Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161

IHSG Awal Tahun Ditutup Menguat, Menkeu Purbaya: Siap To The Mars!

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 02 Januari 2026 | 18:25 WIB
IHSG Awal Tahun Ditutup Menguat, Menkeu Purbaya: Siap To The Mars!
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (2/1/2026). [Suara.com/Rina]
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimis IHSG akan reli masif menuju 10.000 didukung fundamental ekonomi.
  • Pada Jumat (2/1/2026), IHSG ditutup menguat 1,17% ke posisi 8.748,13 didukung PMI Manufaktur positif.
  • Perdagangan di BEI Jakarta sangat dinamis dengan nilai transaksi mencapai Rp22,26 triliun serta sentimen The Fed positif.

Suara.com - Awal tahun 2026 menjadi momentum penuh optimisme bagi industri pasar modal tanah air.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan keyakinan tinggi bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak hanya akan sekadar menguat, tetapi siap melakukan reli yang masif.

Melalui akun Instagram pribadinya, Purbaya melontarkan istilah "To The Mars" untuk menggambarkan potensi lonjakan indeks di tahun ini.

"To the mars..hahaha..lewatin bulan," ujar Purbaya dalam unggahannya yang dikutip pada Jumat (2/1/2026).

Ia meyakini bahwa dengan perbaikan fundamental ekonomi Indonesia yang berkelanjutan, ambisi untuk melihat IHSG menyentuh angka psikologis 10.000 sangat mungkin terealisasi dalam waktu dekat.

Keyakinan pemerintah sejalan dengan realitas di lapangan. Pada penutupan perdagangan Jumat sore, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi berakhir di zona hijau.

Indeks melesat 101,19 poin atau setara 1,17 persen ke posisi 8.748,13. Searah dengan indeks acuan, kelompok saham unggulan LQ45 juga mengalami kenaikan 0,64 persen menuju level 852,00.

Laju positif ini terjadi di tengah rilis data ekonomi domestik yang menunjukkan resiliensi. S&P Global mencatat Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia periode Desember 2025 berada di angka 51,2. Meski melambat dari angka 53,3 pada bulan sebelumnya, posisi ini tetap berada di zona ekspansif.

Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, menilai bahwa posisi manufaktur tersebut mencerminkan aktivitas industri yang masih bertumbuh stabil meski dihantam tantangan global.

Berdasarkan data sektoral IDX-IC, sembilan dari sebelas sektor menunjukkan penguatan signifikan. Sektor transportasi dan logistik memimpin kenaikan dengan lonjakan tajam sebesar 6,37 persen.

Disusul oleh sektor teknologi serta barang konsumen primer yang masing-masing terapresiasi sebesar 3,61 persen.

Di sisi lain, sektor keuangan dan kesehatan harus rela parkir di zona merah dengan penurunan masing-masing 1,14 persen.

Beberapa saham yang menjadi top gainers pada hari ini antara lain LEAD, PJHB, HUMI, TRUE, dan TMAS. Sebaliknya, saham-saham seperti GMFI, LMAX, dan CINT mencatatkan pelemahan terdalam.

Selain faktor domestik, pelaku pasar di Jakarta juga terus mencermati dinamika dari Amerika Serikat. Risalah terbaru dari bank sentral AS, The Fed, menunjukkan adanya sinyal pelonggaran moneter.

Meski terdapat perbedaan pendapat di kalangan internal pengambil kebijakan mengenai waktu dan skala pemangkasan suku bunga, pasar menangkap adanya peluang besar bagi penurunan interest rate di tahun 2026 jika inflasi terus melandai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!

Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:34 WIB

Emiten PSAB Menguat Tipis, Komisaris Akumulasi Saham Pasca Lego Massal

Emiten PSAB Menguat Tipis, Komisaris Akumulasi Saham Pasca Lego Massal

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:21 WIB

IHSG Sumringah di Tahun Baru, Melesat ke Level 8.700

IHSG Sumringah di Tahun Baru, Melesat ke Level 8.700

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:04 WIB

Terkini

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 21:11 WIB

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:47 WIB

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:18 WIB

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:05 WIB

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:27 WIB

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:05 WIB

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:58 WIB

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:57 WIB

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:17 WIB