Perdagangan Perdana 2026, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 02 Januari 2026 | 10:46 WIB
Perdagangan Perdana 2026, Harga Minyak Dunia Naik Tipis
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Harga minyak Brent dan WTI naik tipis pada 2 Januari 2026 setelah penurunan signifikan sepanjang tahun 2025.
  • Investor menantikan pertemuan OPEC+ pada 4 Januari, diperkirakan mempertahankan kebijakan pasokan tanpa penambahan kuota produksi.
  • Risiko geopolitik baru, termasuk sanksi AS terhadap Venezuela dan konflik Rusia-Ukraina, mendukung kenaikan harga minyak.

Suara.com - Harga minyak dunia tercatat naik tipis pada perdagangan perdana, Jumat 2 Januari 2026, setelah mencatatkan penurunan tahunan terbesar sejak 2020.

Investor saat ini tengah menimbang munculnya risiko geopolitik baru, di tengah ekspektasi bahwa OPEC akan mempertahankan kebijakan pasokan mereka dalam pertemuan pekan ini.

Mengutip dari Investing.com, pada ada pukul 21:13 ET (02:13 GMT), harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret naik 0,2 persen menjadi 60,97 dolar AS per barel.

Begitu juga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 0,2 persen menjadi 57,55 dolar AS per barel.

Kedua harga itu mengalami penurunan hampir 20 persen pada 2025 karena kekhawatiran yang terus-menerus tentang kelebihan pasokan global dan pertumbuhan permintaan yang tidak merata.

Perhatian pasar saat ini tertuju pada pertemuan OPEC+ yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Januari mendatang.

Logo OPEC. (Shutterstock)
Logo OPEC. (Shutterstock)

Kelompok negara produsen minyak tersebut diperkirakan akan tetap pada keputusannya untuk tidak menambah kuota produksi.

Langkah ini menyusul kesepakatan akhir tahun lalu, OPEC memutuskan untuk menunda rencana peningkatan pasokan pada awal 2026 guna menstabilkan harga yang sempat anjlok tajam.

Mengingat kondisi pasar yang saat ini dinilai sudah memiliki pasokan melimpah, pasar memperkirakan OPEC akan menegaskan kembali komitmen tersebut dan menghindari penambahan volume minyak.

baca juga

Perkembangan geopolitik memberikan dukungan terhadap harga. Presiden AS Donald Trump dilaporkan meningkatkan kampanyenya melawan ekspor minyak Venezuela dengan memberlakukan sanksi baru terhadap perusahaan-perusahaan yang berbasis di Hong Kong dan China daratan.

Kebijakan tegas tersebut menarget korporasi serta armada kapal yang dituduh memfasilitasi Venezuela dalam menghindari sanksi internasional.

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya gangguan pada arus pengiriman minyak mentah dari Venezuela.

Di samping itu, memasuki awal tahun 2026, konflik antara Rusia dan Ukraina kembali memanas dengan laporan serangan dari kedua belah pihak yang menargetkan pelabuhan di Laut Hitam serta infrastruktur pendukungnya.

Anjloknya harga minyak pada tahun lalu utamanya disebabkan oleh fenomena kelebihan pasokan global.

Hal ini terjadi karena OPEC mulai meningkatkan kembali produksinya, sementara produsen di luar kelompok tersebut tetap mempertahankan volume keluaran yang tinggi.

Dominasi pasokan yang melimpah tersebut melampaui berbagai kekhawatiran akan gangguan distribusi akibat konflik geopolitik, sehingga harga minyak terus tertekan sepanjang tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Stabil, Ditahan Dua Faktor: Damai Rusia-Ukraina dan Sanksi AS

Harga Minyak Dunia Stabil, Ditahan Dua Faktor: Damai Rusia-Ukraina dan Sanksi AS

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 10:17 WIB

Harga Minyak Dunia Melemah, di Tengah Upaya Trump Tekan Ukraina Terima Damai dengan Rusia

Harga Minyak Dunia Melemah, di Tengah Upaya Trump Tekan Ukraina Terima Damai dengan Rusia

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 10:17 WIB

Harga Minyak Dunia Kembali Mendidih, Gegara Aksi AS Mau Akhir Perang Rusia-Ukraina

Harga Minyak Dunia Kembali Mendidih, Gegara Aksi AS Mau Akhir Perang Rusia-Ukraina

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 12:31 WIB

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Stok AS Melonjak

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Stok AS Melonjak

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 11:26 WIB

Harga Minyak Anjlok Dipicu Pembukaan Pemuatan Rusia

Harga Minyak Anjlok Dipicu Pembukaan Pemuatan Rusia

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 12:49 WIB

Resiko Geopolitik Dongkrak Harga Minyak Indonesia ke 66,81 Dolar AS

Resiko Geopolitik Dongkrak Harga Minyak Indonesia ke 66,81 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 12:34 WIB

Terkini

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Jawa Tengah | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Sektor Akomodasi dan Mamin Tumbuh 13,14 Persen, Industri MICE Jadi Motor Ekonomi

Sektor Akomodasi dan Mamin Tumbuh 13,14 Persen, Industri MICE Jadi Motor Ekonomi

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar

Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Aturan Baru Ojol Hingga Kurir Makanan Resmi Dirilis, Apa Saja Untungnya Bagi Mitra?

Aturan Baru Ojol Hingga Kurir Makanan Resmi Dirilis, Apa Saja Untungnya Bagi Mitra?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Kairul Anwar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PSSI Jawa Tengah 2026-2030

Kairul Anwar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PSSI Jawa Tengah 2026-2030

Jawa Tengah | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Rantai Dugaan Pidana Suket Gibran Bisa Panjang, dari Pembuat hingga Pengguna

Rantai Dugaan Pidana Suket Gibran Bisa Panjang, dari Pembuat hingga Pengguna

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Perpres Ojol Terbit, Tiga Kementerian Bentuk Satgas agar Aturan Tak Tumpang Tindih

Perpres Ojol Terbit, Tiga Kementerian Bentuk Satgas agar Aturan Tak Tumpang Tindih

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:04 WIB

×