Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Celebi Aviation Resmi Beroperasi di Bandara Soetta dan Ngurah Rai

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:05 WIB
Celebi Aviation Resmi Beroperasi di Bandara Soetta dan Ngurah Rai
Çelebi Aviation [Ist]
  • Çelebi Aviation memulai operasional penanganan darat di Bandara Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai efektif 1 Januari 2026.
  • Layanan awal berfokus pada penanganan penumpang dan landasan, khususnya untuk penerbangan domestik di dua bandara utama.
  • Perusahaan menerapkan standar "green airport" dengan menggunakan armada peralatan darat sepenuhnya berbasis listrik di Indonesia.

Suara.com - Perusahaan layanan darat penerbangan global, Çelebi Aviation, secara resmi memulai operasional ground handling di dua bandara tersibuk di Indonesia, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Jakarta) dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (Bali), terhitung sejak 1 Januari 2026. Langkah ini menandai fase baru ekspansi perusahaan di kawasan Asia-Pasifik.

Strategi masuknya Çelebi ke dua gerbang utama Indonesia ini didasari oleh tingginya volume trafik penumpang.

Berdasarkan data periode Januari hingga Oktober 2025, Bandara Soekarno-Hatta telah melayani 45.074.959 penumpang, sementara Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat 20.330.843 penumpang.

Pada tahap awal, Çelebi Aviation menyediakan layanan yang mencakup penanganan penumpang (passenger handling), penanganan landasan (ramp handling), aspek keamanan, hingga penerbangan umum.

Fokus operasional awal akan diprioritaskan untuk melayani penerbangan domestik di kedua bandara tersebut.

Berdasarkan rencana korporasi, perusahaan menetapkan target tahunan sebagai berikut:

  • Jakarta (Soekarno-Hatta): Menangani 4.500 penerbangan dan 1,6 juta penumpang dengan dukungan 200 karyawan.
  • Bali (Ngurah Rai): Menangani 1.800 penerbangan dan 650.000 penumpang dengan dukungan 150 karyawan.

Ekspansi ini menambah portofolio perusahaan yang sebelumnya telah memberikan layanan di 25 bandara lain di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam operasionalnya di Indonesia, Çelebi Aviation menerapkan standar green airport dengan menjadi penyedia layanan ground handling pertama di Indonesia yang menggunakan armada peralatan pendukung darat (Ground Support Equipment/GSE) berbasis listrik sepenuhnya.

Langkah ini diambil untuk mendukung komitmen pemerintah Indonesia dalam mengurangi emisi gas rumah kaca di sektor penerbangan, sejalan dengan Nationally Determined Contribution (NDC) dan target global ICAO Long-Term Aspirational Goal (LTAG) menuju emisi nol bersih.

Murali Ramachandran, President of Southeast Asia Çelebi Aviation, menjelaskan bahwa operasional di Jakarta dan Bali memerlukan infrastruktur yang kuat dan koordinasi yang presisi sesuai standar global perusahaan.

Ia menekankan bahwa struktur organisasi di Indonesia dibangun dengan menggabungkan pengalaman internasional dan pemahaman dinamika lokal.

Sementara itu, Managing Director Çelebi Aviation Indonesia, Andy Dias, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pengembangan talenta lokal.

Melalui Çelebi Training Academy, perusahaan melakukan investasi pada sumber daya manusia Indonesia lewat program pelatihan terstruktur dan sertifikasi berbasis praktik terbaik industri penerbangan global.

Dengan dimulainya operasional di dua hub utama ini, Çelebi Aviation berupaya memperkuat konektivitas dan kualitas layanan darat di Indonesia guna menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan bagi ekosistem penerbangan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Tol Bandara Soetta Tergenang Pagi Ini, Lalu Lintas Macet Merayap

Waspada! Tol Bandara Soetta Tergenang Pagi Ini, Lalu Lintas Macet Merayap

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:19 WIB

Tol Arah Bandara Soetta Masih Terendam, Lalin Tersendat, Cek Titik Genangan Ini

Tol Arah Bandara Soetta Masih Terendam, Lalin Tersendat, Cek Titik Genangan Ini

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:14 WIB

Banjir Rendam Tol Bandara Soetta, Lalu Lintas Macet 1,5 Kilometer

Banjir Rendam Tol Bandara Soetta, Lalu Lintas Macet 1,5 Kilometer

Foto | Senin, 12 Januari 2026 | 18:48 WIB

Terkini

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB