Emas Antam Tak Bergerak Hari Ini, Intip Deretan Harganya

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 16 Desember 2025 | 10:42 WIB
Emas Antam Tak Bergerak Hari Ini, Intip Deretan Harganya
Emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) di Jakarta, Selasa (3/3).
  • Harga emas Antam per 16 Desember 2025 stagnan, emas 1 gram seharga Rp 2.464.000 dan buyback Rp 2.324.000.
  • Harga emas dunia mencapai rekor tertinggi tujuh minggu didorong kebijakan suku bunga rendah The Fed.
  • Optimisme perdamaian Ukraina membatasi kenaikan emas dunia, pasar menanti data Nonfarm Payrolls AS.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 16 Desember 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.464.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu tak bergerak dibandingkan hari Senin, 15 Desember 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.324.000 per gram.

Harga buyback itu juga Stagnan dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.

Pramuniaga menunjukkan emas Antam yang dijual di Mall Modern Town Square, Kota Tangerang, Banten, Minggu (13/4/2025). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/app/nym/pri]
Pramuniaga menunjukkan emas Antam yang dijual di Mall Modern Town Square, Kota Tangerang, Banten, Minggu (13/4/2025). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/app/nym/pri]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.282.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.464.000
  • Emas 2 gram Rp 4.868.000
  • Emas 3 gram Rp 7.277.000
  • Emas 5 gram Rp 12.095.000
  • Emas 10 gram Rp 24.135.000
  • Emas 25 gram Rp 60.212.000
  • Emas 50 gram Rp 120.345.000
  • Emas 100 gram Rp 240.612.000
  • Emas 250 gram Rp 601.265.000
  • Emas 500 gram Rp 1.202.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.404.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Pecah Rekor

Harga emas dunia melanjutkan tren penguatannya dan menyentuh level tertinggi dalam hampir tujuh pekan. Mengutip FXStreet, harga emas spot (XAU/USD) menguat hingga berada di atas level 4.305 dolar AS per ons pada perdagangan Asia, Selasa.

Kenaikan harga emas didorong oleh kebijakan moneter Amerika Serikat, setelah Federal Reserve (The Fed) melakukan pemangkasan suku bunga ketiga sepanjang tahun ini pada pekan lalu. Bank sentral AS juga memberikan sinyal potensi penurunan suku bunga lanjutan pada 2026.

Suku bunga yang lebih rendah dinilai dapat mengurangi biaya peluang memegang emas, sehingga mendukung harga logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil tersebut. Namun demikian, penguatan emas cenderung terbatas seiring munculnya optimisme terkait pembicaraan perdamaian Ukraina, yang berpotensi menekan permintaan aset safe haven.

FXStreet mencatat, penutupan sebagian pemerintahan AS turut menunda rilis sejumlah data ekonomi penting. Pasar kini menanti laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang dijadwalkan rilis Selasa, sebagai indikator utama arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.

Jika data tenaga kerja AS menunjukkan perlambatan, ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed akan semakin menguat dan berpeluang mendorong harga emas naik lebih lanjut. Selain NFP, data Penjualan Ritel dan Purchasing Managers’ Index (PMI) AS juga akan menjadi perhatian pelaku pasar.

Dari sisi sentimen, sejumlah pejabat AS menyatakan bahwa kesepakatan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk mengakhiri konflik dengan Rusia disebut semakin dekat, meski masih dihadapkan pada persoalan sengketa wilayah dan jaminan keamanan.

Sementara itu, Presiden Federal Reserve New York John Williams menyebut kebijakan moneter berada pada posisi yang tepat untuk tahun depan, menyusul meningkatnya risiko terhadap pasar tenaga kerja dan meredanya tekanan inflasi. Gubernur The Fed Stephen Miran juga menilai kebijakan saat ini masih tergolong ketat.

Secara teknikal, FXStreet menilai tren jangka panjang emas masih berada dalam jalur bullish. Harga emas bertahan di atas Exponential Moving Average (EMA) 100 hari, dengan Bollinger Bands yang melebar dan indikator RSI 14 hari berada di kisaran 60, menandakan momentum penguatan jangka pendek masih terjaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Berkisar 2,4 Jutaan per Gram, Sulit Menguat?

Harga Emas Antam Hari Ini Berkisar 2,4 Jutaan per Gram, Sulit Menguat?

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 09:42 WIB

Emas Antam Harganya Lebih Mahal Rp 2.000 Jadi Rp 2.464.000 per Gram

Emas Antam Harganya Lebih Mahal Rp 2.000 Jadi Rp 2.464.000 per Gram

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 10:37 WIB

Harga Emas Antam Melonjak Drastis dalam Sepekan

Harga Emas Antam Melonjak Drastis dalam Sepekan

Bisnis | Minggu, 14 Desember 2025 | 08:29 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:41 WIB

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:52 WIB

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:40 WIB

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:14 WIB

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:07 WIB

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:58 WIB

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:50 WIB