Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Harga Emas Antam Merosot di Tahun Baru, Hari Ini Dipatok Rp 2.488.000 per Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 02 Januari 2026 | 08:42 WIB
Harga Emas Antam Merosot di Tahun Baru, Hari Ini Dipatok Rp 2.488.000 per Gram
Ilustrasi etalase emas batangan yang diproduksi PT Antam terus bergerak naik. [ANTARA/ Suriani Mappong]
  • Harga emas Antam per 2 Januari 2026 turun Rp 13.000 menjadi Rp 2.488.000 per gram, dengan harga beli kembali turun Rp 16.000.
  • Harga emas dunia (XAU/USD) mendekati USD 4.345 karena minat investor pada aset aman dan reli 65 persen sepanjang 2025.
  • Kenaikan harga emas didukung ekspektasi suku bunga AS turun dan ketegangan geopolitik, meski ada potensi aksi ambil untung.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Jumat, 2 Januari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.488.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu merosot Rp 13.000 dibandingkan hari Rabu, 31 Desember 2025.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.363.000 per gram.

Harga buyback itu juga turun sebesar Rp 16.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Rabu kemarin.

Pramuniaga menunjukan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di sebuah gerai emas di Malang, Jawa Timur, Jumat (22/11/2024). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/YU/pri]
Pramuniaga menunjukan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di sebuah gerai emas di Malang, Jawa Timur, Jumat (22/11/2024). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/YU/pri]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.294.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.488.000
  • Emas 2 gram Rp 4.916.000
  • Emas 3 gram Rp 7.349.000
  • Emas 5 gram Rp 12.215.000
  • Emas 10 gram Rp 24.375.000
  • Emas 25 gram Rp 60.812.000
  • Emas 50 gram Rp 121.545.000
  • Emas 100 gram Rp 243.012.000
  • Emas 250 gram Rp 607.265.000
  • Emas 500 gram Rp 1.214.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.428.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Kembali Melonjak

Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Jumat, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven.

Mengutip FXStreet, harga emas spot (XAU/USD) naik mendekati level USD 4.345 pada sesi awal perdagangan Asia.

Penguatan ini menandai penutupan tahun 2025 yang impresif bagi logam mulia. Sepanjang 2025, emas mencatatkan kenaikan tahunan sekitar 65 persen, menjadi lonjakan tahunan terbesar sejak 1979.

Reli tersebut didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga Amerika Serikat (AS) lebih lanjut pada 2026 serta derasnya aliran dana ke aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global.

Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) pada Desember lalu memutuskan memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps), sehingga suku bunga dana federal berada di kisaran 3,50–3,75 persen.

Pendukung kebijakan tersebut menilai meningkatnya risiko penurunan lapangan kerja serta meredanya tekanan inflasi menjadi alasan utama pelonggaran moneter. Namun, keputusan tersebut tidak sepenuhnya disepakati. Gubernur The Fed, Stephen Miran, menentang langkah pemangkasan kecil dan mendorong pemotongan suku bunga yang lebih besar.

Sementara itu, Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee serta Presiden Fed Kansas City Jeff Schmid memilih untuk mempertahankan suku bunga tetap.

Risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 9–10 Desember menunjukkan mayoritas pejabat The Fed menilai penurunan suku bunga lanjutan masih tepat dilakukan, selama inflasi terus menurun. Meski demikian, perbedaan pendapat masih muncul terkait waktu dan besaran pemangkasan.

Suku bunga yang lebih rendah dinilai dapat mengurangi biaya peluang memegang emas, sehingga menopang harga logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.

Selain faktor moneter, ketegangan geopolitik juga turut menjadi pendorong harga emas. Konflik berkepanjangan antara Israel dan Iran, serta memanasnya hubungan AS dan Venezuela, membuat investor kembali memburu aset yang dinilai mampu menjaga nilai di tengah ketidakpastian global.

Meski demikian, potensi kenaikan harga emas masih dibayangi aksi ambil untung dan penyeimbangan portofolio investor. Di sisi lain, Chicago Mercantile Exchange (CME) Group juga menaikkan persyaratan margin untuk perdagangan emas, perak, dan logam lainnya.

Kebijakan tersebut mengharuskan pedagang menyetor dana tunai lebih besar guna mengantisipasi risiko gagal bayar dalam penyelesaian kontrak, yang berpotensi membatasi penguatan harga emas ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Alasan Mengapa Harga Emas Cenderung Naik Terus Setiap Tahun

5 Alasan Mengapa Harga Emas Cenderung Naik Terus Setiap Tahun

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 10:42 WIB

Emas Antam Stagnan Jelang Tahun Baru, Harganya Masih Rp 2.501.000 per Gram

Emas Antam Stagnan Jelang Tahun Baru, Harganya Masih Rp 2.501.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 09:57 WIB

Harga Emas Antam Catat Rekor Penurunan Terburuk Pada Akhir Tahun 2025

Harga Emas Antam Catat Rekor Penurunan Terburuk Pada Akhir Tahun 2025

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 09:44 WIB

Terkini

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:18 WIB

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:06 WIB

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:03 WIB

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:55 WIB