Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Makin Terperosok ke Level Rp 16.758 per USD Hari Ini

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:33 WIB
Rupiah Makin Terperosok ke Level Rp 16.758 per USD Hari Ini
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup melemah 0,11 persen menjadi Rp 16.758 per USD pada Selasa, 6 Januari 2025.
  • Pelemahan rupiah dipicu sentimen global dan data perdagangan domestik yang menunjukkan penurunan ekspor.
  • Analis menyarankan Bank Indonesia segera melakukan intervensi agar rupiah tidak mengalami pelemahan lebih dalam.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih belum bangkit dari zona merah di penutupan Selasa, 6 Januari 2025. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 16.758 per USD.

Alhasil, rupiah melemah 0,11 persen dibanding penutupan pada Senin yang berada di level Rp 16.740 per USD.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.762 per dolar AS.

Ilustrasi uang rupiah. [Antara]
Ilustrasi uang rupiah. [Antara]

Saat ini pergerakan mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan menguat. Di mana, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,6 persen. 

Selanjutnya ada baht Thailand yang menanjak 0,39 persen dan dolar Singapura yang terkerek 0,24 persen. Disusul, yuan China yang terangkat 0,12 persen.

Berikutnya, rupee India terapresiasi 0,07 persen dan yen Jepang naik 0,03 persen. Lalu dolar Taiwan yang sudah ditutup menguat tipis 0,02 persen.

Sentimen Pelemahan Rupiah

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah dikarenakan sentimen global dan dalam negeri. Namun data perdagangan Indonesia mengecewakan yang dirilis Senin masih membebani. 

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS masih terbebani oleh data perdagangan yang menunjukkan penurunan ekspor yang besar dan impor yang stagnan, meningkatkan prospek pemangkasan suku bunga oleh BI," katanya saat dihubungi Suara.com.

baca juga

Lukman menuturkan, rupiah seharusnya bisa mengambil momentum saat indeks USD sendiri masih melemah hari ini. Untuk itu, Bank Indonesia harus segera mengintervensi rupiah agar tidak mengalami pelemahan yang lebih dalam.

"Rupiah jelas masih terbebani mengingat investor cenderung menghindari rupiah menjelang data-data ekonomi penting AS seperti NFP pekan ini, dan data cadangan devisa Indonesia. Rupiah hanya bisa mneguat dengan intervensi BI. Range Rp 16.700 - Rp 16.850," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela

Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:29 WIB

Kurs Dolar AS Makin Tinggi, Cek Nilainya di Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA

Kurs Dolar AS Makin Tinggi, Cek Nilainya di Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 10:47 WIB

Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.740 terhadap Dolar Amerika Serikat

Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.740 terhadap Dolar Amerika Serikat

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 10:00 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×