Rupiah Masih Loyo ke Level Rp16.776 saat Lawan Dolar Amerika Serikat, Apa Penyebabnya?

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 07 Januari 2026 | 09:45 WIB
Rupiah Masih Loyo ke Level Rp16.776 saat Lawan Dolar Amerika Serikat, Apa Penyebabnya?
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup melemah 0,11% pada Rabu (7/1/2026) di level Rp16.776 per dolar AS.
  • Mata uang Asia mayoritas mengalami pelemahan terhadap dolar AS, dengan Peso Filipina tertekan terdalam.
  • Pelemahan rupiah dipicu sentimen global dan antisipasi investor terhadap data ekonomi penting Amerika Serikat.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih belum bangkit dari zona merah di pembukaan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Rabu (7/1/2026) ditutup pada level Rp16.776 per dolar Amerika Serikat (AS).

Alhasil, rupiah melemah 0,11 persen dibanding penutupan pada Selasa yang berada di level Rp 16.758 dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.762 per dolar AS.

Saat ini, pergerakan mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan melemah.

Hal itu terlihat dengan mata uang Peso Filipina mencatat pelemahan terdalam yakni 0,18 persen, disusul rupiah yang melemah 0,12 persen, baht Thailand melemah 0,09 persen.

Ilustrasi Ringgit Malaysia. (Shuttetstock)
Ilustrasi Ringgit Malaysia. (Shuttetstock)

Ringgit Malaysia melemah 0,09 persen, dolar Taiwan melemah 0,06 persen, yuan China melemah 0,06 persen, won Korea melemah 0,04 persen, dolar Singapura melemah 0,04 persen yen Jepang melemah 0,03 persen.

Diikuti oleh dan dolar Hong Kong melemah 0,01 persen terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98,54, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 98,58.

baca juga

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah melemah dikarenakan sentimen global. Tekanan ini membuat pergerakan rupiah masih belum stabil.

"Rupiah diperkirakan akan datar dengan potensi melemah terhadap dolar AS yang rebound oleh pernyataan hawkish pejabat the Fed Barkin," katanya saat dihubungi Suara.com.

Sentimen inilah yang membuat investor masih wait and see sehingga rupiah mengalami tekanan. Apalagi, data ekonomi Amerika yang segera rilis akan memengaruhi pergerakan rupiah.

"Namun investor cenderung wait and see mengantisipasi serangkaian data ekonomi penting dari AS dan Indonesia. Range 16.700-16.800," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Bangkit Perlahan, Dolar AS Mulai Terpojok ke Level Rp16.760

Rupiah Bangkit Perlahan, Dolar AS Mulai Terpojok ke Level Rp16.760

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 09:57 WIB

Nilai Tukar Rupiah Drop Lagi, Ini Pemicunya

Nilai Tukar Rupiah Drop Lagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 17:30 WIB

Rupiah Bisa 'Bernafas Lega' Jelang Akhir Tahun

Rupiah Bisa 'Bernafas Lega' Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 13:02 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah pada Akhir Pekan, Ini Penyebabnya

Nilai Tukar Rupiah Melemah pada Akhir Pekan, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 19:27 WIB

Mulai Bangkit, Rupiah Beri Tekanan pada Dolar ke Level Rp16.706

Mulai Bangkit, Rupiah Beri Tekanan pada Dolar ke Level Rp16.706

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 09:44 WIB

Penggunaan Dolar AS Mulai Ditinggalkan, Indonesia-Jepang Pilih Mata Uang Lokal

Penggunaan Dolar AS Mulai Ditinggalkan, Indonesia-Jepang Pilih Mata Uang Lokal

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 09:30 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×