Harga Pangan Mulai Murah Usai Libur Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 59 Ribu

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56 WIB
Harga Pangan Mulai Murah Usai Libur Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 59 Ribu
Pedagang menunggu pembeli di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/6). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Harga pangan nasional awal Januari 2026 umumnya terkendali, ditandai penurunan beberapa komoditas strategis.
  • Komoditas cabai dan bawang merah menunjukkan penurunan harga signifikan, sementara bawang putih naik tipis berdasarkan data Bapanas.
  • Beberapa harga protein hewani, beras, dan minyak goreng mengalami penurunan, namun jagung pakan ternak naik tipis.

Suara.com - Pergerakan harga pangan nasional pada awal Januari 2026 terpantau relatif terkendali. Sejumlah komoditas utama tercatat mengalami penurunan harga dibandingkan hari sebelumnya, meski beberapa bahan pangan strategis masih bergerak naik tipis.

Berdasarkan data rata-rata harga pangan nasional dari panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas yang mengalami penurunan cukup signifikan. Harga cabai rawit merah tercatat di level Rp 59.844 per kilogram, turun Rp 1.843 atau setara 2,99 persen.

Penurunan harga juga terjadi pada cabai merah besar yang kini dibanderol Rp 38.852 per kilogram. Harga komoditas ini turun Rp 4.037 atau sekitar 9,41 persen. Sementara itu, cabai merah keriting tercatat di harga Rp 45.493 per kilogram, turun Rp 2.136 atau setara 4,48 persen.

Di sektor hortikultura, bawang merah turut mengalami koreksi harga. Rata-rata harga bawang merah tercatat Rp 43.610 per kilogram, turun Rp 1.218 atau 2,72 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Pedagang membawa sayuran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/6). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pedagang membawa sayuran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/6). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sementara itu, harga bawang putih bonggol justru mengalami kenaikan tipis. Komoditas ini tercatat di harga Rp 38.297 per kilogram, naik Rp 38 atau setara 0,10 persen.

Untuk komoditas beras, harga beras SPHP tercatat Rp 12.424 per kilogram, turun Rp 34 atau 0,27 persen. Penurunan juga terjadi pada beras premium yang berada di level Rp 15.481 per kilogram, turun Rp 30 atau 0,19 persen.

Harga beras medium juga bergerak turun. Rata-rata harga beras medium tercatat Rp 13.454 per kilogram, turun Rp 69 atau setara 0,51 persen.

Di sisi lain, harga jagung di tingkat peternak tercatat mengalami kenaikan. Jagung pakan ternak berada di harga Rp 6.907 per kilogram, naik Rp 67 atau 0,98 persen.

Komoditas kedelai biji kering impor juga mengalami kenaikan meski tipis. Harga kedelai impor tercatat Rp 10.824 per kilogram, naik Rp 20 atau 0,19 persen.

baca juga

Beralih ke sektor protein hewani, harga daging ayam ras tercatat Rp 38.970 per kilogram, turun Rp 892 atau 2,24 persen.

Penurunan juga terjadi pada daging kerbau beku impor yang berada di harga Rp 106.447 per kilogram, turun Rp 750 atau 0,70 persen.

Sementara itu, harga daging kerbau segar lokal tercatat Rp 138.500 per kilogram, turun Rp 968 atau 0,69 persen. Berbeda dengan itu, harga daging sapi murni justru naik tipis ke level Rp 136.224 per kilogram, naik Rp 251 atau setara 0,18 persen.

Untuk komoditas ikan, pergerakan harga terpantau bervariasi. Harga ikan tongkol tercatat Rp 35.892 per kilogram, naik Rp 82 atau 0,23 persen. Ikan bandeng juga mengalami kenaikan dengan harga Rp 35.897 per kilogram, naik Rp 185 atau 0,52 persen.

Kenaikan harga lebih tinggi tercatat pada ikan kembung. Komoditas ini berada di level Rp 44.825 per kilogram, naik Rp 933 atau 2,13 persen.

Dari kelompok pangan olahan, harga tepung terigu kemasan tercatat Rp 12.694 per kilogram, turun Rp 258 atau 1,99 persen. Tepung terigu curah juga turun ke level Rp 9.616 per kilogram, turun Rp 95 atau 0,98 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan

Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan

Bisnis | Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:55 WIB

Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras

Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 18:42 WIB

Pemerintah Mau Stop Kran Impor Gula, Spekulan Siap Ambil Untung

Pemerintah Mau Stop Kran Impor Gula, Spekulan Siap Ambil Untung

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:46 WIB

Terkini

Review Atonement: Saat Perang Usai, Rasa Bersalah Berubah Jadi Medan Tempur

Review Atonement: Saat Perang Usai, Rasa Bersalah Berubah Jadi Medan Tempur

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:15 WIB

7 Cara Menentukan Shio untuk Orang yang Lahir Bulan Januari dan Februari sebelum Imlek

7 Cara Menentukan Shio untuk Orang yang Lahir Bulan Januari dan Februari sebelum Imlek

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Warga Sakit hingga Lansia Terancam Terusir dari Rusun, DPRD DKI Soroti Penertiban Tak Humanis

Warga Sakit hingga Lansia Terancam Terusir dari Rusun, DPRD DKI Soroti Penertiban Tak Humanis

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Geger Penemuan Mayat Pria Terikat Borgol di Bekas Bangunan SPPG

Geger Penemuan Mayat Pria Terikat Borgol di Bekas Bangunan SPPG

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:13 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Manfaatnya Harus Dirasakan Pekerja

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Manfaatnya Harus Dirasakan Pekerja

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Moisturizer Dipakai Sebelum atau Sesudah Serum? Ini Urutannya agar Hasil Maksimal

Moisturizer Dipakai Sebelum atau Sesudah Serum? Ini Urutannya agar Hasil Maksimal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Lagu 'Haters' Kotak Mengajarkan Cara Terbaik Menikmati Hidup Tanpa Beban

Lagu 'Haters' Kotak Mengajarkan Cara Terbaik Menikmati Hidup Tanpa Beban

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Update RUU Perampasan Aset, Komjak: Illicit Enrichment dari PBB Itu Bersifat Imbauan

Update RUU Perampasan Aset, Komjak: Illicit Enrichment dari PBB Itu Bersifat Imbauan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Tangan Sering Kesemutan Saat Tidur, Kenali Perbedaan CTS dan Saraf Terjepit di Leher

Tangan Sering Kesemutan Saat Tidur, Kenali Perbedaan CTS dan Saraf Terjepit di Leher

Health | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Deteksi Dini Malnutrisi pada Anak Tak Harus Rumit, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Detik

Deteksi Dini Malnutrisi pada Anak Tak Harus Rumit, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Detik

Health | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:54 WIB

×