Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:23 WIB
Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. [Ist]
baca 10 detik
  • Kementerian PU mempercepat pembangunan sabo dam dan check dam di hulu Aceh Tenggara untuk mengendalikan banjir bandang dan melindungi infrastruktur.
  • Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan penanganan banjir harus fokus di hulu sebagai sumber material perusak infrastruktur vital.
  • Pemerintah menargetkan 30-40 titik dam di Aceh, sambil memprioritaskan perbaikan Jembatan Pantai Dona dan meninjau relokasi Puskesmas Jambul Alam.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan sabo dam dan check dam di wilayah hulu sungai di Kabupaten Aceh Tenggara. Langkah ini dinilai strategis untuk mengendalikan banjir bandang sekaligus melindungi infrastruktur vital, termasuk jembatan yang rusak akibat terjangan material saat hujan deras.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan penanganan bencana tidak cukup dilakukan di bagian hilir sungai. Menurutnya, persoalan utama justru berada di wilayah hulu yang menjadi sumber material kayu, batu, dan sedimen saat debit air meningkat.

“Penanganan banjir bandang harus dimulai dari hulu. Sabo dam berfungsi sebagai penangkap material sehingga aliran air ke hilir bisa lebih terkendali dan tidak merusak infrastruktur,” kata Dody dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).

Pelajar melintas di atas jembatan gantung yang baru selesai pembangunannya di Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, Jumat (9/1/2026). [ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/bar]
Pelajar melintas di atas jembatan gantung yang baru selesai pembangunannya di Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, Jumat (9/1/2026). [ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/bar]

Ia menjelaskan, pembangunan sabo dam dan check dam menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi dampak banjir bandang yang kerap merusak fasilitas publik. Tanpa pengendalian di hulu, pembangunan infrastruktur di hilir berpotensi terus mengalami kerusakan berulang.

Untuk memperkuat sistem pengendalian banjir, Kementerian PU merencanakan pembangunan sekitar 30 hingga 40 titik check dam dan sabo dam di wilayah Aceh. Sejumlah titik prioritas berada di daerah rawan banjir bandang, termasuk kawasan hulu di Aceh Tenggara.

Pembangunan tersebut ditargetkan dilakukan secara bertahap dengan percepatan pada lokasi-lokasi strategis. Salah satu fokus utama adalah hulu Sungai Alas, mengingat sungai ini menjadi aliran utama yang kerap membawa material besar saat banjir terjadi.

Jembatan Pantai Dona yang membentang di Sungai Alas disebut sebagai akses vital bagi masyarakat. Infrastruktur ini menghubungkan tiga kecamatan, yakni Lawe Alas, Tanoh Alas, dan Babul Rahman, sehingga keberadaannya sangat menentukan aktivitas sosial dan ekonomi warga setempat.

"Kalau kita mau membangun jembatan, tidak bisa hanya membangun di titik ini saja. Harus dibarengi dengan pembangunan sabo dam di hulunya agar lebih efisien dan berkelanjutan. Sabo dam ini berfungsi sebagai penangkap material agar tidak turun ke hilir,” ujar Dody.

Lebih lanjut, Dody juga meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh untuk membantu percepatan penanganan infrastruktur konektivitas di daerah terdampak. Penanganan Jembatan Pantai Dona diminta dilakukan secara intensif agar segera bisa digunakan kembali.

baca juga

"Saya minta dikerjakan siang dan malam dari dua sisi. Mudah-mudahan dalam waktu 2–3 bulan sudah bisa selesai dan kembali difungsikan," ucap Dody.

Selain Jembatan Pantai Dona, Menteri Dody turut meninjau Jembatan Mbarung di Kecamatan Babussalam yang terdampak bencana banjir bandang pada Kamis, 27 November 2025. Jembatan ini menjadi penghubung empat kecamatan, yakni Lawe Alas, Tanoh Alas, Babul Rahmah, dan Darul Hasanah.

Jembatan Mbarung juga memiliki peran penting dalam mendukung pergerakan ekonomi masyarakat. Akses ini kerap dilalui warga untuk aktivitas perdagangan dan mobilitas sehari-hari, sehingga perbaikannya menjadi perhatian pemerintah pusat.

Tak hanya infrastruktur konektivitas, Menteri Dody juga meninjau Puskesmas Jambul Alam yang berada di kawasan rawan banjir. Ia menilai lokasi fasilitas kesehatan tersebut sudah tidak ideal karena posisinya dekat dengan dasar sungai dan memiliki risiko tinggi terdampak bencana.

"Puskesmas ini memang sudah direkomendasikan untuk direlokasi dari kawasan sungai ke lokasi yang lebih aman. Kita akan lihat kondisi lahannya dan menyiapkan pembangunan di tempat baru agar pelayanan kesehatan masyarakat tetap terjamin," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi

Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 19:48 WIB

Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan

Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 18:57 WIB

Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam

Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 17:39 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×