Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Fakta-fakta Ekspansi NINE: Benarkah Akuisisi Tambang Mongolia Senilai Rp1,6 Triliun

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:32 WIB
Fakta-fakta Ekspansi NINE: Benarkah Akuisisi Tambang Mongolia Senilai Rp1,6 Triliun
Ilustrasi pergerakan saham hari ini di IHSG BEI [Antara]
  • PT Techno9 Indonesia (NINE) akan bertransformasi ke sektor pertambangan melalui akuisisi aset di Mongolia.
  • Akuisisi aset senilai indikatif US$100 juta ini didanai penuh melalui skema *rights issue* tanpa kas internal.
  • NINE menargetkan penyerahan Pendaftaran *rights issue* kepada otoritas selambat-lambatnya pada Kuartal II tahun 2026.

Suara.com - Rencana transformasi bisnis PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) ke sektor pertambangan di bawah kendali pemegang saham baru, Poh Group, menarik perhatian pasar.

Berikut adalah fakta-fakta kunci berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan per Rabu, 7 Januari 2026:

1. Skema Pendanaan Tanpa Kas Internal

Direktur NINE, Nuzwan Gufron, menegaskan bahwa proses akuisisi aset tambang ini sepenuhnya akan menggunakan skema Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Perseroan memastikan tidak akan menggunakan kas internal maupun pinjaman dari perbankan atau pihak ketiga dalam transaksi ini.

2. Jadwal Pernyataan Pendaftaran

NINE menargetkan untuk menyerahkan Pernyataan Pendaftaran rights issue kepada otoritas terkait paling lambat pada Kuartal II tahun 2026.

3. Nilai dan Profil Aset di Mongolia

Nilai Indikatif: Aset tambang tersebut diperkirakan bernilai US$100 juta atau setara dengan Rp1,6 triliun (angka final menunggu penilaian independen).

Pemilik Awal: Aset saat ini dimiliki oleh Poh Golden Ger Resources Pte Ltd (PGGR), perusahaan yang terafiliasi dengan pengendali NINE.

Skala Operasional: PGGR mengoperasikan tambang terbuka (open pit) dan tambang bawah tanah (underground) dengan total aset grup mencapai US$500 juta serta mempekerjakan lebih dari 1.000 karyawan.

4. Penguasaan Hak Opsi

Saat ini, NINE telah mengamankan hak opsi untuk mengambil alih aset di Mongolia tersebut dalam jangka waktu 12 bulan ke depan.

5. Perubahan Pengendali Saham

Aksi korporasi ini merupakan bagian dari langkah strategis setelah Poh Group resmi masuk sebagai pemegang saham utama sekaligus pengendali baru bagi emiten berkode saham NINE tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Masih Betah Menghijau Pagi Ini ke Level 8.946

IHSG Masih Betah Menghijau Pagi Ini ke Level 8.946

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 09:19 WIB

Danantara Bagi-bagi Porsi Saham BRI, BNI, Bank Mandiri ke BP BUMN

Danantara Bagi-bagi Porsi Saham BRI, BNI, Bank Mandiri ke BP BUMN

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 08:36 WIB

Rekomendasi Saham-saham Hari Ini, Cek Ada yang Lepas Suspend BEI

Rekomendasi Saham-saham Hari Ini, Cek Ada yang Lepas Suspend BEI

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 08:29 WIB

Terkini

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB