Fakta-fakta Ekspansi NINE: Benarkah Akuisisi Tambang Mongolia Senilai Rp1,6 Triliun

M Nurhadi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:32 WIB
Fakta-fakta Ekspansi NINE: Benarkah Akuisisi Tambang Mongolia Senilai Rp1,6 Triliun
Ilustrasi pergerakan saham hari ini di IHSG BEI [Antara]
baca 10 detik
  • PT Techno9 Indonesia (NINE) akan bertransformasi ke sektor pertambangan melalui akuisisi aset di Mongolia.
  • Akuisisi aset senilai indikatif US$100 juta ini didanai penuh melalui skema *rights issue* tanpa kas internal.
  • NINE menargetkan penyerahan Pendaftaran *rights issue* kepada otoritas selambat-lambatnya pada Kuartal II tahun 2026.

Suara.com - Rencana transformasi bisnis PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) ke sektor pertambangan di bawah kendali pemegang saham baru, Poh Group, menarik perhatian pasar.

Berikut adalah fakta-fakta kunci berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan per Rabu, 7 Januari 2026:

1. Skema Pendanaan Tanpa Kas Internal

Direktur NINE, Nuzwan Gufron, menegaskan bahwa proses akuisisi aset tambang ini sepenuhnya akan menggunakan skema Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Perseroan memastikan tidak akan menggunakan kas internal maupun pinjaman dari perbankan atau pihak ketiga dalam transaksi ini.

2. Jadwal Pernyataan Pendaftaran

NINE menargetkan untuk menyerahkan Pernyataan Pendaftaran rights issue kepada otoritas terkait paling lambat pada Kuartal II tahun 2026.

3. Nilai dan Profil Aset di Mongolia

Nilai Indikatif: Aset tambang tersebut diperkirakan bernilai US$100 juta atau setara dengan Rp1,6 triliun (angka final menunggu penilaian independen).

baca juga

Pemilik Awal: Aset saat ini dimiliki oleh Poh Golden Ger Resources Pte Ltd (PGGR), perusahaan yang terafiliasi dengan pengendali NINE.

Skala Operasional: PGGR mengoperasikan tambang terbuka (open pit) dan tambang bawah tanah (underground) dengan total aset grup mencapai US$500 juta serta mempekerjakan lebih dari 1.000 karyawan.

4. Penguasaan Hak Opsi

Saat ini, NINE telah mengamankan hak opsi untuk mengambil alih aset di Mongolia tersebut dalam jangka waktu 12 bulan ke depan.

5. Perubahan Pengendali Saham

Aksi korporasi ini merupakan bagian dari langkah strategis setelah Poh Group resmi masuk sebagai pemegang saham utama sekaligus pengendali baru bagi emiten berkode saham NINE tersebut.


DISCLAIMER: Data dan fakta di atas dirangkum dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual saham NINE. Investasi saham memiliki risiko volatilitas dan ketidakpastian aksi korporasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Masih Betah Menghijau Pagi Ini ke Level 8.946

IHSG Masih Betah Menghijau Pagi Ini ke Level 8.946

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 09:19 WIB

Danantara Bagi-bagi Porsi Saham BRI, BNI, Bank Mandiri ke BP BUMN

Danantara Bagi-bagi Porsi Saham BRI, BNI, Bank Mandiri ke BP BUMN

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 08:36 WIB

Rekomendasi Saham-saham Hari Ini, Cek Ada yang Lepas Suspend BEI

Rekomendasi Saham-saham Hari Ini, Cek Ada yang Lepas Suspend BEI

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 08:29 WIB

Terkini

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

×