Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Siasati Overcapacity, Semen Pelat Merah Putar Otak Bidik Angka Pertumbuhan

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 14 Januari 2026 | 08:32 WIB
Siasati Overcapacity, Semen Pelat Merah Putar Otak Bidik Angka Pertumbuhan
Ilustrasi. Kondisi overcapacity dan perlambatan pertumbuhan pasar semen domestik sepanjang tahun 2025 tidak menyurutkan langkah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) untuk tetap ekspansif. Foto ist.
baca 10 detik
  • Target 2026: SIG proyeksi pasar semen nasional tumbuh 2,5% didorong infrastruktur & properti.
  • Semen Hijau: Inovasi PwrPro kurangi emisi karbon 38% dengan TKDN tinggi di atas 90%.
  • Solusi Hunian: Bata interlock SIG siap dukung program 3 juta rumah pemerintah tiap tahun.

Suara.com - Kondisi overcapacity dan perlambatan pertumbuhan pasar semen domestik sepanjang tahun 2025 tidak menyurutkan langkah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) untuk tetap ekspansif.

Melalui ajang SIG Infrastructure Summit bertema "Bangga Bangun Indonesia", emiten semen pelat merah ini memaparkan strategi jitu dalam menghadapi ketatnya persaingan industri.

Berdasarkan kajian internal, SIG memproyeksikan penjualan semen nasional masih berpotensi tumbuh sekitar 2,5% pada tahun 2026. Optimisme ini didorong oleh peningkatan belanja infrastruktur pemerintah dan gairah sektor properti, di tengah tantangan rendahnya tingkat utilisasi pabrik secara nasional.

Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, menegaskan bahwa kunci menghadapi pasar yang dinamis adalah transformasi bisnis. Emiten bersandi SMGR ini lanjut dia akan fokus pada pengembangan produk inovatif yang relevan dengan kebutuhan spesifik di tiap daerah serta penguatan tata kelola rantai pasok.

“Kami memperkuat peran sebagai mitra strategis melalui pengembangan semen hijau dan solusi konstruksi terintegrasi. Ini bukan sekadar memenuhi teknis proyek, tapi mendukung target keberlanjutan jangka panjang,” ujar Dicky dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).

Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, memperkenalkan inovasi unggulan berupa semen hijau yang mampu menekan emisi karbon hingga 38% dibandingkan semen konvensional. Salah satu produk andalannya adalah semen hidraulis PwrPro yang memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di atas 90%.

Selain itu, SIG menawarkan bata interlock presisi sebagai solusi nyata untuk mendukung program 3 juta rumah per tahun yang dicanangkan pemerintah.

Wakil Direktur Utama SIG, Andriano Hosny Panangian, menekankan bahwa pembangunan infrastruktur Indonesia harus selaras dengan agenda transisi rendah karbon agar tetap kompetitif di level global.

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi menggali peluang proyek strategis. Inovasi material dan teknologi sangat krusial untuk menekan emisi tanpa mengurangi keandalan infrastruktur,” pungkas Andriano.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini

Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:03 WIB

Target Lifting Minyak Pertamina di 2025 Terlampaui, Pakar Bilang Begini

Target Lifting Minyak Pertamina di 2025 Terlampaui, Pakar Bilang Begini

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 07:13 WIB

Sadar Direksi BUMN Ndablek, Prabowo: Sudah Rugi Malah Minta Tantiem

Sadar Direksi BUMN Ndablek, Prabowo: Sudah Rugi Malah Minta Tantiem

News | Senin, 12 Januari 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara

Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi,  Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita

Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi, Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat

KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

Pelajaran Sunyi dari Seorang Kakek dan Bukunya di Padatnya KRL Manggarai

Pelajaran Sunyi dari Seorang Kakek dan Bukunya di Padatnya KRL Manggarai

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:56 WIB

Istana Ungkap Alasan Kursi Gibran Digeser ke Jajaran Menteri Saat Sidang Kabinet

Istana Ungkap Alasan Kursi Gibran Digeser ke Jajaran Menteri Saat Sidang Kabinet

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:55 WIB

Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan

Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan

Jogja | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bomber Kaki Kidal 44 Gol yang Dinaturalisasi Vietnam Ancaman Serius buat Timnas Indonesia

Bomber Kaki Kidal 44 Gol yang Dinaturalisasi Vietnam Ancaman Serius buat Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rudal Iran Terbukti Lebih Canggih dari Pertahanan Militer Amerika, Ini Buktinya

Rudal Iran Terbukti Lebih Canggih dari Pertahanan Militer Amerika, Ini Buktinya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:49 WIB

Sistem Walk-in Interview: Memudahkan Recruiter atau Membebani Jobseeker?

Sistem Walk-in Interview: Memudahkan Recruiter atau Membebani Jobseeker?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:45 WIB

Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan

Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:44 WIB

×