Pemerintah Jadikan KEK Senjata Utama Dongkrak Investasi Nasional

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 09 Desember 2025 | 14:03 WIB
Pemerintah Jadikan KEK Senjata Utama Dongkrak Investasi Nasional
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu (tengah) menyebut pemerintah kini menempatkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai instrumen utama untuk mempercepat realisasi investasi nasional. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Pemerintah jadikan KEK instrumen utama percepat investasi nasional.

  • 25 KEK beroperasi dengan fokus industri, digital, hingga pariwisata.

  • Konsolidasi perizinan & insentif di KEK diyakini dongkrak realisasi investasi.

Suara.com - Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu, menegaskan pemerintah kini menempatkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai instrumen utama untuk mempercepat realisasi investasi nasional.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat daya saing Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.

Dalam Indonesia SEZ Business Forum 2025 di Jakarta, Selasa (9/12/2025), Todotua menyampaikan bahwa KEK kini berfungsi sebagai strategic consolidation area yang menghubungkan berbagai agenda investasi, mulai dari penyederhanaan perizinan hingga optimalisasi insentif fiskal dan nonfiskal.

“KEK adalah salah satu strategik area utama yang kita miliki,” ujar Todotua. Pemerintah menilai keberadaan KEK mampu memperkuat ekosistem industri nasional, melengkapi peran kawasan industri dan Free Trade Zone (FTZ), serta mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Hingga 2025, terdapat 25 KEK yang sudah beroperasi, dengan fokus beragam seperti industrialisasi, kesehatan, pendidikan, ekonomi digital, dan pariwisata. Pemerintah melihat keberagaman ini sebagai modal penting untuk menarik lebih banyak investor global.

Todotua menekankan bahwa konsolidasi layanan—mulai dari perizinan, regulasi, hingga insentif—akan semakin diperkuat di dalam KEK. Langkah ini, menurutnya, akan memangkas berbagai hambatan investasi yang selama ini menghambat realisasi di lapangan.

Dengan strategi berbasis kawasan tersebut, ia optimistis KEK mampu menjadi “booster” bagi pertumbuhan investasi nasional. “Strategi kawasan ekonomi khusus ini adalah salah satu strategi yang paling kita utamakan untuk mendorong realisasi investasi di negara kita,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Investasi Jadi Bagian dari Lifestyle Digital Anak Muda

Ketika Investasi Jadi Bagian dari Lifestyle Digital Anak Muda

Lifestyle | Senin, 08 Desember 2025 | 22:27 WIB

Wamen ESDM: Investasi Hilirasi Nikel Diproyeksikan Tembus USD 618 Miliar pada 2040

Wamen ESDM: Investasi Hilirasi Nikel Diproyeksikan Tembus USD 618 Miliar pada 2040

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 16:28 WIB

Kewajiban Neto Indonesia Meroket di Kuartal III 2025, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi?

Kewajiban Neto Indonesia Meroket di Kuartal III 2025, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi?

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 12:50 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×