Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Terperosok ke Rp16.730 Pagi Ini, Gejolak Politik AS-Venezuela Jadi Biang Kerok

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 05 Januari 2026 | 09:48 WIB
Rupiah Terperosok ke Rp16.730 Pagi Ini, Gejolak Politik AS-Venezuela Jadi Biang Kerok
Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan perdana di pekan pertama Januari 2026 dengan rapor merah. (Antara).
baca 10 detik
  • Rupiah dibuka melemah ke Rp16.730 per dolar AS akibat sentimen geopolitik global.
  • Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS picu kekhawatiran pasar terhadap aset berisiko.
  • Analis prediksi rupiah bergerak di rentang Rp16.650 - Rp16.800 sepanjang hari ini.

Suara.com - Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan perdana di pekan pertama Januari 2026 dengan rapor merah.

Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda dibuka melemah pada level Rp16.730 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (5/1/2026) pagi.

Posisi ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,04 persen dibandingkan penutupan Jumat pekan lalu yang berada di level Rp16.725 per dolar AS. Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia juga tercatat bertengger di level Rp16.725 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa pelemahan rupiah kali ini sangat dipengaruhi oleh sentimen global yang memanas. Salah satu pemicu utamanya adalah ketegangan geopolitik terkait penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, oleh pihak Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump.

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS setelah penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Sentimen ini memicu kekhawatiran geopolitik yang menekan minat investor terhadap aset berisiko," ujar Lukman, Senin (5/1/2026).

Kondisi ini membuat pelaku pasar cenderung menjauhi mata uang negara berkembang (emerging markets) dan beralih ke aset aman (safe haven), yang pada akhirnya mendongkrak Indeks Dolar AS ke level 98,57, naik dari posisi akhir pekan lalu di 98,42.

Pelemahan rupiah sejalan dengan tren mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga terpantau bervariasi dengan kecenderungan melemah terhadap greenback:

  • Ringgit Malaysia: Melemah terdalam sebesar 0,27%.
  • Won Korea: Turun 0,24%.
  • Dolar Singapura: Melemah 0,15%.
  • Yen Jepang: Terkoreksi 0,14%.
  • Peso Filipina: Turun 0,04%.

Di sisi lain, hanya Baht Thailand dan Dolar Taiwan yang mampu melawan arus dengan penguatan masing-masing sebesar 0,16% dan 0,08% pagi ini.

Lukman memprediksi rupiah masih akan berada di bawah tekanan hingga sore nanti. "Rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp16.650 hingga Rp16.800 per dolar AS sepanjang hari ini," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Merosot, Intip Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI

Rupiah Merosot, Intip Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 15:25 WIB

Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham

Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 10:18 WIB

Nilai Tukar Rupiah Anjlok di Hari Pertama 2026

Nilai Tukar Rupiah Anjlok di Hari Pertama 2026

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 15:49 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×