Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Prabowo Bakal Siapkan 6 KEK Baru di 2026

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 09 Desember 2025 | 15:16 WIB
Prabowo Bakal Siapkan 6 KEK Baru di 2026
Wakil Menteri Investasi (tengah) Todotua Pasaribu mengatakan pemerintah menyiapkan penambahan enam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru yang ditargetkan beroperasi mulai tahun depan. Foto Fakhri-Suara.com
  • Pemerintah bakal menambah 6 KEK baru di 2026.
  • Tujuannya untuk memperluas kapasitas dan mempercepat distribusi investasi ke berbagai wilayah. 
  • Penambahan KEK bukan sekadar menambah jumlah kawasan, tetapi memperluas ruang bagi investasi baru.

Suara.com - Pemerintah menyiapkan penambahan enam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru yang ditargetkan beroperasi mulai tahun depan.

Rencana ini disampaikan Wakil Menteri Investasi Todotua Pasaribu dalam Business Forum 2025 yang diselenggarakan Sekretariat Dewan Nasional KEK di Jakarta, Selasa (9/12/2025).

Todotua menjelaskan kondisi KEK saat ini dan proyeksi penambahannya. Ia menegaskan pemerintah ingin memperluas kapasitas kawasan khusus untuk mempercepat distribusi investasi ke berbagai wilayah. 

“Special Economic Zone ini sampai tahun 2025 kita sudah punya sekitar 25 dan tahun depan mudah-mudahan bisa bertambah sekitar 6 lagi, akan menjadi 31,” ujarnya.

Menurut Todotua, penambahan KEK bukan sekadar menambah jumlah kawasan, tetapi memperluas ruang bagi investasi baru dengan karakter industri yang lebih beragam. 

Pemerintah menilai KEK mampu menampung kebutuhan sektor-sektor strategis yang sedang tumbuh, mulai dari industri kesehatan, pendidikan, digital, hingga turisme.

Ia menyebut setiap KEK yang direncanakan memiliki fokus yang disesuaikan dengan potensi ekonominya. Pemerintah menargetkan pengembangan kawasan baru ini agar mampu menciptakan nilai tambah dan memperkuat rantai pasok industri nasional.

Todotua mengatakan pemerintah terus berkonsolidasi untuk menyiapkan layanan perizinan, regulasi, dan insentif yang memadai bagi KEK yang akan beroperasi. 

“Tentunya dengan strategi kawasan ini kita pemerintah dalam investasi kita bisa juga bagaimana bisa konsolidasikan mengenai pelayanan perizinan, mengenai strategi regulasi, dan juga mengenai insentif strategi fiskal dan non-fiskal,” ucapnya.

Ia menilai konsolidasi itu penting untuk memastikan setiap KEK baru langsung memiliki daya saing saat mulai beroperasi. Pemerintah ingin menghindari kendala yang selama ini sering muncul di kawasan industri konvensional, mulai dari perizinan hingga hambatan teknis terkait infrastruktur penunjang.

Todotua juga menyinggung target besar pemerintah dalam lima tahun mendatang. Ia menyebut percepatan KEK menjadi bagian dari strategi investasi nasional. 

“Pemerintahan ini mempunyai target menuju kepada delapan persen, ada angka 13.000 triliun yang menjadi target realisasi investasi kita ke depan dalam 5 tahun ke depan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FIAN Indonesia Nilai Setahun Pemerintahan Prabowo Gibran, Hak Atas Pangan Belum Jadi Prioritas

FIAN Indonesia Nilai Setahun Pemerintahan Prabowo Gibran, Hak Atas Pangan Belum Jadi Prioritas

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 15:08 WIB

Pemerintah Jadikan KEK Senjata Utama Dongkrak Investasi Nasional

Pemerintah Jadikan KEK Senjata Utama Dongkrak Investasi Nasional

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 14:03 WIB

Lawatan ke Islamabad, 6 Jet Tempur Sambut Kedatangan Prabowo di Langit Pakistan

Lawatan ke Islamabad, 6 Jet Tempur Sambut Kedatangan Prabowo di Langit Pakistan

News | Senin, 08 Desember 2025 | 21:44 WIB

Terkini

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:20 WIB

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:05 WIB

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:53 WIB

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50 WIB

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:00 WIB

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:04 WIB

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:52 WIB