Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lesu di Asia Senin Pagi, Tembus Level Rp 16.676

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 08 Desember 2025 | 10:07 WIB
Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lesu di Asia Senin Pagi, Tembus Level Rp 16.676
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]/
baca 10 detik
  • Rupiah tertekan pada Senin, 8 Desember 2025, dibuka di Rp 16.676 per USD, melemah 0,17 persen.
  • Melemahnya rupiah menjadikan mata uang tersebut terlemah di Asia sementara mata uang lain menguat signifikan.
  • Investor menanti pertemuan FOMC dan sentimen konsumen AS yang kuat menyebabkan rupiah berpotensi melemah.

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada pembukaan Senin, 8 Desember 2025. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot dibuka di level Rp 16.676 per USD.

Alhasil, rupiah melemah 0,17 persen dibanding penutupan pada Jumat yang berada di level Rp 16.653 per dolar AS.

Raihan ini membuat rupiah menjadi menjadi mata uang asia terlemah, pasalnya beberapa negara mengalami penguatan.

Salah satunya, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,27 persen. 

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Diikuti, Korea Selatan yang naik 0,25 persen dan dolar Taiwan yang menanjak 0,16 persen. Disusul, dolar Singapura dan ringgit Malaysia yang sama-sama terangkat 0,06 persen.

Selain itu ada , yuan China dan dolar Hongkong yang sama-sama terapresiasi 0,03 persen. Lalu baht Thailand terlihat naik tipis 0,009 persen. Sedangkan, peso Filipina melemah 0,03 persen terhadap the greenback.

Penyebab Rupiah Melemah

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemaha  rupiah akan terus berlanjut. Hal ini seiring dengan sentimen global dan dalam negeri yang memengaruhi pergerakan mata uang garuda. 

"Investor masih wait and see menantikan pertemuan FOMC Rabu ini untuk petunjuk arah kebijakan the Fed kedepannya. Range Rp 16.600 - Rp 16.700," katanya saat dihubungi Suara.com.

baca juga

Lukman pun juga mewaspadai pelemahan rupiah yang bisa terjadi di pentutupan nanti. Sebab, rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS dengan potensi melemah. 

"Indeks dolar AS sendiri sedikit lebih kuat setelah survey menunjukkan sentimen konsumen di AS yang lebih kuat dari perkiraan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cadangan Devisa Meningkat, Bikin Rupiah Kembali Bangkit Lawan Dolar Amerika

Cadangan Devisa Meningkat, Bikin Rupiah Kembali Bangkit Lawan Dolar Amerika

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 15:41 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Melonjak per November, Tembus Rp 2.500 Triliun

Cadangan Devisa Indonesia Melonjak per November, Tembus Rp 2.500 Triliun

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 12:40 WIB

Rupiah Lemah Pagi Ini di Level Rp 16.665 per USD

Rupiah Lemah Pagi Ini di Level Rp 16.665 per USD

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 09:46 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×