Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Rentetan Penelitian Ungkap Kerusakan Permanen Akibat Tambang Ilegal

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 19 Januari 2026 | 06:49 WIB
Rentetan Penelitian Ungkap Kerusakan Permanen Akibat Tambang Ilegal
Ilustrasi. Foto udara kerusakan Lanskap Bukit Bulan akibat aktivitas pertambangan emas ilegal di Desa Lubuk Bedorong, Limun, Sarolangun, Jambi, Kamis (18/11/2021). [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan]
baca 10 detik
  • PETI Pohuwato rusak air & lahan tani; limbah merkuri langsung dibuang ke sungai tanpa olah.
  • Penelitian 2015-2024 bukti pencemaran merkuri di Pohuwato bersifat kronis & masuk rantai makanan.
  • Produksi tani turun & warga berisiko kena penyakit saraf akibat logam berat di aliran sungai.

Suara.com - Serangkaian temuan ilmiah terbaru mengonfirmasi adanya degradasi lingkungan skala besar di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang menggunakan merkuri terbukti telah merusak kualitas air permukaan, air tanah, hingga mengancam rantai makanan masyarakat setempat secara kronis.

Laporan terbaru dari Novriyal et al. (2024) dalam International Journal of Humanities, Education and Social Sciences mengungkapkan bahwa limbah pengolahan emas dibuang langsung ke lingkungan tanpa proses filtrasi. Dampaknya, Daerah Aliran Sungai (DAS) Marisa mengalami sedimentasi berat dan penurunan fungsi lahan pertanian yang signifikan di wilayah hilir.

Senada dengan itu, penelitian Barakati dkk. (2024) yang diterbitkan Universitas Diponegoro mencatat bahwa seluruh segmen DAS di Kecamatan Buntulia telah tercemar. Parameter fisik dan kimia air di wilayah tersebut telah melampaui baku mutu lingkungan, sehingga tidak lagi layak untuk menunjang kebutuhan ekologis maupun konsumsi warga.

Bukti kerusakan ini sebenarnya bukan fenomena baru. Penelitian Ramli Utina (2015) dari Universitas Negeri Gorontalo satu dekade lalu telah menemukan jejak merkuri pada jaringan tubuh burung di pesisir Pohuwato. Hal ini menjadi sinyal merah bahwa logam berat telah masuk ke dalam rantai makanan sejak lama.

Selain itu para petani lokal juga melaporkan penurunan produktivitas akibat sawah yang tertutup sedimen limbah tambang. Dinas Lingkungan Hidup setempat juga menemukan jejak merkuri pada tanah persawahan.

Disisi lain para warga mulai mengeluhkan gangguan kulit seperti iritasi dan gatal-gatal. Dalam jangka panjang, paparan ini berisiko memicu gangguan saraf pusat hingga penyakit Minamata.

Selain itu muncul keresahan warga untuk mengonsumsi ikan sungai dan hasil panen lokal karena kekhawatiran kontaminasi logam berat.

Integrasi data penelitian dari tahun 2015 hingga 2024 ini menegaskan bahwa PETI bukan sekadar isu perizinan, melainkan ancaman serius terhadap keberlanjutan ekonomi dan kesehatan jangka panjang di Pohuwato.

baca juga

PETI Pohuwato rusak air & lahan tani; limbah merkuri langsung dibuang ke sungai tanpa olah.
Penelitian 2015-2024 bukti pencemaran merkuri di Pohuwato bersifat kronis & masuk rantai makanan.
Produksi tani turun & warga berisiko kena penyakit saraf akibat logam berat di aliran sungai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adian Napitupulu Minta PT Antam Gerak Cepat Evakuasi Korban Asap Tambang Pongkor

Adian Napitupulu Minta PT Antam Gerak Cepat Evakuasi Korban Asap Tambang Pongkor

News | Minggu, 18 Januari 2026 | 08:38 WIB

Bongkar 6 Nyawa yang Masih Terjebak, Adian Ingatkan Sejarah Kelam 'Asap Pengusir' di Pongkor

Bongkar 6 Nyawa yang Masih Terjebak, Adian Ingatkan Sejarah Kelam 'Asap Pengusir' di Pongkor

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:34 WIB

Kerugian Ekologis dan Ancaman Ekonomi: PETI Jadi Pemicu Utama Banjir Bandang di Pohuwato

Kerugian Ekologis dan Ancaman Ekonomi: PETI Jadi Pemicu Utama Banjir Bandang di Pohuwato

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:30 WIB

Terkini

Lantik Perwira Baru, Prabowo Ingatkan Jangan Pernah Korupsi

Lantik Perwira Baru, Prabowo Ingatkan Jangan Pernah Korupsi

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:23 WIB

Sinopsis 'Other Mommy': Ketika Ibu Kandung Sendiri Berubah Jadi Entitas Menyeramkan

Sinopsis 'Other Mommy': Ketika Ibu Kandung Sendiri Berubah Jadi Entitas Menyeramkan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:22 WIB

JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Prospek Bisnis Mikro Semakin Menjanjikan

JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Prospek Bisnis Mikro Semakin Menjanjikan

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:20 WIB

17 Saksi Diperiksa Kejari, Siapa Otak Skandal Jual Beli Jabatan Kepsek Makassar?

17 Saksi Diperiksa Kejari, Siapa Otak Skandal Jual Beli Jabatan Kepsek Makassar?

Sulsel | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:17 WIB

Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua

Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua

Sumut | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:17 WIB

Kas PTPP Mengering, Utang Bank Membengkak Nyaris Tiga Kali Lipat

Kas PTPP Mengering, Utang Bank Membengkak Nyaris Tiga Kali Lipat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:13 WIB

DPR Dukung Nanik Tetap Awasi BGN Meski Mundur sebagai Kepala

DPR Dukung Nanik Tetap Awasi BGN Meski Mundur sebagai Kepala

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:12 WIB

Ole Romeny Berpotensi Duet dengan Mohamed Ihattaren di Fortuna Sittard, Kombinasi Mematikan?

Ole Romeny Berpotensi Duet dengan Mohamed Ihattaren di Fortuna Sittard, Kombinasi Mematikan?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:11 WIB

Rumah Bocor Malah Usir Pemiliknya: Sengkarut Narasi 'Pindah Negara'

Rumah Bocor Malah Usir Pemiliknya: Sengkarut Narasi 'Pindah Negara'

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:10 WIB

Israel Bantai Satu Keluarga Palestina di Gaza, 6 Orang Tewas

Israel Bantai Satu Keluarga Palestina di Gaza, 6 Orang Tewas

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:09 WIB

×