Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 12 Januari 2026 | 19:48 WIB
Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi
Kementerian PU akan membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 lokasi pada 2026. Foto: Siswa berjalan di depan ruang kelas saat hari pertama masuk sekolah di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 8 Cimahi, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (5/1/2026). [Antara]
baca 10 detik
  • Kementerian Pekerjaan Umum akan membangun Sekolah Rakyat Permanen Tahap II di 104 lokasi sebagai komitmen perluasan akses pendidikan berkualitas.
  • Tahap II ini direncanakan menampung 112.320 siswa melalui 3.744 rombongan belajar jenjang SD, SMP, dan SMA.
  • Sekolah akan berkonsep boarding school dengan fasilitas modern di atas lahan 5 hingga 10 hektare milik daerah.

Suara.com - Pemerintah bersiap meluncurkan pembangunan permanen Sekolah Rakyat Tahap II yang akan dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum. Program ini akan dilaksanakan di 104 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Percepatan pembangunan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan. Program ini diarahkan untuk memperluas akses pendidikan yang berkualitas, inklusif, adil, serta berpihak pada kelompok masyarakat rentan.

Selain itu, Sekolah Rakyat juga diharapkan mampu memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing, sekaligus menciptakan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh pelosok Tanah Air.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang bangsa untuk menyiapkan generasi masa depan yang unggul.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” kata Dody kepada wartawan, Senin (12/1/2025).

Pada Tahap II ini, Program Sekolah Rakyat dirancang menampung total 112.320 siswa. Kapasitas tersebut disediakan melalui pembangunan 3.744 rombongan belajar atau rombel di berbagai jenjang pendidikan.

Rinciannya terdiri dari 1.872 rombel Sekolah Dasar, 936 rombel Sekolah Menengah Pertama, serta 936 rombel Sekolah Menengah Atas. Dengan komposisi tersebut, setiap lokasi Sekolah Rakyat dirancang memiliki daya tampung yang seimbang untuk seluruh jenjang pendidikan.

Setiap Sekolah Rakyat memiliki kapasitas hingga 1.080 siswa. Jumlah tersebut terdiri dari 18 rombel SD atau 540 siswa, sembilan rombel SMP atau 270 siswa, serta sembilan rombel SMA atau 270 siswa, sehingga total terdapat 36 rombel di setiap lokasi.

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dilaksanakan secara merata di berbagai wilayah Indonesia. Sebarannya meliputi Pulau Sumatera sebanyak 26 lokasi, Pulau Jawa 40 lokasi, Kalimantan 12 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara masing-masing satu lokasi, Sulawesi 16 lokasi, Kepulauan Maluku empat lokasi, serta Papua tiga lokasi.

baca juga

Setiap Sekolah Rakyat dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare yang disediakan oleh pemerintah daerah. Konsep bangunan dirancang untuk mendukung kegiatan pendidikan jangka panjang dan berkelanjutan.

Bangunan Sekolah Rakyat mengusung konsep boarding school dengan penyediaan asrama bagi siswa-siswi jenjang SD, SMP, dan SMA. Selain itu, fasilitas pendidikan modern juga disiapkan untuk menunjang proses belajar mengajar secara menyeluruh.

Fasilitas tersebut meliputi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan dan pusat pembelajaran digital, kantin dan dapur sehat, klinik kesehatan siswa, sarana olahraga, ruang kegiatan ekstrakurikuler, hingga asrama guru dan pendamping.

Lingkungan sekolah juga dirancang dengan area hijau dan lansekap yang memadai. Konsep ini diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

Pelaksanaan konstruksi Sekolah Rakyat Tahap II merupakan kelanjutan dari konsep awal Sekolah Rakyat yang telah beroperasi sejak Tahun Ajaran 2025/2026 pada Tahap I dengan jumlah 166 sekolah. Tahap II diharapkan dapat diselesaikan secara bertahap guna mendukung penyelenggaraan pendidikan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Hingga 31 Desember 2025, progres pekerjaan fisik Sekolah Rakyat Tahap II telah mencapai 3,98 persen. Capaian tersebut mencakup pekerjaan awal konstruksi serta penyiapan infrastruktur dasar di lokasi-lokasi pembangunan.

Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar keamanan, tata ruang, dan keberlanjutan lingkungan, Kementerian PU menerapkan pemenuhan readiness criteria.

Persyaratan tersebut meliputi sertifikat lahan, surat keterangan bebas sengketa, dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang, dokumen lingkungan seperti AMDAL atau UKL-UPL, Andalalin, hingga Persetujuan Bangunan Gedung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan

Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 18:57 WIB

Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam

Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek

Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek

News | Senin, 12 Januari 2026 | 16:05 WIB

Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji

Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 14:53 WIB

Usai Resmikan Sekolah Rakyat, Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke Balikpapan dan IKN

Usai Resmikan Sekolah Rakyat, Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke Balikpapan dan IKN

News | Senin, 12 Januari 2026 | 14:24 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×