Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00 WIB
Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menilai pelemahan rupiah merupakan dinamika yang lazim dalam perekonomian global. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri Rosan Roeslani menyatakan depresiasi rupiah tidak signifikan memengaruhi iklim investasi karena merupakan dinamika global wajar.
  • Investor asing sudah memasukkan fluktuasi nilai tukar rupiah dalam kalkulasi risiko saat memutuskan investasi di Indonesia.
  • Pelemahan rupiah dipengaruhi meredanya ketegangan geopolitik AS-Iran serta klarifikasi terkait independensi kebijakan moneter AS.

Suara.com - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menegaskan dirinya tidak terlalu mengkhawatirkan tren depresiasi rupiah yang belakangan terjadi terhadap iklim investasi di Indonesia. Menurut dia, pelemahan mata uang merupakan dinamika yang lazim dalam perekonomian global.

Rosan menilai, pergerakan dolar Amerika Serikat (USD) juga tidak menunjukkan tren kenaikan yang konsisten. Oleh sebab itu, depresiasi rupiah dinilai masih berada dalam batas yang bisa diterima oleh para investor asing.

"Kalau kita lihat, USD itu kan bukan suatu kenaikan yang meningkat terus, ini kan masih naik turun. Saya melihat ini masih dalam range yang sangat-sangat acceptable oleh investor luar juga," tuturnya saat konferensi pers di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

Ia menjelaskan, para investor asing pada dasarnya sudah memperhitungkan potensi fluktuasi nilai tukar ketika menanamkan modal di Indonesia. Baik penguatan maupun pelemahan rupiah telah masuk dalam kalkulasi risiko mereka.

"Jadi, mereka sudah memperkirakan pergerakan dari mata uang kita pada saat mereka berinvestasi ke Indonesia. Jadi, pergerakan itu masih dalam range yang sangat-sangat acceptable," ucap Rosan.

Sebagai catatan, nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Kamis dengan menyentuh level Rp16.896 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 31 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.865 per dolar AS.

Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah terjadi di tengah meredanya ketegangan geopolitik global, khususnya antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi tersebut turut dipengaruhi oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang dinilai lebih lunak terhadap Iran.

“Ketegangan antara AS dan Iran mereda setelah Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa ia telah diyakinkan bahwa otoritas Iran akan berhenti membunuh para demonstran,” jelas Ibrahim, Kamis.

Ia menilai pernyataan tersebut membantu meredakan kekhawatiran pasar terkait potensi eskalasi militer yang bisa mengganggu stabilitas global. Sentimen pasar, menurut Ibrahim, juga terbantu oleh sinyal positif dari AS terkait pembicaraan dengan Venezuela.

baca juga

Selain itu, klarifikasi Trump mengenai tidak adanya rencana memecat Ketua Federal Reserve Jerome Powell turut memberikan ketenangan bagi pelaku pasar.

“Ini meredakan kecemasan investor atas independensi kebijakan moneter AS,” ujarnya.

Di sisi domestik, tekanan terhadap rupiah disebut masih cukup kuat meski data ekonomi AS menunjukkan hasil yang beragam. Laporan Indeks Harga Produsen (PPI) AS Oktober menunjukkan inflasi yang masih jauh dari target bank sentral AS.

Namun demikian, penjualan ritel AS yang melampaui ekspektasi memberikan sinyal kuatnya konsumsi masyarakat. Ibrahim menambahkan, perhatian pelaku pasar kini tertuju pada rilis data klaim pengangguran awal AS yang dijadwalkan keluar pekan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Proyek Hilirisasi Mineral Hingga Peternakan Siap Jalan di 2026

6 Proyek Hilirisasi Mineral Hingga Peternakan Siap Jalan di 2026

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 20:46 WIB

Pemerintah Ungkap Biang Kerok Guyuran Dana Investor Asing Anjlok di 2025

Pemerintah Ungkap Biang Kerok Guyuran Dana Investor Asing Anjlok di 2025

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 20:40 WIB

Penguatan Infrastruktur Teknologi Himbara Jadi Fokus Danantara di 2026

Penguatan Infrastruktur Teknologi Himbara Jadi Fokus Danantara di 2026

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 20:08 WIB

Bos Danantara Buka Suara Kapan BUMN Tekstil Dibentuk

Bos Danantara Buka Suara Kapan BUMN Tekstil Dibentuk

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 19:18 WIB

Total Investasi ke RI Melesat di 2025 Capai Rp 1.931,2 Triliun

Total Investasi ke RI Melesat di 2025 Capai Rp 1.931,2 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:21 WIB

Terkini

Bupati Tasikmalaya Didesak Tunduk pada Konstitusi, Hak Ahmadiyah Tak Boleh Kalah oleh Mayorita

Bupati Tasikmalaya Didesak Tunduk pada Konstitusi, Hak Ahmadiyah Tak Boleh Kalah oleh Mayorita

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Mewujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik hingga ke Dusun di Karawang

Mewujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik hingga ke Dusun di Karawang

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Dari Piyama Hiu ke Panggung Dunia, Intip Perjalanan Park Geon-roung Jadi Idol K-Pop

Dari Piyama Hiu ke Panggung Dunia, Intip Perjalanan Park Geon-roung Jadi Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Wisata Ramah Muslim Makin Diminati, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Destinasi

Wisata Ramah Muslim Makin Diminati, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Destinasi

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Wadah Krim Wajah Jadi Kedok, Sabu 17 Gram Gagal Masuk Lapas Banyuwangi

Wadah Krim Wajah Jadi Kedok, Sabu 17 Gram Gagal Masuk Lapas Banyuwangi

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Hadirkan Pangan Lokal Berkualitas, UMKM Mitra Binaan Pertamina Raih UKM Pangan Award 2026

Hadirkan Pangan Lokal Berkualitas, UMKM Mitra Binaan Pertamina Raih UKM Pangan Award 2026

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Dirut Pertamina Tinjau Distribusi BBM di Bali, Pastikan Percepatan Pemulihan Penyaluran Energi

Dirut Pertamina Tinjau Distribusi BBM di Bali, Pastikan Percepatan Pemulihan Penyaluran Energi

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:34 WIB

Nezar Patria: Tantangan di Era AI Bukan Lagi Akses Informasi, tetapi Kedalamannya

Nezar Patria: Tantangan di Era AI Bukan Lagi Akses Informasi, tetapi Kedalamannya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Band Dongker Ucapkan Ultah ke Presiden Prabowo dengan Sindiran Menohok: Tiup Hutannya

Band Dongker Ucapkan Ultah ke Presiden Prabowo dengan Sindiran Menohok: Tiup Hutannya

Entertainment | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Lambaian Tangan Terakhir di Tengah Ganasnya Ombak, Pria Pesisir Barat Ditemukan Tewas

Lambaian Tangan Terakhir di Tengah Ganasnya Ombak, Pria Pesisir Barat Ditemukan Tewas

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:29 WIB

×