Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Harga Emas Antam Catat Rekor Penurunan Terburuk Pada Akhir Tahun 2025

M Nurhadi

Rabu, 31 Desember 2025 | 09:44 WIB
Harga Emas Antam Catat Rekor Penurunan Terburuk Pada Akhir Tahun 2025
Seorang pegawai memegang emas batangan produksi Antam [Antara]

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada akhir tahun 2025, Rabu (31/12/2025), stagnan setelah mencatat rekor penurunan terburuk.

Berikut harga emas batangan Antam pada Rabu pagi hari ini:

0,5 gram Rp 1.254.500
‎1 gram Rp 2.501.000
‎2 gram Rp 4.768.000
‎3 gram Rp 7.134.000
‎5 gram Rp 11.860.000
‎10 gram Rp 23.640.000
‎25 gram Rp 58.935.000
‎50 gram Rp 117.705.000
‎100 gram Rp 235.260.000
‎250 gram Rp 587.840.000
‎500 gram Rp 1.175.400.000
‎1.000 gram Rp 2.349.600.000

Sebagai informasi, pada Selasa (30/12/2025), harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan yang sangat signifikan, bahkan tercatat sebagai salah satu koreksi harian terburuk sepanjang kuartal keempat tahun ini.

Mengacu pada data resmi yang dirilis situs Logam Mulia pada pukul 08.50 WIB, harga dasar emas ukuran 1 gram di Butik Emas LM terjun bebas ke angka Rp2.501.000 per batang.

Angka ini menunjukkan penurunan drastis sebesar Rp95.000 jika dibandingkan dengan posisi harga pada hari sebelumnya.

Rekor Penurunan Terburuk Sejak Oktober

Jatuhnya harga emas hari ini bukanlah koreksi biasa. Penurunan sebesar Rp95.000 dalam sehari ini tercatat sebagai kinerja harian terburuk sejak peristiwa Oktober 2025 lalu, di mana kala itu harga emas sempat tergerus hingga Rp177.000 dalam satu hari perdagangan.

Jika diakumulasikan dalam kurun waktu 48 jam terakhir, harga emas Antam telah kehilangan nilainya sebesar Rp104.000 per gram.

baca juga

Kondisi ini praktis menghapus reli keuntungan (gain) yang sempat dinikmati investor ritel dalam sepekan terakhir.

Bagi investor yang baru membeli emas di pucuk harga tertinggi kemarin, penurunan ini tentu menjadi pukulan portofolio yang cukup dalam.

Tidak hanya harga jual, harga pembelian kembali atau buyback—harga yang didapat jika Anda menjual emas kembali ke Antam—juga mengalami nasib serupa.

Harga buyback hari ini ambrol Rp95.000 ke level Rp2.360.000 per gram. Penting diingat bagi investor, selisih antara harga beli dan harga buyback (spread) tetap harus diperhitungkan sebelum memutuskan untuk melakukan likuidasi aset saat ini.

Hancurnya harga emas domestik tidak bisa dilepaskan dari dinamika pasar komoditas global. Harga emas Antam yang mengekor pergerakan emas dunia (spot gold) terkena imbas langsung dari aksi jual massal (sell-off) yang terjadi di pasar internasional.

Pada penutupan perdagangan Senin (29/12/2025) waktu Amerika Serikat, harga emas dunia (XAU/USD) ditutup longsor 4,43% ke level US$4.331,68 per troy ons. Persentase penurunan ini adalah yang terdalam sejak 21 Oktober 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catatan Akhir Tahun: Emas Jadi Primadona 2025

Catatan Akhir Tahun: Emas Jadi Primadona 2025

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 18:25 WIB

Kedaulatan dan Lingkungan Terancam, Tambang Emas di Sangihe Terus Beroperasi

Kedaulatan dan Lingkungan Terancam, Tambang Emas di Sangihe Terus Beroperasi

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 14:29 WIB

Harga Emas Antam Terjun Bebas Hari ini, Dibanderol Rp 2,5 Juta per Gram

Harga Emas Antam Terjun Bebas Hari ini, Dibanderol Rp 2,5 Juta per Gram

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 09:48 WIB

Terkini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08 WIB

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:49 WIB

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:45 WIB

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:40 WIB

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

Transformasi IT, BSI Bidik Masuk Top 5 Bank Syariah Global

Transformasi IT, BSI Bidik Masuk Top 5 Bank Syariah Global

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:35 WIB

Prudential Soroti Risiko Korupsi yang Mengintai Sektor Keuangan

Prudential Soroti Risiko Korupsi yang Mengintai Sektor Keuangan

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:25 WIB

×