ESDM: Rusia-Kanada Mau Bantu RI Bangun Pembakit Listrik Tenaga Nuklir

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 12 Desember 2025 | 19:53 WIB
ESDM: Rusia-Kanada Mau Bantu RI Bangun Pembakit Listrik Tenaga Nuklir
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia tengah mengembangkan PLTN, dengan minat bantuan dari Rusia dan Kanada, ditargetkan beroperasi tahun 2032.
  • Sedang disiapkan Peraturan Presiden pembentukan NEPIO, yang nantinya akan diajukan persetujuan kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
  • Tujuan utama pengembangan PLTN ini adalah mendukung target Net Zero Emission 2060 serta menekan harga pokok penjualan listrik.

Suara.com - Pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia masih terus digodok pemerintah.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkap telah ada sejumlah negara yang berminat membantu pengembangan PLTN di Indonesia, di antaranya Rusia hingga Kanada. 

Bersamaan dengan itu pemerintah juga tengah mempersiapkan Peraturan Presiden atau Perpres pembentukan Badan Pelaksana Pembangunan dan Pengoperasian PLTN atau Nuclear Energy Program Implementation Organization (NEPIO) sebagaimana diwajibkan Badan Energi Atom Internasional atau IAE. 

Sebuah fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir di Jerman. [Shutterstock]
Sebuah fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir di Jerman. [Shutterstock]

"Jadi untuk PLTN itu kan kita juga harus memenuhi persyaratan di IAEA. Jadi ini untuk rancangan keputusan Presidennya, ini kan sudah selesai harmonisasi dan juga ini dalam proses pengundangan," ujar Yuliot saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Jumat (12/12/2025).

Selanjutnya, setelah Perpres pembentukan NEPIO rampung akan diajukan ke IAEA untuk meminta persetujuan. 

Di sisi lain, saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia, Presiden Vladimir Putin  menyatakan komitmennya untuk membantu Indonesia dalam pengembangan PLTN. 

"Dari kunjungan Presiden kemarin,  salah satunya Rusia yang menawarkan," imbuhnya. .

Yuliot pun memastikan, pemerintah tidak akan terburu-buru untuk menentukan negara yang bakal dijadikan mitra dalam pengembangan PLTN. Pemerintah, katanya, memiliki sejumlah pertimbangan penting, di antaranya nilai investasi, output dan efisiensinya. 

"Jadi yang kita harapkan dengan adanya PLTN, harga pokok penjualan (HPP) listrik yang dijual ke PLN atau dibeli oleh PLN bisa lebih bersaing," tandasnya. 

baca juga

Rencananya, operasional PLTN di Indonesia akan dimulai pada 2032.

Pemanfaatan energi nuklir menjadi bagian dari strategi menuju target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060. 

Pengembangan energi nuklir di Indonesia telah dimulai sejak sejak 1960-an, ditandai dengan pembangunan tiga reaktor riset, yaitu Reaktor Triga di Bandung (2 MW), Reaktor Kartini di Yogyakarta (100 kW), dan Reaktor Serpong di Tangerang Selatan (30 MW). 

Adapun dasar hukum pengembangannya merujuk  pada UU Nomor 10 Tahun 1967 tentang Ketenaganukliran, RPJPN 2025–2045, serta PP Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekan Impor LPG, ESDM Buka Wacana Beri Subsidi Penggunaan DME

Tekan Impor LPG, ESDM Buka Wacana Beri Subsidi Penggunaan DME

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 18:13 WIB

Perjanjian Dagang Terancam Batal, ESDM Tetap Akan Impor Migas AS

Perjanjian Dagang Terancam Batal, ESDM Tetap Akan Impor Migas AS

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:25 WIB

ESDM Mau Perpanjang Kebijakan Pembelian BBM Subsidi Tanpa QR Code di Aceh, Sumut, Sumbar

ESDM Mau Perpanjang Kebijakan Pembelian BBM Subsidi Tanpa QR Code di Aceh, Sumut, Sumbar

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 15:42 WIB

Terkini

Jamuan Puan Rimba, Membawa Cerita Perempuan Penjaga Hutan Lewat Pangan Lokal

Jamuan Puan Rimba, Membawa Cerita Perempuan Penjaga Hutan Lewat Pangan Lokal

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Risiko Fatal Menggunakan BBM Oktan Rendah untuk Mobil Hybrid

Risiko Fatal Menggunakan BBM Oktan Rendah untuk Mobil Hybrid

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Terungkap, Fee Percepatan Haji 2024 Sebanyak USD 3 Ribu Per Jemaah

Terungkap, Fee Percepatan Haji 2024 Sebanyak USD 3 Ribu Per Jemaah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Transisi Musim Dimulai, BMKG Ingatkan Jateng Selatan Waspada Hujan Lebat hingga Puting Beliung

Transisi Musim Dimulai, BMKG Ingatkan Jateng Selatan Waspada Hujan Lebat hingga Puting Beliung

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Review Young Sherlock: Kisah Sherlock Holmes Sebelum Jadi Detektif

Review Young Sherlock: Kisah Sherlock Holmes Sebelum Jadi Detektif

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Bukan Sekadar Irigasi, Bagaiaman Tradisi Subak Bali Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam

Bukan Sekadar Irigasi, Bagaiaman Tradisi Subak Bali Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:58 WIB

5 Gel Eyeliner Lokal Tahan Lama untuk Riasan Mata Presisi Bebas Smudge

5 Gel Eyeliner Lokal Tahan Lama untuk Riasan Mata Presisi Bebas Smudge

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Jejak Mertua Calon Kapolri Suyudi Ario Seto: Dari Kasus Andi Arief hingga Lengsernya Gus Dur

Jejak Mertua Calon Kapolri Suyudi Ario Seto: Dari Kasus Andi Arief hingga Lengsernya Gus Dur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Muncul Dugaan Keterlibatan Polisi di Kerusuhan Agustus, KPF Beri 6 Desakan ke Kompolnas

Muncul Dugaan Keterlibatan Polisi di Kerusuhan Agustus, KPF Beri 6 Desakan ke Kompolnas

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Ponpes di Kediri Terbakar Usai Ibadah Magrib, Diduga akibat Korsleting Listrik

Ponpes di Kediri Terbakar Usai Ibadah Magrib, Diduga akibat Korsleting Listrik

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:48 WIB

×