Kinerja Ekspor November 2025: Sawit dan Batu Bara Melandai, Industri Pengolahan Jadi Penyelamat

Senin, 05 Januari 2026 | 14:38 WIB
Kinerja Ekspor November 2025: Sawit dan Batu Bara Melandai, Industri Pengolahan Jadi Penyelamat
Aktivitas bongkar-muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (20/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Ekspor sawit November merosot 28,86%; batu bara turun 2,72% secara tahunan.
  • Total ekspor RI 2025 tembus USD 256,56 miliar, tumbuh 5,61% ditopang non-migas.
  • Sektor industri pengolahan jadi motor utama ekspor dengan andil 10,41%.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya tekanan pada kinerja ekspor sejumlah komoditas unggulan Indonesia pada November 2025.

Dua komoditas andalan, yakni kelapa sawit dan batu bara, mencatatkan penurunan volume ekspor secara tahunan (year-on-year/yoy).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan bahwa volume ekspor sawit pada November 2025 merosot tajam sebesar 28,86% menjadi 1,36 juta ton. Sementara itu, volume ekspor batu bara juga terkoreksi tipis 2,72% ke angka 34,17 juta ton.

“Volume ekspor sawit dan batu bara secara year on year pada November 2025 sama-sama mengalami penurunan,” ujar Pudji dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Meskipun komoditas energi dan sawit mengalami tekanan di bulan November, sektor mineral menunjukkan performa yang solid secara kumulatif. Ekspor konsentrat tembaga sepanjang Januari–November 2025 telah mencapai 131,36 juta ton dengan nilai menembus USD 4,55 miliar.

Secara total, nilai ekspor Indonesia periode Januari–November 2025 mencapai USD 256,56 miliar, tumbuh 5,61% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini utamanya ditopang oleh kinerja ekspor non-migas yang naik 7,08%, sementara ekspor migas justru anjlok 17,64%.

Pudji menekankan bahwa sektor industri pengolahan menjadi pilar utama pertumbuhan ekspor non-migas dengan andil sebesar 10,41%.

“Ekspor sektor industri pengolahan yang naik cukup besar adalah minyak kelapa sawit, perhiasan, kimia dasar organik, logam dasar bukan besi, hingga semikonduktor dan komponen elektronik,” rincinya.

Ringkasan Performa Ekspor (Januari–November 2025):

Baca Juga: Gebrakan KDM Haramkan Jabar untuk Penanaman Sawit Baru

  • Total Ekspor: USD 256,56 miliar (Naik 5,61% yoy).
  • Ekspor Non-Migas: USD 244,75 miliar (Naik 7,08% yoy).
  • Ekspor Migas: USD 11,81 miliar (Turun 17,64% yoy).

Pencapaian ini menunjukkan bahwa meski volume beberapa komoditas mentah melambat, hilirisasi melalui industri pengolahan dan sektor pertanian tetap mampu menjaga momentum pertumbuhan ekspor nasional di pengujung tahun 2025.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI