Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Kapasitas PLTP Wayang Windu Bakal Ditingkatkan Jadi 230,5 MW

Achmad Fauzi

Minggu, 21 Desember 2025 | 18:01 WIB
Kapasitas PLTP Wayang Windu Bakal Ditingkatkan Jadi 230,5 MW
PLTP Wayang Windu tengah ditingkatkan kapasitasnya. [Dok Star Energy].
baca 10 detik
  • Star Energy Geothermal bermitra dengan ABB untuk modernisasi sistem kontrol PLTP Wayang Windu menggunakan Symphony Plus DCS.
  • PLTP Wayang Windu ditargetkan memiliki tiga unit dengan total kapasitas 230,5 MW hingga tahun 2025.
  • Modernisasi ini meningkatkan stabilitas, mengurangi waktu henti operasional, dan mendukung masa depan rendah karbon Indonesia.

Suara.com - Star Energy Geothermal (SEG), anak usaha Barito Renewables, menggandeng ABB untuk meningkatkan sistem operasional Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Wayang Windu.

Hingga 2025, pembangkit panas bumi ini akan memiliki tiga unit dengan total kapasitas 230,5 megawatt (MW), seiring pengembangan Unit 3 yang tengah berjalan.

Group CEO Star Energy Geothermal, Hendra Soetjipto Tan, mengatakan perusahaan berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi energi panas bumi secara maksimal.

"Dengan bermitra bersama perusahaan teknologi global yang terdepan seperti ABB, kami memanfaatkan keahlian dan solusi inovatif untuk mempercepat langkah menuju masa depan rendah karbon bagi Indonesia," ujarnya di Jakarta, Minggu (21/12/2025).

Pipa gas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Madina. [Istimewa]
Pipa gas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Madina. [Istimewa]

Langkah modernisasi dilakukan melalui penerapan ABB Ability Symphony Plus Distributed Control System (DCS) pada Unit 1 dan 2. Sistem ini memungkinkan pengelolaan operasi pembangkit secara lebih adaptif terhadap kebutuhan variabel, sekaligus menjaga stabilitas dan keandalan pasokan listrik.

Peningkatan teknologi tersebut memberikan dampak signifikan terhadap kinerja operasional. SEG mencatat adanya peningkatan stabilitas sistem, penurunan waktu henti (downtime), serta efisiensi operasional yang lebih baik.

Desain modular Symphony Plus juga mendukung ekspansi kapasitas di masa depan tanpa memerlukan peningkatan infrastruktur yang kompleks.

Selain sistem kontrol, ABB juga meningkatkan sistem Human Machine Interface (HMI) dengan mentransformasi platform lama ke Symphony Plus (S+), sehingga memperkuat kendali operasional Unit 1 dan 2. Sementara itu, untuk Unit 3, Symphony Plus DCS telah diterapkan sejak awal sebagai bagian dari pengembangan fasilitas baru.

Pengembangan PLTP Wayang Windu menjadi bagian dari upaya optimalisasi potensi panas bumi nasional. Indonesia diketahui memiliki sekitar 40 persen cadangan panas bumi dunia, namun baru sekitar 10 persen yang dimanfaatkan dari total potensi sekitar 24.000 MW.

baca juga

ABB menegaskan peran teknologi sebagai kunci dalam mendorong energi terbarukan menjadi sumber listrik yang andal dan berkelanjutan.

President Energy Industries division Asia ABB, Anders Maltesen, menambahkan perusahaan percaya bahwa teknologi adalah salah satu pengungkit utama untuk menjadikan energi terbarukan, seperti panas bumi, sebagai sumber listrik yang andal dan dapat terus dikembangkan di Indonesia.

"Kami berkomitmen membantu industri mengoptimalkan operasi, meningkatkan keandalan, serta mempercepat peralihan menuju masa depan rendah karbon," katanya.

Pemerintah Indonesia sendiri menargetkan pemanfaatan kapasitas panas bumi mencapai sekitar 7.200 MW pada 2025 sebagaimana tertuang dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

Perluasan PLTP Wayang Windu dinilai sejalan dengan target tersebut sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional berbasis sumber daya bersih dan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cofiring Hidroden di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Gas Diuji Coba, Gimana Hasilnya?

Cofiring Hidroden di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Gas Diuji Coba, Gimana Hasilnya?

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 14:04 WIB

ESDM: Rusia-Kanada Mau Bantu RI Bangun Pembakit Listrik Tenaga Nuklir

ESDM: Rusia-Kanada Mau Bantu RI Bangun Pembakit Listrik Tenaga Nuklir

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 19:53 WIB

Emiten KEEN Menang Tender Garap PLTS Tobelo 10 MW

Emiten KEEN Menang Tender Garap PLTS Tobelo 10 MW

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 17:48 WIB

Terkini

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:19 WIB

Wealth Management BNI Kian Solid, AUM BNI Private Tumbuh 21%

Wealth Management BNI Kian Solid, AUM BNI Private Tumbuh 21%

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Selat Hormuz Kembali Lancar, ICP Indonesia Turun ke 81,68 Dolar AS per Barel

Selat Hormuz Kembali Lancar, ICP Indonesia Turun ke 81,68 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:17 WIB

IHSG Bergerkan Melemah di Level 6.300 Pagi Ini, Saham GIAA Melesat

IHSG Bergerkan Melemah di Level 6.300 Pagi Ini, Saham GIAA Melesat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta

Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:15 WIB

30 Kata-kata Ucapan 17 Agustus Aesthetic untuk Caption Instagram dan WA

30 Kata-kata Ucapan 17 Agustus Aesthetic untuk Caption Instagram dan WA

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:55 WIB

×