Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 17.990

IHSG Menuju 9.000, Mengapa To The Moon Sering Disebut? Siapa Paling Untung?

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 16 Desember 2025 | 17:42 WIB
IHSG Menuju 9.000, Mengapa To The Moon Sering Disebut? Siapa Paling Untung?
IHSG terus menguat pada Desember 2025 dan diprediksi akan mencapai level psikologis baru 9000 di 2026. [Antarra]
baca 10 detik
  • IHSG menjadi topik hangat karena gairah yang kuat mendorongnya mendekati level psikologis 9.000 hingga akhir tahun 2025.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan mencapai 9.000 akhir 2025 didukung fundamental ekonomi solid.
  • Kenaikan IHSG menguntungkan pemilik saham Big Cap, emiten, Pemerintah melalui BUMN, serta investor asing yang kembali masuk.

Suara.com - "To the moon, to the moon," kata salah salah satu investor di forum diskusi platform saham, merujuk terus meningkatnya laju IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan.

Yah, IHSG belakangan ini menjadi topik hangat di kalangan pelaku pasar, bahkan publik, menyusul gairah kuat yang membawanya mendekati level psikologis 9.000 hingga akhir tahun 2025 ini.

Fenomena ini semakin santer dibicarakan terutama setelah Purbaya Yudhi Sadewa dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi Menteri Keuangan pada 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Apa itu "To The Moon"

Frasa "to the moon" adalah sebuah ungkapan slang modern yang populer di dunia keuangan, khususnya terkait dengan cryptocurrency dan saham meme. Istilah ini digunakan untuk menyatakan keyakinan bahwa harga suatu aset akan melonjak naik secara drastis, jauh melampaui level saat ini.

Frasa ini mendapatkan popularitas signifikan di forum online seperti Reddit, khususnya di komunitas r/WallStreetBets, selama fenomena saham GameStop (GME) pada awal tahun 2021. Para investor menggunakan ungkapan ini untuk menyemangati satu sama lain dan memprediksi kenaikan harga yang luar biasa.

Celotehan Menkeu Purbaya

Kalimat 'To The Moon' makin populer usai Purbaya Yudhi Sadewa dilantik menjadi Menkeu. Pasalnya IHSG terus mencatatkan rekor baru. Tengok saja data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menyebut bahwa IHSG sudah mencetak rekor tertinggi 22 kali sepanjang tahun ini, yang menarik sebanyak 21 kali terjadi pada era Purbaya, dan 1 kali era Sri Mulyani. Padahal Purbaya baru 2 bulan menjabat sebagai menteri.

Kondisi ini membuat Purbaya makin percaya diri saja, dia meyakini bahwa IHSG bakal terus mencapai To The Moon hingga level 9.000 pada akhir tahun 2025.

baca juga

"Kalau saya ditanya bagaimana indeks? To-the-moon, saya bilang itu. Akhir tahun ini berapa? 9.000. Sepuluh tahun lagi ke depan berapa? 32.000,” kata Purbaya dengan nada optimistis tinggi.

Level 9.000 bukan hanya sekadar angka, tetapi merupakan tonggak sejarah yang menunjukkan kepercayaan investor domestik maupun asing terhadap prospek jangka panjang ekonomi Indonesia.

Faktor Pendorong

Pasar menilai Purbaya membawa angin segar stabilitas fiskal dan kesinambungan kebijakan, yang sangat penting untuk memberikan kepastian bagi investasi. Kombinasi ini menjadi salah satu sentimen positif dari sejumlah pengamat.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana menyebutkan pergerakan IHSG menuju 9000 tinggal menunggu waktu saja.

”Sekarang kita lihat saja IHSG udah berapa kali touch peak-nya. Sudah sekitar 20 kali. Jadi kalau bisa mencapai 9.000, as a matter of time aja ya,” katanya.

Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata mengatakan, secara fundamental, IHSG ke 9.000 di akhir tahun memang tidak sepenuhnya mengada-ada, tetapi lebih tepat disebut aspiratif.

“Hingga awal November, ekonomi Indonesia menunjukkan ketahanan yang solid, dengan inflasi terkendali di 2,86 persen yoy, PMI manufaktur ekspansif di 51,2 atau lebih tinggi dari negara besar lainnya seperti Korea Selatan, China, Jerman, dan Inggris, ditambah surplus dagang tembus US$33,5 miliar,” ujar Liza.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi menilai penguatan IHSG sepanjang 2025 didukung oleh fundamental ekonomi domestik yang relatif solid. Dia pun optimistis IHSG akan segera menembus level 9.000.

“OJK melihat penguatan IHSG sepanjang 2025 didukung oleh fundamental ekonomi domestik yang relatif solid, termasuk pertumbuhan ekonomi yang terjaga dan stabilitas sektor keuangan,” kata Inarno.

