PPRT Disahkan Hari Ini, Dasco: Kado Hari Kartini, PRT Berhak Dapat BPJS

RUU PPRT Disahkan Hari Ini, Dasco: Kado Hari Kartini, PRT Berhak Dapat BPJS

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:16 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun

Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 09:34 WIB

Nasib Saham RI Digantung MSCI, Bos BEI Buka Suara

Nasib Saham RI Digantung MSCI, Bos BEI Buka Suara

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 09:22 WIB