Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.561,329
LQ45 749,027
Srikehati 347,294
JII 525,953
USD/IDR 17.184

Antam Duga 6 Korban Tewas di Pongkor Akibat Tambang Ilegal

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 19 Januari 2026 | 19:16 WIB
Antam Duga 6 Korban Tewas di Pongkor Akibat Tambang Ilegal
PT Aantam Tbk menindaklanjuti hasil verifikasi lapangan terkait insiden kepulan asap yang terjadi di sekitar wilayah Tambang Emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [Antam]
  • Kecelakaan menewaskan 6 orang terjadi di Tambang Emas Pongkor, Bogor, diduga akibat aktivitas penambangan ilegal di wilayah IUP Antam.
  • Direktur Utama Antam menyampaikan duka dan menegaskan perusahaan akan memperketat K3 serta pengamanan wilayah tambang pasca insiden.
  • Antam berkomitmen menguatkan pengamanan terintegrasi dengan aparat untuk menertibkan dan menghentikan aktivitas ilegal secara permanen.

Suara.com - PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam buka suara terkait dengan peristiwa kecelakaan yang menewaskan 6 orang di wilayah Tambang Emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Antam bersama dengan aparat dan otoritas berwenang, diduga peristiwa yang terjadi berkaitan dengan aktivitas pertambangan ilegal atau tanpa izin. 

Diduga terjadi penerobosan wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Antam, dan disebut berada di luar kegiatan operasi resmi perusahaan. Sejauh ini, perseroan masih menangani dan menelusuri peristiwa tersebut, sembari proses evakuasi dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan personel.

Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, menyampaikan duka mendalam bagi keluarga korban dan menegaskan bahwa insiden ini menjadi evaluasi serius untuk memperketat standar keselamatan kerja di wilayah tambang.

Pekerja tambang emas PT Antam Tbk beraktifitas di pertambangan emas Pongkor, Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/11). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Pekerja tambang emas PT Antam Tbk beraktifitas di pertambangan emas Pongkor, Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/11). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

"Keselamatan manusia adalah prioritas utama. Antam tidak menoleransi aktivitas penambangan ilegal karena berisiko tinggi dan dapat menimbulkan korban. Ke depan, kami akan memperketat pengawasan, penegakan K3, serta pengamanan wilayah tambang agar aktivitas ilegal tidak kembali terjadi dan masyarakat tidak lagi menjadi korban," kata Untung lewat keterangannya pada Senin (19/1/2026). 

Sebagai tindak lanjut, Antam akan melakukan penguatan pengamanan wilayah tambang secara terintegrasi dengan aparat dan pemangku kepentingan terkait, termasuk peningkatan sistem pemantauan dan pengendalian akses di area IUP.

Hal itu menurut Untung sejalan dengan komitmen Antam dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)  terutama dalam menjamin keselamatan kerja, perlindungan masyarakat, serta tata kelola operasi yang bertanggung jawab.

"Penegakan K3 dan keamanan wilayah bukan hanya untuk melindungi operasional perusahaan, tetapi juga untuk melindungi masyarakat. Tambang ilegal tidak hanya merugikan negara, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan jiwa," imbuhnya.

Di samping itu, Antam berkomitmen mendukung penuh penertiban tambang ilegal di sekitar wilayah operasinya dan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar aktivitas tersebut dapat dihentikan secara permanen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Tembus Rp 2,7 Juta/Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Tembus Rp 2,7 Juta/Gram Hari Ini

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 09:43 WIB

Rentetan Penelitian Ungkap Kerusakan Permanen Akibat Tambang Ilegal

Rentetan Penelitian Ungkap Kerusakan Permanen Akibat Tambang Ilegal

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 06:49 WIB

Kerugian Ekologis dan Ancaman Ekonomi: PETI Jadi Pemicu Utama Banjir Bandang di Pohuwato

Kerugian Ekologis dan Ancaman Ekonomi: PETI Jadi Pemicu Utama Banjir Bandang di Pohuwato

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:30 WIB

Terkini

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:43 WIB

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:04 WIB

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:01 WIB

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 19:49 WIB

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:51 WIB

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:50 WIB

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:37 WIB

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:26 WIB

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:22 WIB