Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan

Dythia Novianty

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:55 WIB
Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan
Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani. [Antara]
baca 10 detik
  • Perum Bulog membutuhkan suntikan dana APBN untuk mendukung pengadaan target empat juta ton beras tahun 2026.
  • Direktur Utama Bulog sedang berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan membahas skema pendanaan paling efisien.
  • Target CBP naik menjadi empat juta ton guna memperkuat SPHP dan mempercepat penyaluran bantuan pangan pemerintah.

Suara.com - Perum Bulog berharap adanya suntikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendukung rencana pengadaan empat juta ton beras pada 2026.

Dukungan anggaran dinilai krusial agar penyerapan gabah petani dapat berjalan optimal tanpa membebani keuangan perusahaan akibat biaya bunga yang tinggi.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan, pihaknya saat ini tengah menyiapkan kebutuhan anggaran sekaligus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Keuangan untuk membahas skema pendanaan yang paling efisien.

“Anggaran sedang kita siapkan, dan dalam waktu dekat ini kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan. Kita akan rapat secepatnya, khususnya untuk tugas penyerapan empat juta ton beras ditambah satu juta ton jagung,” ujar Rizal dilansir dari laman Antara, Sabtu (3/1/2026).

Pada 2026, Bulog memang mendapat mandat besar untuk menyerap empat juta ton setara beras serta tambahan satu juta ton jagung.

Namun, Rizal menilai pembiayaan melalui pinjaman perbankan, khususnya bank-bank Himbara, berisiko meningkatkan beban bunga dan menekan efisiensi pengadaan pangan nasional.

Ilustrasi pekerja mengangkut beras saat bongkar muat di gudang Bulog. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa]
Ilustrasi pekerja mengangkut beras saat bongkar muat di gudang Bulog. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa]

“Harapan kami tentu bisa mendapat dukungan dana APBN, kalau perlu, sehingga tidak ada bunga-bunga lagi. Kalau harus pinjam di bank-bank Himbara, bunganya kan agak tinggi,” katanya.

Selain APBN, Bulog juga membuka peluang memanfaatkan dana dari Operator Investasi Pemerintah (OIP) yang menawarkan bunga lebih rendah.

Skema ini dinilai penting untuk menjaga likuiditas Bulog, terutama saat masa panen raya, agar penyerapan beras dan jagung petani tidak tersendat.

baca juga

“Mudah-mudahan kita bisa dapat APBN ataupun dana bantuan OIP yang bunganya hanya sekitar dua persen,” tutur Rizal.

Dengan dukungan pendanaan yang memadai, Bulog optimistis pengadaan pangan dapat berjalan lancar.

Hal ini tidak hanya menjaga harga pembelian gabah tetap stabil, tetapi juga memperkuat cadangan pangan nasional menjelang 2026.

“Nanti kami akan menghadap Pak Menteri Keuangan supaya ada tindak lanjut secepatnya terkait penyerapan beras maupun jagung,” bebernya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan pemerintah telah menetapkan target Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar empat juta ton pada 2026, naik dari sebelumnya tiga juta ton.

Langkah ini diambil untuk memperkuat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta mempercepat penyaluran bantuan pangan.

“Tadi kami putuskan cadangan beras pemerintah dari tiga juta ton kita naikkan menjadi empat juta ton, supaya lebih mudah untuk SPHP, bantuan pangan, dan lain sebagainya,” kata Zulkifli Hasan, atau Zulhas, beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Akui Ada Kementerian Lelet Serap Anggaran, Dana Dikembalikan Tembus Rp 4,5 T

Purbaya Akui Ada Kementerian Lelet Serap Anggaran, Dana Dikembalikan Tembus Rp 4,5 T

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 16:27 WIB

Harga Pangan Bergerak Turun Hari Ini, Cabai hingga Beras Ikut Melunak

Harga Pangan Bergerak Turun Hari Ini, Cabai hingga Beras Ikut Melunak

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:38 WIB

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Impor Beras untuk Industri

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Impor Beras untuk Industri

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 19:37 WIB

Mampukah Dana Siap Pakai dalam APBN ala Prabowo Bisa Pulihkan Sumatera?

Mampukah Dana Siap Pakai dalam APBN ala Prabowo Bisa Pulihkan Sumatera?

Bisnis | Sabtu, 13 Desember 2025 | 19:18 WIB

Usulan Kiai ke Prabowo: Bersihkan Jutaan Kayu Gelondongan Bencana Tanpa Bebani APBN!

Usulan Kiai ke Prabowo: Bersihkan Jutaan Kayu Gelondongan Bencana Tanpa Bebani APBN!

Bisnis | Sabtu, 13 Desember 2025 | 13:23 WIB

50 Harta Taipan RI Tembus Rp 4.980 Triliun, APBN Menkeu Purbaya Kalah Telak!

50 Harta Taipan RI Tembus Rp 4.980 Triliun, APBN Menkeu Purbaya Kalah Telak!

Bisnis | Sabtu, 13 Desember 2025 | 12:10 WIB

Terkini

5 Tips Memilih Kaus Kaki untuk Jalan Jauh agar Tidak Lecet dan Bau, Melangkah Makin Nyaman

5 Tips Memilih Kaus Kaki untuk Jalan Jauh agar Tidak Lecet dan Bau, Melangkah Makin Nyaman

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:03 WIB

Review Flex x Cop Season 1: Aksi Anak Konglomerat Memburu Pelaku Kejahatan

Review Flex x Cop Season 1: Aksi Anak Konglomerat Memburu Pelaku Kejahatan

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Sudah Bayar Rp650 Juta, Uang Orang Tua Mahasiswa Unsoed Malah Buat Biaya Cat Gedung

Sudah Bayar Rp650 Juta, Uang Orang Tua Mahasiswa Unsoed Malah Buat Biaya Cat Gedung

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Konflik Memanas, Warga Desak KPK Telusuri Duit Sawit yang Dikelola Agrinas

Konflik Memanas, Warga Desak KPK Telusuri Duit Sawit yang Dikelola Agrinas

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Ulasan Na Willa: Ketika Dunia Sederhana Anak-Anak Mengajarkan Arti Bertumbuh

Ulasan Na Willa: Ketika Dunia Sederhana Anak-Anak Mengajarkan Arti Bertumbuh

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop agar Hasil Pencarian Tidak Blur

Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop agar Hasil Pencarian Tidak Blur

Tekno | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:27 WIB

355 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Terbanyak Pelalawan

355 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Terbanyak Pelalawan

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Desa Adat Sade Lombok Terbakar Hebat, Sejumlah Rumah Tradisional Ludes Dilalap Api

Desa Adat Sade Lombok Terbakar Hebat, Sejumlah Rumah Tradisional Ludes Dilalap Api

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:17 WIB

4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 23 Agustus 2026, Masa Sulit Segera Berakhir

4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 23 Agustus 2026, Masa Sulit Segera Berakhir

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Tembus Angka Miliaran, Pameran HUT ke-81 Jateng Bawa UMKM Lokal 'Go International' hingga Malaysia!

Tembus Angka Miliaran, Pameran HUT ke-81 Jateng Bawa UMKM Lokal 'Go International' hingga Malaysia!

Jawa Tengah | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×