Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.195,229
LQ45 726,150
Srikehati 345,455
JII 489,856
USD/IDR 17.090

Menperin Dorong Kawasan Industri Tematik Masuk PSN: Bidik Ketahanan Pangan, Energi, dan Kesehatan

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 06 Januari 2026 | 14:47 WIB
Menperin Dorong Kawasan Industri Tematik Masuk PSN: Bidik Ketahanan Pangan, Energi, dan Kesehatan
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan arah baru pengembangan kawasan industri di Indonesia. Foto ist.
  • Menperin dorong kawasan industri tematik jadi PSN/KEK guna perkuat ketahanan nasional.
  • Ketahanan pangan, energi, dan kesehatan jadi rujukan utama arah pengembangan industri.
  • Proyek Biotown disiapkan jadi pusat farmasi & alat kesehatan berbasis herbal lokal.

Suara.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan arah baru pengembangan kawasan industri di Indonesia. Kedepannya, pembangunan kawasan industri tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi semata, namun wajib selaras dengan kebijakan strategis nasional dan kebutuhan pembangunan jangka panjang.

Salah satu strategi utama yang diusung adalah mendorong pembentukan kawasan industri tematik. Kawasan ini nantinya akan diarahkan untuk mendapatkan status sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) maupun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) agar mendapatkan dukungan fasilitas dari negara.

“Kita akan mengupayakan pembentukan kawasan industri yang nantinya bisa kita arahkan menjadi PSN atau KEK. Hal ini sangat tergantung pada tema kawasan tersebut agar selaras dengan kebutuhan negara,” ujar Agus dalam keterangannya, Selasa (6/11/2025).

Kemenperin akan melakukan penilaian selektif terhadap setiap usulan kawasan industri baru. Rujukan utamanya adalah kesesuaian dengan agenda besar pemerintah seperti ketahanan energi, ketahanan pangan dan ketahanan kesehatan.

Sebagai langkah nyata, Menperin mengungkapkan adanya proposal dari grup usaha besar untuk membangun Biotown. Kawasan industri tematik ini dirancang khusus sebagai pusat pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan nasional.

Keunggulan utama Biotown adalah pemanfaatan kekayaan sumber daya alam Indonesia sebagai basis produksi. “Obat-obatan yang dikembangkan nantinya akan berbasis herbal dan kekayaan alam kita sendiri,” jelas Agus.

Konsep ini dinilai ideal karena tidak hanya menciptakan nilai tambah ekonomi, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada bahan baku obat impor. Menperin menekankan bahwa model tematik seperti Biotown adalah masa depan industri nasional yang harus terus dicari dan didukung untuk memperkuat kedaulatan bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dekarbonisasi Jadi Syarat Mutlak Industri Manufaktur RI Tembus Pasar Ekspor

Dekarbonisasi Jadi Syarat Mutlak Industri Manufaktur RI Tembus Pasar Ekspor

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 17:59 WIB

Menperin Beri Bocoran Insentif Otomotif 2026, Tak Mau Bikin Negara 'Cekak'

Menperin Beri Bocoran Insentif Otomotif 2026, Tak Mau Bikin Negara 'Cekak'

Otomotif | Senin, 05 Januari 2026 | 14:25 WIB

Menperin Minta Insentif Sektor Otomotif ke Purbaya untuk Cegah PHK

Menperin Minta Insentif Sektor Otomotif ke Purbaya untuk Cegah PHK

Otomotif | Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:06 WIB

Terkini

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:05 WIB

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:27 WIB

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:05 WIB

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:58 WIB

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:57 WIB

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:17 WIB

Plastik Makin Mahal, Efeknya Bisa Bikin Harga Barang Ikut Naik

Plastik Makin Mahal, Efeknya Bisa Bikin Harga Barang Ikut Naik

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:09 WIB

Rupiah Tertekan saat Fundamental Ekonomi Kokoh, Peluang Dongkrak Ekspor

Rupiah Tertekan saat Fundamental Ekonomi Kokoh, Peluang Dongkrak Ekspor

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 17:41 WIB

Pemerintah Mau Bangun Tol Gilimanuk-Mengwi, Butuh Duit Rp12,7 Triliun

Pemerintah Mau Bangun Tol Gilimanuk-Mengwi, Butuh Duit Rp12,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 17:38 WIB