Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Rupiah Masih Loyo ke Level Rp16.776 saat Lawan Dolar Amerika Serikat, Apa Penyebabnya?

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 07 Januari 2026 | 09:45 WIB
Rupiah Masih Loyo ke Level Rp16.776 saat Lawan Dolar Amerika Serikat, Apa Penyebabnya?
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup melemah 0,11% pada Rabu (7/1/2026) di level Rp16.776 per dolar AS.
  • Mata uang Asia mayoritas mengalami pelemahan terhadap dolar AS, dengan Peso Filipina tertekan terdalam.
  • Pelemahan rupiah dipicu sentimen global dan antisipasi investor terhadap data ekonomi penting Amerika Serikat.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih belum bangkit dari zona merah di pembukaan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Rabu (7/1/2026) ditutup pada level Rp16.776 per dolar Amerika Serikat (AS).

Alhasil, rupiah melemah 0,11 persen dibanding penutupan pada Selasa yang berada di level Rp 16.758 dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.762 per dolar AS.

Saat ini, pergerakan mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan melemah.

Hal itu terlihat dengan mata uang Peso Filipina mencatat pelemahan terdalam yakni 0,18 persen, disusul rupiah yang melemah 0,12 persen, baht Thailand melemah 0,09 persen.

Ilustrasi Ringgit Malaysia. (Shuttetstock)
Ilustrasi Ringgit Malaysia. (Shuttetstock)

Ringgit Malaysia melemah 0,09 persen, dolar Taiwan melemah 0,06 persen, yuan China melemah 0,06 persen, won Korea melemah 0,04 persen, dolar Singapura melemah 0,04 persen yen Jepang melemah 0,03 persen.

Diikuti oleh dan dolar Hong Kong melemah 0,01 persen terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98,54, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 98,58.

baca juga

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah melemah dikarenakan sentimen global. Tekanan ini membuat pergerakan rupiah masih belum stabil.

"Rupiah diperkirakan akan datar dengan potensi melemah terhadap dolar AS yang rebound oleh pernyataan hawkish pejabat the Fed Barkin," katanya saat dihubungi Suara.com.

Sentimen inilah yang membuat investor masih wait and see sehingga rupiah mengalami tekanan. Apalagi, data ekonomi Amerika yang segera rilis akan memengaruhi pergerakan rupiah.

"Namun investor cenderung wait and see mengantisipasi serangkaian data ekonomi penting dari AS dan Indonesia. Range 16.700-16.800," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Bangkit Perlahan, Dolar AS Mulai Terpojok ke Level Rp16.760

Rupiah Bangkit Perlahan, Dolar AS Mulai Terpojok ke Level Rp16.760

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 09:57 WIB

Nilai Tukar Rupiah Drop Lagi, Ini Pemicunya

Nilai Tukar Rupiah Drop Lagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 17:30 WIB

Rupiah Bisa 'Bernafas Lega' Jelang Akhir Tahun

Rupiah Bisa 'Bernafas Lega' Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 13:02 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah pada Akhir Pekan, Ini Penyebabnya

Nilai Tukar Rupiah Melemah pada Akhir Pekan, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 19:27 WIB

Mulai Bangkit, Rupiah Beri Tekanan pada Dolar ke Level Rp16.706

Mulai Bangkit, Rupiah Beri Tekanan pada Dolar ke Level Rp16.706

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 09:44 WIB

Penggunaan Dolar AS Mulai Ditinggalkan, Indonesia-Jepang Pilih Mata Uang Lokal

Penggunaan Dolar AS Mulai Ditinggalkan, Indonesia-Jepang Pilih Mata Uang Lokal

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 09:30 WIB

Terkini

Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!

Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:27 WIB

Target Operasi 2030, PGE Tajak Sumur Eksplorasi Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3

Target Operasi 2030, PGE Tajak Sumur Eksplorasi Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:23 WIB

Pos Indonesia Tingkatkan Pemahaman Tata Kelola Perusahaan dan Mitigasi Risiko Hukum

Pos Indonesia Tingkatkan Pemahaman Tata Kelola Perusahaan dan Mitigasi Risiko Hukum

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11 WIB

Kapal Tanker Pertamina Lolos, Selat Hormuz Dipastikan Aman?

Kapal Tanker Pertamina Lolos, Selat Hormuz Dipastikan Aman?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:39 WIB

Susul Gamsunoro, Kapal Pertamina Pride Lolos dari Selat Hormuz, Langsung Menuju Cilacap

Susul Gamsunoro, Kapal Pertamina Pride Lolos dari Selat Hormuz, Langsung Menuju Cilacap

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:19 WIB

Dengan BRI KPR Take Over, Anda Bisa Miliki Sejumlah Keuntungan, Yuk Cek di Sini!

Dengan BRI KPR Take Over, Anda Bisa Miliki Sejumlah Keuntungan, Yuk Cek di Sini!

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:14 WIB

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Anjlok Semua, Ikutan Tren Global

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Anjlok Semua, Ikutan Tren Global

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:59 WIB

Resmi Melantai di BEI, Emiten PRDL Incar Dana Rp62,75 Miliar

Resmi Melantai di BEI, Emiten PRDL Incar Dana Rp62,75 Miliar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:51 WIB

Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga

Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:21 WIB

Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif

Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:11 WIB

×