Saham-saham Komoditas Jadi Penyelamat, IHSG Kembali ke Level 8.948

Achmad Fauzi

Selasa, 13 Januari 2026 | 17:22 WIB
Saham-saham Komoditas Jadi Penyelamat, IHSG Kembali ke Level 8.948
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG ditutup menguat 0,72 persen pada Selasa, 13 Januari 2026, ditahan oleh kenaikan komoditas meski ada ketidakpastian pasar.
  • Rupiah melemah terhadap dolar AS menjadi Rp16.877, didorong permintaan aset *safe haven* akibat ketidakpastian global.
  • Pemerintah memastikan realisasi B40 tahun ini, yang berpotensi positif bagi fundamental saham sektor kelapa sawit.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Selasa, 13 Januari 2026, meski pergerakannya berlangsung fluktuatif sepanjang sesi.

IHSG berakhir di level 8.948 atau naik 0,72 persen, seiring sentimen pasar yang masih cenderung mixed.

Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya mengemukakan, meningkatnya ketidakpastian baik dari dalam negeri maupun global menjadi faktor penekan pergerakan IHSG.

Namun, kenaikan harga sejumlah komoditas mampu menahan tekanan tersebut dan mendorong penguatan saham-saham berbasis komoditas.

Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Secara teknikal, pergerakan IHSG menunjukkan tanda-tanda konsolidasi. Histogram positif pada indikator MACD tercatat mulai menyempit, sementara Stochastic RSI bergerak menurun ke arah area pivot. Kondisi ini mengindikasikan potensi pergerakan terbatas dalam jangka pendek.

IHSG diperkirakan masih akan bergerak konsolidatif di rentang 8.840–9.000. Selama indeks belum mampu ditutup di atas level resistance 9.000, peluang penguatan diperkirakan masih terbatas.

Sementara itu, koreksi dinilai masih wajar selama IHSG tidak ditutup di bawah level support 8.730, dengan pivot berada di area 8.900.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah kembali melemah di pasar spot. Rupiah ditutup di level Rp16.877 per dolar AS, sejalan dengan penguatan indeks dolar AS dan melemahnya mayoritas mata uang Asia. Eskalasi ketidakpastian global mendorong peningkatan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven.

Dari sentimen domestik, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian memastikan program mandatori campuran Bahan Bakar Nabati (BBN) biodiesel berbasis minyak sawit sebesar 40 persen (B40) pada bahan bakar solar akan direalisasikan tahun ini. Sementara itu, kebijakan B50 masih dalam tahap kajian dan diharapkan siap diimplementasikan pada paruh kedua 2026.

baca juga

Penerapan B40 dan rencana B50 dinilai berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus mendukung pengembangan energi bersih. Kebijakan ini juga diperkirakan memberikan sentimen positif bagi fundamental saham-saham di sektor perkebunan kelapa sawit atau CPO.

Dari eksternal, pelaku pasar akan mencermati sejumlah rilis data ekonomi penting. Dari China, investor menanti data neraca perdagangan (trade balance) Desember 2025 yang diperkirakan mencatat surplus sebesar USD 105 miliar, turun dari USD 111,68 miliar pada November 2025.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 60,53 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 33,47 triliun, serta frekuensi sebanyak 3,75 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 359 saham bergerak naik, sedangkan 349 saham mengalami penurunan, dan 251 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, SOLA, ASPR, IFSH, SOTS, SKBM, SOHO, INDS, NICK, SSTM, MBMA, WEHA.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, POLU, LIFE, DKHH, NATO, VICI, NETV, DEWA, GTSI, BBSS, NINE, UDNG.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Investor Ritel BUMI Melejit saat Chengdong Lepas Miliaran Lembar Saham

Jumlah Investor Ritel BUMI Melejit saat Chengdong Lepas Miliaran Lembar Saham

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 13:07 WIB

Bisnis Darma Mangkuluhur, Cucu Soeharto Punya Saham Melimpah dan Gurita Usaha

Bisnis Darma Mangkuluhur, Cucu Soeharto Punya Saham Melimpah dan Gurita Usaha

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:49 WIB

Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA

Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:16 WIB

Terkini

KPK Sita Rp 800 Juta yang Dikembalikan Hercules, Diduga Terkait Pengelolaan Lahan Summarecon

KPK Sita Rp 800 Juta yang Dikembalikan Hercules, Diduga Terkait Pengelolaan Lahan Summarecon

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:14 WIB

Syariah Card Bank Mega Syariah Tumbuh 73,06 Persen, Dukung Gaya Hidup Halal

Syariah Card Bank Mega Syariah Tumbuh 73,06 Persen, Dukung Gaya Hidup Halal

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:14 WIB

Jebakan Halusinasi Kemenangan, Mengapa Judi Online Bikin Orang Ketagihan?

Jebakan Halusinasi Kemenangan, Mengapa Judi Online Bikin Orang Ketagihan?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Tipis, WTI Masih di Atas 97 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Dunia Turun Tipis, WTI Masih di Atas 97 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Keistimewaan Weton Jumat Legi: Neptu 11, Watak, dan Limpahan Rezeki Menurut Primbon Jawa

Keistimewaan Weton Jumat Legi: Neptu 11, Watak, dan Limpahan Rezeki Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Nusron Wahid Kembali Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Pertimbangkan Langkah Lanjutan

Nusron Wahid Kembali Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Pertimbangkan Langkah Lanjutan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:30 WIB

×