Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Target Harga BUMI di Tengah Aksi Jual Saham Jelang Tahun Baru

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 29 Desember 2025 | 18:53 WIB
Target Harga BUMI di Tengah Aksi Jual Saham Jelang Tahun Baru
PT Bumi Resources Tbk
  • Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mendapat tekanan jual signifikan dari investor institusi global sepanjang Desember 2025.
  • Investor besar seperti Chengdong Investment dan UBS AG London mengurangi kepemilikan saham karena strategi divestasi.
  • Tekanan jual ini bertepatan dengan koreksi harga batu bara global yang memengaruhi sentimen investor terhadap saham BUMI.

Suara.com - Emiten batu bara raksasa milik Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), tengah menjadi sorotan tajam di penghujung tahun 2025.

Meski mencatatkan performa luar biasa dengan lonjakan harga hingga 206,78% secara year-to-date (ytd), saham BUMI kini menghadapi tekanan jual yang cukup masif dari investor institusi global.

Dua pemegang saham besar, yakni Chengdong Investment Corp (afiliasi HSBC) dan UBS AG Group cabang London, terpantau getol mengurangi porsi kepemilikan mereka hingga di bawah ambang batas sebelumnya.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) per Senin (29/12/2025), aksi pelepasan saham ini dilakukan sepanjang periode Desember 2025 dengan alasan strategis yang berbeda.

Penjualan saham oleh dua raksasa keuangan dunia ini didasari oleh motif yang bervariasi. Chengdong Investment Corp secara resmi menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi divestasi saham.

Sementara itu, UBS AG London melakukan transaksi penjualan dengan tujuan lindung nilai (hedging) terhadap portofolio investasi mereka.

Lonjakan harga BUMI yang sudah sangat tinggi sepanjang tahun ini memang menjadikan saham ini rawan terkena aksi ambil untung (profit taking).

Tercatat pada 24 Desember 2025 saja, investor asing membukukan penjualan bersih (net foreign sell) sebesar Rp181,87 miliar dari total nilai transaksi yang mencapai Rp1,7 triliun.

Struktur Kepemilikan Saham BUMI

Aksi jual ini secara signifikan mengubah peta kepemilikan saham di tubuh BUMI. Chengdong Investment telah melepas sekitar 3,71 miliar lembar saham, yang mengakibatkan porsi kepemilikannya menyusut dari 6,99% menjadi tinggal 5,99%.

Di sisi lain, kepemilikan UBS AG London juga mengalami penurunan dari 6,06% menjadi 5,89% setelah transaksi dilakukan.

Hingga November 2025, pengendali utama BUMI masih dipegang oleh Mach Energy (Hong Kong) Limited yang terafiliasi dengan Grup Salim dengan porsi 45,78%.

Posisi berikutnya diisi oleh Treasure Global Investment Limited (afiliasi Grup Bakrie & Salim) sebesar 8,07% dan UBS Switzerland AG-Client Assets sebesar 5,11%.

Tekanan pada saham BUMI juga bertepatan dengan melandainya harga komoditas batu bara di pasar global. Dalam setahun terakhir, harga batu bara terkoreksi 12,80% ke level US$109 per ton.

Padahal, pada tahun buku 2025, harga emas hitam ini sempat menyentuh angka tertinggi di level US$118 per ton. Penurunan sebesar 1,93% dalam sebulan terakhir turut mempengaruhi sentimen investor terhadap emiten tambang nasional.

Target Harga BUMI

Meski dihantam aksi jual asing, performa harian BUMI pada Senin (29/12/2025) terpantau masih cukup tangguh dengan ditutup menguat 1% ke level 366. Para analis melihat adanya peluang teknikal bagi investor ritel untuk melakukan strategi buy on weakness.

Retail Research Analyst BNI Sekuritas, KJ Hutabarat, menetapkan target harga terdekat BUMI di level Rp380. Ia menyarankan area beli di kisaran Rp330-Rp350 dengan batas cut loss jika harga turun di bawah Rp330.

Senada dengan itu, CGS International Sekuritas Indonesia memberikan proyeksi yang sedikit lebih optimis dengan target pergerakan harga di rentang Rp377 hingga Rp393.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Bangkit Setelah Libur Panjang, Kembali ke Level 8.600

IHSG Bangkit Setelah Libur Panjang, Kembali ke Level 8.600

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 17:11 WIB

Isu BEEF Dicaplok Raksasa Korea Selatan, Efek Program MBG?

Isu BEEF Dicaplok Raksasa Korea Selatan, Efek Program MBG?

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 16:35 WIB

Daftar Emiten Saham yang Right Issue Tahun 2026

Daftar Emiten Saham yang Right Issue Tahun 2026

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 11:03 WIB

Terkini

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:18 WIB

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:06 WIB

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:03 WIB

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:55 WIB

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:49 WIB

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:45 WIB

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:31 WIB

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:23 WIB

Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol

Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:21 WIB