Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40.000 Ton

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:46 WIB
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40.000 Ton
Petrokimia Gresik memulai pembangunan proyek tangki asam sulfat guna memperkuat pasokan bahan baku pupuk NPK nasional. Foto ist.
  • Petrokimia Gresik bangun tangki asam sulfat 40.000 ton guna perkuat bahan baku pupuk NPK nasional.
  • Proyek berlokasi di Gresik ini ditargetkan beroperasi Mei 2027 untuk dukung swasembada pangan.
  • Langkah ini mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dalam mewujudkan ketahanan pangan mandiri.

Suara.com - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, resmi memulai pembangunan proyek tangki asam sulfat guna memperkuat pasokan bahan baku pupuk NPK nasional.

Proyek berkapasitas total 40.000 ton ini ditandai dengan proses ground breaking oleh Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Aminuddin Ma'ruf, dan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari dukungan nyata terhadap visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mencapai swasembada pangan mandiri di tengah tantangan geopolitik global.

Tangki asam sulfat ini dibangun di kawasan Petrokimia Gresik di Gresik, Jawa Timur, tepatnya di area reklamasi tahap III dengan luas areal pembangunan 3 Hektare (Ha). Ada dua tangki asam sulfat yang dibangun dengan kapasitas masing-masing sebesar 20.000 ton, sehingga total kapasitas penyimpanan asam sulfat Petrokimia Gresik nantinya akan mencapai 100.000 ton setelah proyek ini beroperasi.

Proyek tangki ini ditarget selesai dan beroperasi pada Mei 2027 dengan lama pengerjaan sekitar 18 bulan.

Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Aminuddin Ma'ruf, mengapresiasi kinerja Pupuk Indonesia Group yang berhasil mendorong tercapainya target swasembada pangan lebih cepat di tahun 2025.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan bahwa asam sulfat adalah komponen krusial dalam produksi NPK. Sebagai produsen NPK terbesar di Indonesia dengan kapasitas 2,7 juta ton per tahun, ketersediaan bahan baku yang stabil sangat vital.

"Petrokimia Gresik dapat memberikan kontribusi semakin besar lagi bagi terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan melalui penyediaan pupuk berkualitas," ujar Daconi.

Dalam pengerjaannya, Petrokimia Gresik berkomitmen mengedepankan aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) serta kelestarian lingkungan, termasuk menjalin kerja sama medis dengan RS Petrokimia Gresik untuk mitigasi kondisi darurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Jadi Pusat Produksi Ban Dunia Lewat Peresmian Pabrik Baru Sailun Group di Demak

Indonesia Jadi Pusat Produksi Ban Dunia Lewat Peresmian Pabrik Baru Sailun Group di Demak

Otomotif | Senin, 19 Januari 2026 | 18:45 WIB

Pabrik BYD di Subang Kemungkinan Akan Rakit Lebih dari Satu Model Mobil

Pabrik BYD di Subang Kemungkinan Akan Rakit Lebih dari Satu Model Mobil

Otomotif | Jum'at, 16 Januari 2026 | 21:39 WIB

Viral Donald Trump Diduga Beri Isyarat Jari Tengah Saat Kunjungi Pabrik Ford

Viral Donald Trump Diduga Beri Isyarat Jari Tengah Saat Kunjungi Pabrik Ford

Otomotif | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:25 WIB

Terkini

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:50 WIB

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:07 WIB

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:04 WIB

Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah

Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:00 WIB

Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos

Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:55 WIB

Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar

Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:43 WIB

Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain

Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:38 WIB

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:05 WIB

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:02 WIB