Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Emas Antam Melonjak Drastis dalam Sepekan

M Nurhadi

Minggu, 14 Desember 2025 | 08:29 WIB
Harga Emas Antam Melonjak Drastis dalam Sepekan
Emas Antam (www.logammulia.com)
baca 10 detik
  • Harga emas Antam PT Aneka Tambang Tbk menguat total Rp58.000 sepanjang 8 hingga 13 Desember 2025.
  • Pergerakan harga sempat turun singkat pada Selasa sebelum mengalami kenaikan signifikan hingga penutupan Sabtu.
  • Harga jual emas Antam ditutup pada level Rp2.462.000 per gram, didukung kenaikan harga *buyback* juga.

Suara.com - Pergerakan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau kerap disebut emas Antam, mencatatkan kinerja mengesankan sepanjang pekan kedua Desember 2025.

Harga emas Antam secara kumulatif berhasil menguat drastis sebesar Rp58.000 selama periode 8 hingga 13 Desember 2025, ditutup pada level Rp2.462.000 per gram di akhir pekan.

Kenaikan yang signifikan ini terjadi di tengah dinamika pasar global, memperkuat posisi emas sebagai salah satu aset lindung nilai (safe haven) utama yang diminati investor menjelang penutupan tahun.

Dipantau dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam memulai pekan dengan sinyal positif pada Senin (8/12/2025), naik tipis Rp5.000 ke level Rp2.409.000 per gram.

Namun, penguatan sempat terpotong pada Selasa (9/12), ketika harga emas Antam terpangkas sebesar Rp6.000, bergerak turun menjadi Rp2.403.000 per gram. Koreksi singkat ini tidak berlangsung lama.

Emas Antam segera bangkit dengan lonjakan signifikan pada Rabu (10/12), melonjak sebesar Rp13.000 ke level Rp2.416.000 per gram. Tren kenaikan agresif ini terus berlanjut keesokan harinya, Kamis (11/12), dengan kenaikan sebesar Rp15.000, mencapai Rp2.431.000 per gram.

Puncak kenaikan terjadi pada Jumat (12/12), di mana harga emas Antam melonjak paling tajam sebesar Rp22.000, menyentuh angka Rp2.453.000 per gram.

Tren positif pekan ini ditutup dengan kenaikan lanjutan pada Sabtu (13/12) sebesar Rp9.000, mengunci harga pada level Rp2.462.000 per gram.

Harga Buyback Ikut Menguat

baca juga

Sejalan dengan menguatnya harga jual emas, harga beli kembali atau buyback emas Antam juga menunjukkan tren positif. Pada penutupan Sabtu (13/12), harga buyback emas Antam (ANTM) juga naik Rp9.000, mencapai level Rp2.322.000 per gram.

Tingginya harga buyback memberikan indikasi positif bagi investor yang ingin merealisasikan keuntungan (profit taking), menunjukkan likuiditas yang baik di pasar logam mulia domestik. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Minggu Diwarnai Pelemahan Harga Emas di Pegadaian, Cek Selengkapnya

Hari Minggu Diwarnai Pelemahan Harga Emas di Pegadaian, Cek Selengkapnya

Bisnis | Minggu, 14 Desember 2025 | 07:10 WIB

Harga Emas Antam Meroket Lagi Hari Ini, Jadi 2.453.000 per Gram

Harga Emas Antam Meroket Lagi Hari Ini, Jadi 2.453.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 09:13 WIB

Harga Emas Antam Lebih Mahal Rp 15.000 Hari Ini, Jadi Rp 2.431.000 per Gram

Harga Emas Antam Lebih Mahal Rp 15.000 Hari Ini, Jadi Rp 2.431.000 per Gram

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 09:53 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB