Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Siasati Overcapacity, Semen Pelat Merah Putar Otak Bidik Angka Pertumbuhan

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 14 Januari 2026 | 08:32 WIB
Siasati Overcapacity, Semen Pelat Merah Putar Otak Bidik Angka Pertumbuhan
Ilustrasi. Kondisi overcapacity dan perlambatan pertumbuhan pasar semen domestik sepanjang tahun 2025 tidak menyurutkan langkah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) untuk tetap ekspansif. Foto ist.
  • Target 2026: SIG proyeksi pasar semen nasional tumbuh 2,5% didorong infrastruktur & properti.
  • Semen Hijau: Inovasi PwrPro kurangi emisi karbon 38% dengan TKDN tinggi di atas 90%.
  • Solusi Hunian: Bata interlock SIG siap dukung program 3 juta rumah pemerintah tiap tahun.

Suara.com - Kondisi overcapacity dan perlambatan pertumbuhan pasar semen domestik sepanjang tahun 2025 tidak menyurutkan langkah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) untuk tetap ekspansif.

Melalui ajang SIG Infrastructure Summit bertema "Bangga Bangun Indonesia", emiten semen pelat merah ini memaparkan strategi jitu dalam menghadapi ketatnya persaingan industri.

Berdasarkan kajian internal, SIG memproyeksikan penjualan semen nasional masih berpotensi tumbuh sekitar 2,5% pada tahun 2026. Optimisme ini didorong oleh peningkatan belanja infrastruktur pemerintah dan gairah sektor properti, di tengah tantangan rendahnya tingkat utilisasi pabrik secara nasional.

Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, menegaskan bahwa kunci menghadapi pasar yang dinamis adalah transformasi bisnis. Emiten bersandi SMGR ini lanjut dia akan fokus pada pengembangan produk inovatif yang relevan dengan kebutuhan spesifik di tiap daerah serta penguatan tata kelola rantai pasok.

“Kami memperkuat peran sebagai mitra strategis melalui pengembangan semen hijau dan solusi konstruksi terintegrasi. Ini bukan sekadar memenuhi teknis proyek, tapi mendukung target keberlanjutan jangka panjang,” ujar Dicky dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).

Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, memperkenalkan inovasi unggulan berupa semen hijau yang mampu menekan emisi karbon hingga 38% dibandingkan semen konvensional. Salah satu produk andalannya adalah semen hidraulis PwrPro yang memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di atas 90%.

Selain itu, SIG menawarkan bata interlock presisi sebagai solusi nyata untuk mendukung program 3 juta rumah per tahun yang dicanangkan pemerintah.

Wakil Direktur Utama SIG, Andriano Hosny Panangian, menekankan bahwa pembangunan infrastruktur Indonesia harus selaras dengan agenda transisi rendah karbon agar tetap kompetitif di level global.

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi menggali peluang proyek strategis. Inovasi material dan teknologi sangat krusial untuk menekan emisi tanpa mengurangi keandalan infrastruktur,” pungkas Andriano.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini

Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:03 WIB

Target Lifting Minyak Pertamina di 2025 Terlampaui, Pakar Bilang Begini

Target Lifting Minyak Pertamina di 2025 Terlampaui, Pakar Bilang Begini

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 07:13 WIB

Sadar Direksi BUMN Ndablek, Prabowo: Sudah Rugi Malah Minta Tantiem

Sadar Direksi BUMN Ndablek, Prabowo: Sudah Rugi Malah Minta Tantiem

News | Senin, 12 Januari 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB