Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dijual Rp 17.000, Daftar Kurs Dolar di Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Minggu, 18 Januari 2026 | 15:18 WIB
Dijual Rp 17.000, Daftar Kurs Dolar di Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA
Petugas menghitung uang pecahan 100 dolar di Ayumas Money Changer, Jakarta Pusat, Kamis (19/3). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah mengalami pelemahan signifikan terhadap Dolar AS (USD), mencapai level Rp16.896 per USD berdasarkan data Bloomberg.
  • Beberapa bank besar Indonesia seperti Mandiri, BNI, BRI, dan BCA memublikasikan kurs jual beli dolar pada 18 Januari.
  • Kurs jual USD di berbagai bank pada tanggal tersebut berkisar antara Rp16.870 hingga Rp17.035 tergantung jenis transaksinya.

Suara.com - Nilai tukar rupiah kondisinya kini tidak baik-baik saja, bahkan meloyo terhadap dolar AS (USD). Hal itu membuat USD nilai makin tinggi dan tentunya mahal.

Adapun, berdasarkan data Bloomberg, rupiah di berada di level Rp16.896 per USD

Pelemahan ini membuat USD dijual di level Rp 16.900 per USD di beberapa perbankan Indonesia hari ini.

Lantas berapa harga jual beli dolar di Indonesia?

Berikut daftar kurs dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA pada hari ini:

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Bank Mandiri

Berdasarkan data Bank Mandiri per 18 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp16.840  dan kurs jual Rp16.870.

Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.650  untuk kurs beli dan Rp 16.950 untuk kurs jual. Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu.

BNI

baca juga

Berdasarkan data Bank BNI per 18 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.850 dan kurs jual Rp 16.950. Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.755 (beli) dan Rp 17.035 (jual).

BRI

Berdasarkan data Bank BRI per 18 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.798 dan kurs jual Rp 16.950. Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.710 (beli) dan Rp 17.010 (jual).

BCA

Berdasarkan data BCA per 18 Januari 2026, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.835 dan kurs jual Rp 16.915. Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.735 (beli) dan Rp 17.035 (jual).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing

Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00 WIB

Pelebaran Defisit Anggaran Tekan Rupiah Loyo di Level Rp 16.896

Pelebaran Defisit Anggaran Tekan Rupiah Loyo di Level Rp 16.896

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:36 WIB

Rupiah Masih Menguat, Dolar AS Lesu ke Level Rp16.862

Rupiah Masih Menguat, Dolar AS Lesu ke Level Rp16.862

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 09:42 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×