Target Harga BBCA Usai Sahamnya Ambles Hari Ini

M Nurhadi

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:16 WIB
Target Harga BBCA Usai Sahamnya Ambles Hari Ini
Bank BCA
baca 10 detik
  • IHSG terhambat pada Rabu (21/1/2026), ditutup terkoreksi 1,36% dipicu pelemahan sektor perbankan besar.
  • Saham BBCA turun terdalam 3,75% akibat dominasi aksi jual bersih (net sell) investor asing senilai Rp751,1 miliar.
  • Meskipun koreksi, analis mempertahankan rekomendasi "BUY" untuk BBCA jangka panjang karena fundamental modal yang kuat.

Suara.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terhambat oleh tekanan jual yang cukup signifikan pada perdagangan hari ini, Rabu (21/1/2026).

Sektor perbankan dengan kapitalisasi pasar jumbo (big banks) menjadi motor utama pelemahan indeks, di mana mayoritas emiten kompak parkir di zona merah.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi sorotan utama setelah mencatatkan penurunan paling dalam di antara rekan sejawatnya. BBCA ditutup merosot 300 poin atau setara 3,75% ke level Rp7.700.

Tekanan ini membawa IHSG berakhir di level 9.010,33, terkoreksi sebesar 1,36% atau kehilangan 124,37 poin dalam sehari.

Dominasi Net Sell Asing

Secara teknikal, pergerakan BBCA saat ini dinilai cukup rentan karena telah menembus batas bawah area konsolidasi di rentang Rp8.000 - Rp8.100.

Penurunan ini juga tercermin pada indikator Relative Strength Index (RSI) yang merosot ke angka 33. Meski sudah mendekati zona jenuh jual (oversold), pelemahan dalam jangka pendek diprediksi masih berpotensi berlanjut.

Aksi lepas saham oleh investor mancanegara menjadi pemicu utama ambruknya harga BBCA.

Pada sesi pertama saja, nilai jual bersih (net foreign sell) di pasar reguler mencapai Rp1 triliun, di mana saham BBCA mendominasi dengan catatan net sell sebesar Rp751,1 miliar.

baca juga

Berikut adalah rangkuman pergerakan saham perbankan besar lainnya pada penutupan perdagangan hari ini:

BBRI (Bank Rakyat Indonesia): Melemah 0,78% menuju level Rp3.820.

BMRI (Bank Mandiri): Terkoreksi 0,7% ke posisi Rp4.990.

BBNI (Bank Negara Indonesia): Menjadi satu-satunya yang bertahan di zona hijau dengan penguatan tipis 0,44% ke level Rp4.590.

Kondisi pasar secara keseluruhan menunjukkan sentimen negatif yang luas, di mana tercatat 569 saham mengalami penurunan harga, sementara hanya 191 saham yang berhasil menguat.

Total nilai transaksi harian tergolong sangat likuid, mencapai Rp33,9 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Longsor Gegara Aksi Ambil Untung, 556 Saham Kebakaran

IHSG Longsor Gegara Aksi Ambil Untung, 556 Saham Kebakaran

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 16:52 WIB

Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini

Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 14:59 WIB

Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro

Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 13:34 WIB

Terkini

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 21:53 WIB

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

×