Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dekarbonisasi Jadi Syarat Mutlak Industri Manufaktur RI Tembus Pasar Ekspor

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 05 Januari 2026 | 17:59 WIB
Dekarbonisasi Jadi Syarat Mutlak Industri Manufaktur RI Tembus Pasar Ekspor
Ilustrasi. Implementasi penuh Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) oleh Uni Eropa tahun ini memaksa sektor manufaktur nasional mempercepat dekarbonisasi agar tetap kompetitif. Foto Pixbay.
baca 10 detik
  • SUN Energy pimpin dekarbonisasi industri 2026 lewat integrasi PLTS dan teknologi baterai BESS.
  • Kapasitas PLTS industri capai 240 MW; fokus pada efisiensi emisi untuk penuhi standar CBAM Eropa. 
  • Inovasi CBESS pertama di sektor tambang dukung pasokan energi bersih yang stabil dan terintegrasi.

Suara.com - Memasuki awal tahun 2026, operasional rendah karbon bukan lagi sekadar pilihan bagi pelaku industri di Indonesia, melainkan prasyarat mutlak untuk menembus pasar global.

Implementasi penuh Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) oleh Uni Eropa tahun ini memaksa sektor manufaktur nasional mempercepat dekarbonisasi agar tetap kompetitif.

Menjawab tantangan tersebut, SUN Energy mempertegas arah bisnisnya dengan menawarkan solusi keberlanjutan terintegrasi. Tidak hanya fokus pada pemasangan panel surya, perusahaan kini mengandalkan integrasi antara pembangkitan, penyimpanan energi melalui Battery Energy Storage System (BESS), serta sistem manajemen digital untuk memastikan efisiensi emisi yang sistematis.

Data PLN mencatat pertumbuhan pesat PLTS Atap yang kini mencapai 11.392 pelanggan dengan kapasitas 772,9 MW. Di tengah tren ini, SUN Energy mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pengembang terbesar dengan kapasitas terpasang di Indonesia mencapai 240 MW.

Pertumbuhan signifikan tercatat pada sektor dengan intensitas energi tinggi, seperti semen, FMCG, kertas, elektronik, hingga otomotif yang terkonsentrasi di pusat manufaktur Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten. Secara global, SUN Energy bahkan telah mengoperasikan proyek sebesar 420 MW di empat negara, yang berkontribusi pada penurunan emisi karbon hingga 506 juta kg CO.

Salah satu tonggak penting SUN Energy adalah keberhasilan implementasi Containerized Battery Energy Storage System (CBESS) di sektor pertambangan pada 2025. Proyek ini merupakan yang pertama di Indonesia, memungkinkan optimalisasi energi bersih untuk operasional industri dengan karakteristik beban tinggi dan fluktuatif.

“Fokus kami pada 2026 tidak hanya pada proyek surya, tetapi juga pada pengembangan teknologi penyimpanan energi (BESS). Integrasi antara pembangkitan dan penyimpanan menjadi pondasi penting untuk memastikan keandalan pasokan sekaligus efisiensi emisi,” ujar Emmanuel Jefferson Kuesar, CEO SUN Energy.

Ke depan, SUN Energy memperluas kolaborasi dengan kawasan industri strategis seperti KIIC, GIIC, dan Jababeka, melayani lebih dari 20 tenant dengan total kapasitas melampaui 20 MW.

“Kami membuka kerja sama yang lebih erat dengan kawasan industri untuk membangun sistem energi terintegrasi, termasuk integrasi dengan elektrifikasi armada kendaraan operasional dan infrastruktur kendaraan listrik. Pendekatan ini memungkinkan industri mengelola energi dan emisi secara menyeluruh, dari sumber energi, penyimpanan, hingga mobilitas, sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang.” katanya.

baca juga

Memasuki 2026, SUN Energy akan melanjutkan penguatan peran di sektor industri sekaligus memperluas keterlibatan di segmen Independent Power Producer (IPP) guna mendukung pengembangan proyek energi surya berskala lebih besar. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat kontribusi terhadap bauran energi nasional serta memperluas jangkauan solusi energi surya.

Sejalan dengan perluasan segmen tersebut, SUN Energy juga memperkuat ekosistem bisnis melalui integrasi SUN Mobility sebagai solusi elektrifikasi transportasi dan infrastruktur kendaraan listrik, serta SUN Terra yang berfokus pada pengelolaan dan optimalisasi sistem energi surya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kinerja Ekspor November 2025: Sawit dan Batu Bara Melandai, Industri Pengolahan Jadi Penyelamat

Kinerja Ekspor November 2025: Sawit dan Batu Bara Melandai, Industri Pengolahan Jadi Penyelamat

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 14:38 WIB

Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya

Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 17:00 WIB

Catatan Akhir Tahun, Aktivitas Industri Manufaktur RI Melambat

Catatan Akhir Tahun, Aktivitas Industri Manufaktur RI Melambat

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 19:18 WIB

Terkini

Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku

Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku

Sumut | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Membongkar Jual-Beli Kursi Maba Unsoed: Dari 73 Kuota hingga Mahar Rp650 Juta

Membongkar Jual-Beli Kursi Maba Unsoed: Dari 73 Kuota hingga Mahar Rp650 Juta

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe

Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:37 WIB

Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda Hingga Tingkat Desa

Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda Hingga Tingkat Desa

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:37 WIB

Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?

Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah

Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional

Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:12 WIB

Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi

Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026

Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif

Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:48 WIB

×