Namun demikian, OJK menegaskan tidak menetapkan target indeks tertentu. Regulator lebih menekankan penguatan ekosistem pasar modal serta menjaga stabilitas dan integritas pasar di tengah dinamika global yang masih berfluktuasi.

“Optimisme terhadap pasar tetap perlu diimbangi dengan kewaspadaan terhadap volatilitas jangka pendek serta pengelolaan risiko yang baik oleh investor,” kata Inarno.

Lantas Siapa yang Diuntungkan?

Kenaikan IHSG secara merata memberikan keuntungan, tetapi beberapa pihak dan sektor meraih manfaat yang paling besar:

Pemilik Saham Big Cap: Investor yang memegang saham-saham blue chip (kapitalisasi besar) di sektor Perbankan (Big Four) dan Komoditas akan menikmati kenaikan nilai aset tertinggi.

Perusahaan Emiten: Kenaikan harga saham meningkatkan kapitalisasi pasar perusahaan, mempermudah mereka mencari modal baru (misalnya melalui right issue atau penerbitan obligasi) dengan valuasi yang lebih baik.

Pemerintah (Melalui BUMN): Kenaikan harga saham BUMN akan meningkatkan nilai aset negara di pasar modal.

Investor Asing: Dana asing kembali masuk (terlihat dari net foreign buy) karena melihat Indonesia sebagai tujuan investasi yang relatif aman dan memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi dibandingkan pasar negara maju.

Apakah Investor Ritel Diuntungkan?

“Perbaikan sentimen dan valuasi diharapkan mendorong kenaikan IHSG dan meningkatkan imbal hasil dividen bagi investor,” ujar Deputi Kepala Divisi Equity Research and Strategy Mandiri Sekuritas, Kresna Partogi Hutabarat.

OJK sendiri akan terus memperkuat pengawasan untuk memastikan pasar berjalan secara wajar dan transparan. "Regulasi kami siap mendukung pertumbuhan, sambil melindungi investor dari praktik manipulasi," kata Inarno.

Sementara Iman Rachman melihat momentum ini sebagai peluang untuk menarik lebih banyak investor ritel baru.

"Momen IHSG yang tinggi ini harus kita manfaatkan untuk edukasi. Ini menunjukkan pasar modal kita dalam kondisi sehat. Kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi melalui investasi," jelas Iman Rachman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berbalik Menguat Selasa Pagi, Apa Saja Saham yang Cuan?

IHSG Berbalik Menguat Selasa Pagi, Apa Saja Saham yang Cuan?

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 09:17 WIB

Di Depan Prabowo, Airlangga Pamer IHSG Pecah Rekor ke Level 8.600

Di Depan Prabowo, Airlangga Pamer IHSG Pecah Rekor ke Level 8.600

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 07:35 WIB

Tekanan Jual Dorong IHSG Merosot ke Level 8.649 Hari Ini

Tekanan Jual Dorong IHSG Merosot ke Level 8.649 Hari Ini

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 17:17 WIB

Purbaya Mau Bubarkan Bea Cukai, Kalau Jadi Lebih Baik Mengapa Tidak?

Purbaya Mau Bubarkan Bea Cukai, Kalau Jadi Lebih Baik Mengapa Tidak?

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 12:33 WIB

IHSG Masih Menghijau Pagi Ini, Simak Saham-saham Cuan

IHSG Masih Menghijau Pagi Ini, Simak Saham-saham Cuan

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 09:30 WIB

Terkini

Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto

Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY

Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY

Jogja | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda

Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga

Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga

Jatim | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:22 WIB

Kabinet Bayangan: Dana MBG di Pos Pendidikan Korbankan Nasib Guru dan Sekolah

Kabinet Bayangan: Dana MBG di Pos Pendidikan Korbankan Nasib Guru dan Sekolah

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:21 WIB

5 Low pH Cleanser Lokal yang Aman untuk Kulit Sensitif, Cuma Rp30 Ribuan!

5 Low pH Cleanser Lokal yang Aman untuk Kulit Sensitif, Cuma Rp30 Ribuan!

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Cushion Skintific Paling Bagus yang Mana? Ini Perbedaan Kemasan Biru, Pink, Hijau, dan Gold

Cushion Skintific Paling Bagus yang Mana? Ini Perbedaan Kemasan Biru, Pink, Hijau, dan Gold

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Menemukan Ruang Sunyi dalam Selamat Menunaikan Puisi Karya Joko Pinurbo

Menemukan Ruang Sunyi dalam Selamat Menunaikan Puisi Karya Joko Pinurbo

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Air Mawar Viva Bisa Mencerahkan Wajah? Cek Klaimnya dan Review Pengguna

Air Mawar Viva Bisa Mencerahkan Wajah? Cek Klaimnya dan Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Alarm Buat KPK! Eks Penyidik Desak Perketat Pengawasan Usai Pegawai Bocorkan Kasus

Alarm Buat KPK! Eks Penyidik Desak Perketat Pengawasan Usai Pegawai Bocorkan Kasus

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:37 WIB

×