Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Harga Minyak Anjlok Dipicu Pembukaan Pemuatan Rusia

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 18 November 2025 | 12:49 WIB
Harga Minyak Anjlok Dipicu Pembukaan Pemuatan Rusia
Ilustrasi minyak mentah. (Pixabay/drpepperscott230)
  • Harga minyak dunia turun karena pasokan dari Rusia kembali normal setelah serangan rudal dan drone Ukraina.

  • Sanksi Barat terhadap Rusia menekan ekspor minyak, namun pasar mengantisipasi gangguan bersifat sementara.

  • Pedagang fokus pada dampak jangka panjang sanksi, termasuk penumpukan minyak di kapal tanker dan diskon besar pada minyak Rusia

Suara.com - Harga minyak dunia dilaporkan anjlok pada Selasa 18 November 2025.

Hal itu dipicu kekhawatiran pasokan yang kembali dibuka di pusat ekspor Rusia, yang sempat terhenti karena serangan drone dan rudal Ukraina.

Selain itu, para pedagang terus memantau dampak sanksi barat terhadap minyak Rusia.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent tercatat turun 46 sen, atau 0,72 persen, menjadi 63,74 Dolar AS per barel, pada pukul 04.20 GMT.

Sedangkan, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 45 sen, atau 0,75 persen menjadi 59,46 Dolar AS per barel.

Dilaporkan, Pelabuhan Novorossiysk, Rusia telah melanjutkan operasi pemuatan minyak pada Minggu setelah ditangguhkan selama dua hari yang dipicu serangan rudal dan drone Ukraraina.

Ilustrasi drone (freepik)
Ilustrasi drone (freepik)

"Minyak mentah diperdagangkan sedikit lebih rendah karena laporan menunjukkan bahwa pemuatan telah dilanjutkan lebih cepat dari yang diharapkan di Novorossiysk," tulis analis IG Tony Sycamore.

Ekspor dari Novorossiysk dan terminal Konsorsium Pipa Kaspia di dekatnya yang memasok 2,2 juta barel per hari atau sekitar 2 persen dari pasokan global, yang dihentikan pada Jumat lalu, telah mendorong minyak mentah naik lebih dari 2 persen pada hari itu.

Saat ini, para pedagang sedang fokus pada dampak jangka panjang sanksi Barat terhadap aliran minyak Rusia.

Departemen Keuangan Amerika Serikat, mengatakan bahwa sanksi yang dijatuhkan pada bulan Oktober terhadap Rosneft dan Lukoil telah menekan pendapatan minyak Moskow dan diperkirakan akan mengekang volume ekspor Rusia seiring berjalannya waktu.

Sementara, ANZ Research mengatakan, dalam sebuah catatan bahwa minyak mentah Moskow telah mulai diperdagangkan dengan diskon yang signifikan terhadap patokan global.

"Kekhawatiran pasar berpusat pada penumpukan minyak di kapal tanker karena pembeli menilai risiko potensi pelanggaran sanksi," kata Vivek Dhar, ahli strategi komoditas pertambangan dan energi di Commonwealth Bank of Australia.

Namun, dia menambahkan bahwa sejarah telah menunjukkan kemampuan Rusia untuk beradaptasi dengan sanksi.

"Kami memperkirakan gangguan apa pun akibat sanksi AS akan bersifat sementara karena Rusia kembali menemukan cara untuk menghindari sanksi," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Jelantah UCollect Mengikuti Harga Pasar, Bisa Cek di MyPertamina

Harga Minyak Jelantah UCollect Mengikuti Harga Pasar, Bisa Cek di MyPertamina

Bisnis | Sabtu, 18 Januari 2025 | 13:17 WIB

AS Beri Sanksi untuk Rusia, Harga Minyak Dunia Bakal Ngamuk

AS Beri Sanksi untuk Rusia, Harga Minyak Dunia Bakal Ngamuk

Bisnis | Senin, 13 Januari 2025 | 15:57 WIB

Harga Minyak Sawit Mentah Turun, Salah Satu Penyebabnya Kurs Rupiah

Harga Minyak Sawit Mentah Turun, Salah Satu Penyebabnya Kurs Rupiah

Bisnis | Rabu, 01 Januari 2025 | 16:40 WIB

Harga Minyak Dunia Ngamuk, BBM Pertamina Bisa Naik?

Harga Minyak Dunia Ngamuk, BBM Pertamina Bisa Naik?

Bisnis | Senin, 09 Desember 2024 | 16:22 WIB

Mendag Janji Harga Minyak Goreng MinyaKita Mulai Turun Minggu Ini

Mendag Janji Harga Minyak Goreng MinyaKita Mulai Turun Minggu Ini

Bisnis | Senin, 25 November 2024 | 12:08 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi USD73,53/Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi USD73,53/Barel

Bisnis | Sabtu, 09 November 2024 | 14:50 WIB

Terkini

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:06 WIB

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:28 WIB

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:05 WIB